
15 menit yang lalu....
"Oke saya setuju, " ucap Maria.
"Tapi biar engk ketahuan harus direkayasa dulu pembunuhannya, " sambungnya.
"Kenapa tidak langsung bergerak saja. "
"Anda tidak tau dia memiliki banyak sekali yang mendukungnya, sebelum menghancurkannya harus memusnahkan dulu orang yang berdiri di belakangnya, " pinta Maria.
"Iya benar juga yaa, " jawabnya setuju.
"Kita akan direkam oleh CCTV jalanan jadi gue akan memasukan anda ke mobil lalu menyelamatkan anda setelah terjatuh ke sungai, percayakan denganku."
"Apa kamu tidak berbohong?" ucap pria itu.
"Tidak akan. "
Pria itu terlihat diam.
"Jika anda tidak percaya pegang ini, karena itu barang berharga saya, " ucap Maria memberikan kalung pemberian pamannya.
Setelah mobil tersebut jatuh Maria langsung terjun menyelamatkan pria tersebut untungnya pintu mobil tidak susah dibuka dan pria tersebut berhasil diselamatkan.
"Bagaimana anda percaya dengan saya? "
"Cukup mengesankan. "
Maria menghubungi Agus untuk menjemput mereka di jembatan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Paginya Maria diserang flu. "hacuukk,,, (sambil maria mengeluarkan ingus di hidungnya)
" pak maaf saya tidak bisa ke kantor karena sedang flu"
Pak Kora sedang sarapan mendapat pesan dari Maria.
Maria membuka pintunya terdapat sebuah kiriman buah, obatan maupun makanan dari Pak Kora dengan pesan (cepat sembuh maria)
"Lebay sekali,," (hacuuukkk).
Keesokannya Maria sudah merasa enakan dan mulai bekerja seperti biasa ia datang menemui Pak kKora.
"Misi mas Pak koranya ada? "
"Ada mba kebetulan beliau sedang rapat, " jawabnya.
"Begitu yaa. " Maria menunggu sampai Kora selesai rapat.
"Tuan, ada mba Maria didepan ruang bapa. "
"Kenapa engk suruh nunggu di dalam aja. "
"Dia tidak mau tuan. "
Kora menuju ruangannya. "Mar kenapa engk tunggu didalam saja. "
"Saya kesini cuman memberitahu perihal beberapa data yang bapa minta aja. "
Pak kora dimata banyak orang akan tertipu karena umurnya sudah 40-an tapi masih terlihat awet muda bahkan wanita muda klepek-klepek dengannya.
Pak Kora membaca sambil membolak-balikan kertas itu. "Saya mau tanya apa kamu tidak tertarik denganku? "
"Maaf Pak saya menganggap anda sebagai boss saya tidak lebih, " tukasnya.
"Baiklah."
"Kalau begitu saya permisi tuan, " balasnya.
Pandangan Kora tidak bisa lepas dari Maria bahkan dari punggungnya Kora senyum sumbringan.
"Kalau saja gue tidak menerima kontrak kerjanya sudah kupenyetin tuh orang, " ucap kesal Maria.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tiba-tiba Robert bermimpi buruk ia keluar dari kamarnya untuk meminum segelas air.
"Bert lu engk tidur? " tanya Juan dari seberang sofa membuat Robert terkejut.
"Kau bikin kaget saja, " gumam Robert.
" Yaa sorry gue penasaran ada yang lewat dalam kegelapan, " ucap Juan.
__ADS_1
"Gue haus mana air galon habis pula, " ujarnya.
"Minum air keran aja, " pekik Juan.
"Yang ada saya masuk UGD. "
"Besok aja belinya. "
Keesokannya mereka pergi ke kantor dilihat beberapa gembok hancur ternyata ulah Pak Zaenal yang menerobos masuk.
"Ini siapa yang ngelakuin sih, " ucap Haikal.
"Pasti ada maling terlihat dari jejak kakinya. "
"Duh mana gue tugasnya nyapu lantai lagi" ucap Tono.
"stttt kayanya malingnya masih disini deh" ucap Haikal mengikuti jejak yang ditinggalkan.
"Bert lemparkan tongkat bisbol itu. "
Haikal bersiap memukul ternyata Pak Zaenal yang sedang tidur di lantai dengan penampilan acakan.
Setelah bangun Pak Zaenal diberi makan sambil diinterogasi oleh anggotanya.
"Bagaimana bapa bisa lari begitu saja dari kami, " ucap Tono.
"Akan kuceritakan tapi biarkan kuhabiskan dulu makananku" ucap Pak Zaenal.
Selesai menghabiskan makanannya akhirnya Pak Zaenal menceritakan masalahnya.
"Saya melarikan diri dari kejaran perjudian. "
"Pak kita menangani kasus salah satunya judi tapi anda sendiri ikut, " ucap Tono.
"Bukan… ini beda lagi, jadi saya diperdaya bahkan aset tanah saya di ambil katanya jika ingin menjadi kaya harus datang di sebuah tempat yang katanya bisa mengandakan uang ternyata sertifikat tanah saya di jadikan jaminan oleh orang itu untuk berjudi. "
"Bukannya anda ditangkap komplotan narkoba, " tanya Robert.
"Kata siapa? "
"Aku dengar dari Jaksa Lee. "
"Saya tidak tau tapi yang saya lihat kalau mereka punya perjudian. "
"Mungkin saja didalamnya juga ada pesta narkoba biasanya judi dan narkoba sejenis, " sambungnya.
"Kalau ada apa-apa bagaimana. " ujar Juan.
"Saya mengikhlaskannya biarkan saja itu mungkin teguran untuk saya. "
Ditempat lain didalam kamar Maria sedang berada di depan layar laptopnya membuka sebuah situs belanja beberapa pakaian yang ia beli masuk sebuah pesan lewat email.
"Apa ini. "
Sumber pesan tersebut dari perusahaan Kora disitu, Maria disuruh untuk mendatangi sebuah bar dengan alamat lengkap dan foto target selanjutnya.
Maria segera pergi menuju alamat yang dituju saat masuk, matanya tertuju kesemua penjuru arah didalam bar tersebut interiornya sangat kental dengan kebaratan.
"Nona izinkan saya membantu mencari kursi untuk anda, " ucap pengawainya.
"Sorry saya hanya menjalankan tugas saja. " sambil menunjukkan kartu namanya berupa tanda pengenal sebuah perusahaan terkenal.
"Baik nona. "
Maria duduk sambil meminum jus dan dari arah ruang aneh keluar seorang wanita dan 2 pria dengan pelan-pelan maria mengangkat foto menyamakan dengan wanita itu.
"Target terkunci, " gumamnya.
Maria langsung mengikuti kemana wanita dan 2 pria itu pergi. Di sebuah rumah dengan gaya interior minimalis Maria masuk melalui jendela yang terbuka dengan pelan-pelan membuka laci bahkan menyelinap ke kamar yang tidak tau milik siapa terlihat dari surat yang ia dapat disitu terdapat beberapa resep makanan yang tidak boleh nyonya dirumah itu makan.
"Berarti ini kamar pembantunya. "
Tiba-tiba ada yang membuka pintu, Maria kaget dan langsung bersembunyi di kolong kasur.
"Mas jangan saya tidak mau ketahuan nyonya. "
"Aahh ibu lagi diatas tidak akan ketahuan kok yang penting pintunya terkunci. "
Ranjang yang mereka tidurin sangat tua membuat Maria dibawahnya terkena imbasnya.
sial mereka malah main diranjang lagi, bagaimana gue kabur dari sini.
"Gue pelan-pelan aja kali keluar terus kalau ketahuan gue ancam, oke pakai masker dulu."
__ADS_1
Saat maria ingin keluar tiba-tiba ibu dari pria itu memanggil-manggil pembantunya.
"Ehh mas, nyonya manggil aku, " ucap si pembantu.
"Ya ampun bagaimana ini, " ucapnya panik.
"mas sembunyi di lemari aja. "
"Iya nyonya " sahut pembantunya.
Setelah aman Maria langsung keluar lalu segera kabur lewat jendela.
Mobil Maria memasuki garasi rumahnya setelah itu ia segera mandi dan mulai memikirkan cara untuk menyelinap masuk ke rumah targetnya.
*****
"Robert kita dapat kasus menyelidiki pembunuhan sekeluarga di kota seberang, " ucap Juan.
"Baiklah segera kita kesana. "
"Bagaimana dengan kami? " tanya Haikal.
"Kalian disini aja jaga Pak Zaenal dan sapa tau ada kabar dari kejaksaan bisa langsung menghubungi kami, " ucap Juan.
"Okelah."
Yang mengendarai mobil Juan sedangkan Robert membaca maps untuk ke lokasi yang ditempuh sekitar 2 jam ke kota tersebut.
"Juan nanti kita belok kanan lalu setelah tanjakan baru sudah masuk kewilayah yang dituju. "
"Oke"
Di depan jalan terdapat pohon tumbang yang menghentikan kedua mobil termaksud mobil Juan dan Robert.
"Kenapa dahan pohon ini disini, " tanya Robert yang keluar dari mobil dari semak-semak muncul orang asing memakai topeng menyerang mereka.
Dengan sigap Robert menghindari serangan 2 orang bertarung dengan Robert sedangkan lainnya mulai menyerang mobil dibelakang. Kaca mobil didepan dihancuri didalam penumpang histeris.
Setelah 2 musuh dilumpuhkan Robert, ia membantu mobil lainnya sedangkan Juan berkelahi menggunakan tongkat bisbol nya hampir aja mobilnya rahip diambil begal Robert langsung menembaki kaki perampok itu.
Dorr
4 begal langsung melarikan diri tersisa 1 yang babak belur dipukul Juan.
"Kita bawa kekantor polisi saja. "
"Apa mobil di depan selamat? "
"Iya... hanya penumpang dekat jendela luka ringan kena kaca mobil, " ujarnya.
"Syukurlah"
Robert dan penjahat itu duduk dibelakang sampai di kantor polisi.
"Terima kasih mas sudah menolong korban dan membawa begal ini, mereka sangat meresahkan untuk orang yang datang dari luar kota. "
"Apa hal ini menjadi terbiasa di kota ini? "
"Iya, bahkan jalan tersebut tidak lagi dilalui karena begal meresahkan jadi banyak yang melalui jalur lain walaupun jauh, " jawab polisi tersebut.
"Baiklah pak, ohiya saya mau menanyakan soal ini, " ucap Juan memberikan sebuah lembar kasus narkoba.
Pak polisi itu dengan melotot kaget saat melihat pemberian Juan.
"Kenapa wajah bapa seperti itu. " Ia melihat kertas itu dan kaget ternyata bukan lembar yang diinginkan melainkan foto seorang wanita memakai pakaian mini.
*****
"Maaf Pak soal tadi, " lirih Juan begitu malu.
"Iya gapapa mas hehe. "
Robert dan Juan menuju mobilnya.
"Kamu sih aneh-aneh saja, foto begituan dikasih apa engk melotot tuh pak polisinya haha, " pekik Robert.
"Ya kan kaga tau jangan ledekin gue terus napa. "
"Tapi lu lihat muka bapanya tadi lucu kan. "
"Iya sih gue daritadi nahan malu didepan polisinya tau. "
.
__ADS_1
.
...Bersambung.......