BRAVE $ MAN

BRAVE $ MAN
Bab. 36. Tentang Maria dan Lukas


__ADS_3

Maria berjalan menggunakan topi dan jaket di siang hari sampai di tegur ibu-ibu dijalan.


"Mbak sekarang sedang tidak panas loh, kenapa pakai jaket tebal. "


Maria hanya tersenyum kearah mereka tanpa mengatakan satu katapun ia berjalan sampai ke taman, dibawah pohon besar ia melepas topinya membiarkan angin sepoi-sepoi menerbangkan rambutnya. Ia berpikir jika sampai banyak orang tau bahwa pekerjaan sebelumnya adalah pembunuh bayaran bagaimana ia dapat diterima banyak orang.


Bahkan ia hendak meminta Pak Kola menerimanya lagi melalui telepon tapi tidak diterima Kola lagi dia hanya di berikan ceramah doang.


"Kamu sudah membuatku sangat kecewa aku sudah mengikhlaskan semua penghianatanmu kepadaku biarlah yang kamu alami sekarang menjadi pelajaran untukmu saya tak akan lagi membantumu, " ucapannya terdengar sangat kecewa kepadanya.


Membuat Maria merasa sangat bersalah dan memohon kepadanya tapi apa boleh buat nasi sudah menjadi bubur Maria hanya merespon dengan mengiyakan keputusan mantan bosnya itu.


*****


Seorang pemuda sekitaran usia 20-an merasa sangat lelah dan terjatuh di halte bus keesokan paginya banyak sekali orang disana yang mengerumuninya.


"Kasihan sekali pria ini apa dia mati, "


"Jangan-jangan beneran mati lagi. " pungkas yang lainnya.


Terdengar dari ucapan mereka yang hanya menonton tanpa satupun bergerak menolongnya hingga salah satu pengendara sepeda memberhentikan laju kendaraannya.


"Ada apa ini?"


"Pemuda ini dia sudah ditemukan tergeletak disini sejak subuh tadi, " ucap wanita berusia 40 tahunan.


"Kenapa tidak ditolong? " tanyanya.


"ihh mana kami mau kalau dia salah satu korban tabrak lari nanti malah di kira merusak tkp lagi, " ucap lainnya.

__ADS_1


"Akan ku telepon ambulance, " ucap sosok laki-laki itu yang ternyata adalah seorang dokter di salah satu rumah sakit umum di kota itu.


Sekitar 20 menit ambulan datang...


"Pak dia mengalami dehidrasi, " ucap pria tersebut.


"Baik pak kalau boleh tau anda seorang dokter? " tanya petugas.


Pria tersebut hanya tersenyum dan mengatakan jika ia sedang cuti.


Kemudian sesampainya dirumah sakit bergegaslah pasien tersebut mendapat penanganan langsung dari dokter dan perawat yang bergegas ke koridor rumah sakit.


"Keluhannya apa? " ucap dokter wanita bernama dokter ana di nametagnya.


"Mengalami dehidrasi dok, " ucap perawat.


"Baiklah"


"Permisi mas saya membawa makan malam. "


"Kenapa porsinya banyak mbak, " tanya si pasien.


"Kata dokter ana mas-nya harus banyak makan yang dianjurkan. "


"Makasih mbak. "


"Iya mas"


Dengan lahap laki-laki itu memakannya habis.

__ADS_1


Keesokannya rutin dokter menjenguk para pasien termaksud di kamar bangsal yang di tempatkan laki-laki itu.


"Pak dokter apa saya bisa pulang hari ini? " tanyanya.


Dokter tersebut melihat papan nama di bawa kaki pasien disitu tertera nama Lukas dan usianya 23 tahun.


"Kamu seorang turis? "


"Tidak saya dari desa xxx kebetulan orangtua angkat saya mengadopsi saya dari panti asuhan sejak kecil, emang kenapa pak dokter? "


"Gapapa, kamu boleh pulang sebelum mendapat makan siang yaa, " balas si dokter.


"Terima kasih dok. "


Perawat datang untuk memastikan Lukas sudah dalam keadaan sehat untuk pergi dari tempat itu.


"Suster saya tidak punya uang bagaimana saya membayar rumah sakit ini, " tanya Lukas.


"Tenang aja mas, dokter yang menangani kamu sudah menanggungnya. "


"Benarkah" tanyanya.


Di hari kedatangannya seperti peraturan rumah sakit lainnya pasien yang dirawat terlebih dulu harus membayar administrasi atau jika tidak memiliki biaya bisa membuat keterangan dan akan mendapat dana sosial dari sponsor rumah sakit cuman Lukas pas datang tidak memiliki kartu pengenal sehingga pihak rumah sakit susah membuatkan surat keterangan sehingga dokter ana langsung berbaik hati untuk menanggung biaya rumah sakit Lukas, dibantu oleh seniornya dokter Hunus yang tadi menjenguk Lukas.


Demi memanusiakan manusia lain sejak dua tahun lalu rumah sakit umum citra alam mendapat sponsor besar dari sejumlah organisasi terbesar sehingga mereka menggunakan dana tersebut kepusat pelayanan pasien tidak mampu. Dengan begitu karena kebaikan Rumah sakit citra alam mendapat sejumlah penghargaan atas kemuliaan hatinya melayani pasien.


Lukas tak hentinya berterima kasih kepada dokter Ana dan dokter Hunus bahkan dokter Hunus berniat mempekerjakannya di bagian office boy di rumah sakit dan Lukas menerimanya ia juga akan tinggal di rumah dokter Hunus tetapi Lukas akan tinggal beberapa bulan untuk menabung dan mengontrak di dekat rumah sakit agar dekat dari tempat kerjanya.


Beberapa minggu kemudian ia menjalankan pekerjaan di rumah sakit, ada aja masalah tapi begitulah bekerja ada yang tidak berjalan lancar sesuai harapannya. Lalu Lukas setiap pulang kerja di teraktir dokter Hunus makan di restoran seafood, untuk pertama kalinya saat masuk ia bingung karena tempat itu untuk orang kaya untung dia mengikuti cara pak Hunus melepaskan cangkang kerang dan bagaimana menggunakan sumpit ia belajar melakukannya karena daya tangkap yang cepat.

__ADS_1


Sebelum bekerja pun Lukas selalu membersihkan rumah seperti mencuci piring, menjemur pakaian dan memotong/menyiram tanaman sebelum pergi bekerja, padahal ada pembantu dirumah dan dokter Hunus selau menegurnya untuk tidak melakukannya tapi karena ia tidak enak tinggal di rumah orang lain ia juga harus bersikap layaknya orang yang tau diri.


__ADS_2