
Tim penyidik akhirnya menemukan titik tempuh untuk segera menangkap CEO APR company. Bersamaan dengan itu surat penangkapan dikeluarkan agar semua orang yang terkait dapat di ringkus, mungkin nama Maria termaksud kedalamannya. Para wartawan sudah berada didepan gedung Jaksa untuk mulai memberitakan yang menjadi perbincangan terpanas dibulan ini.
Di kediaman Jack sangat berantakan di lemari pakaian bahkan perabotannya juga hilang seperti digondol maling ternyata sekeluarga sudah pada melarikan diri keluar negeri. Informasi penangkapan diduga bocor beberapa jam usai surat penggeledahan dikirimkan penyidik, yang sudah berada di TKP kepolisian dan team J ditugaskan untuk mencari keberadaan keluarga Jack dengan mengandalkan Juan di team untuk menemukan dengan sistem program miliknya dengan mengoperasikan CCTV jalanan sebagai pelacaknya.
Sedangkan beberapa polisi, Robert, Haikal dan Tono pergi ke bandara untuk berjaga, sapa tau mereka menggunakan jalur udara, bahkan semua jalur juga di jaga ketat hingga perbatasan termaksud.
Lima Jam sebelumnya Jack tengah khawatir menonton berita di televisi dan memantau tidak ada wartawan dibalik tirainya istrinya geram meminta aset kepada suaminya dan menyerahkan surat perceraian mereka.
" Aku tidak sanggup lagi bareng kamu mas. "
"Yaa sudah pergi saja kamu, " pinta Jack.
"Aku mau harta gono-gini sesuai perjanjian kita dulu. "
"Mana ada, itu kamu yang buat kalau aku yang menceraikanmu baru dapat kalau kamu yang minta cerai baru engk dapat apa-apa, " tukas Jack.
Dengan paksa mengambil harta suaminya di bantu kedua anak laki-lakinya mereka berhasil mengambil emas batangan dan perhiasan diberangkas ayahnya untuk digunakan melarikan diri karena ulah ayahnya.
"Kalian benar-benar, kamu anak pertama sudah ku biayain dan kujadikan pemimpin di kantor cabang apa ini balasan kepada orangtuamu, " ucap Jack.
"Aku masih bisa memaafkan ayah jika selalu marah dan bentak ibu tapi kalau sudah bermain wanita dan fisik ke ibu aku tidak akan tinggal diam, " jawab anaknya.
"Kamu dengar sendiri anak kamu bicara dia sangat penurut dan ketika sakit hati ia akan berbicara dengan kasar, ini semua adalah ulahmu sendiri maka membusuk lah dipenjara, " pungkas istrinya kepada suaminya yang hanya menatap kepergian anak dan istrinya.
"Kalau begitu pergilah kalian aku masih mempunyai simpanan uang di kantorku. "
Dilihatnya sudah beramai wartawan di luar menunggu Jack, ia segera bersiap untuk melewati kerumunan orang menghadanya sebelum penyidik datang. "Minggir kaparat-kaparat menjijikkan, " ucapnya berhasil kabur dari wartawan.
Ia lantas pergi ke kantornya disana banyak sekali pendemo menuntut keadilan akan bayaran tanah yang Jack beli di sebuah perkampungan, saat masuk seluruh ruang sangat berantakan karena para karyawan pergi entah kemana, malah salah satu karyawan menghampiri Jack.
"Pak saya mau minta uang pesangon untuk berobat ibu saya. "
"Anak gobl*k jangan mendekatiku aku juga tidak ada uang untuk membayarmu, semua sudah hancur kehidupanku juga aku tidak mau berada di kota sialan ini,, sana menjauh, " pekiknya hingga mendorong pria yang mencegahnya naik lift.
"Dimana ku taruh uang-uangku. " Ia membuka berangkas diruang rahasianya.
.
.
Dua minggu telah berlalu, dimana semua orang mencari keberadaan Jack di sebuah saluran televisi anak dan istri dari Jack bertolak keluar kota menaiki kereta api mereka dicegat dan dibawah polisi kedalam mobil dan wartawan berhasil mengabadikan dan bertanya terkait suaminya.
"Ibu tau dimana keberadaan suami anda? " tanya si wartawan.
"Saya tidak tau saya sudah bercerai dengannya. "
"Tolong bu ceritakan sebentar, terkait permasalahan ibu kenapa bercerai dengan Pak Jack. "
"Ehh kamu yaa ngapain pengen tau urusan rumah tangga ku kamu tidak diajarin sopan santun yaa, " ucap istri Pak ja6ck hingga menjambak rambut wanita yang mewawancarainya.
"Aneh-aneh aja dinegeri ini pake presenternya dijambak haha, " ucap salah satu pelanggan di kedai yang menonton berita.
__ADS_1
Seseorang masuk dengan pakaian lusuh ingin makan di kedai itu dengan uang di tangannya pemilik kedai agak terheran seorang tuna wisma memiliki uang banyak lantas melaporkannya ke dinas sosial.
Mendapat laporan warga dinsos langsung gercep kelokasi. Saat pria tersebut sudah selesai makan dinsos pelan bertanya kepadanya terkait uang yang dimilikinya.
"Anda dapat dimana uang ini pak? "
"Saya tidak mencuri Pak. "
"Engk Pak saya tidak akan marah cuman ingin menanyakan saja"
"ada pria memakai jas ingin menukar pakaianku dengan uang jadi aku mengambilnya" ucapnya tersedu-sedu. "nah pria itu" sambungnya.
Mendapat telepon dari dinas sosial Robert dan kawan-kawan nya bergegas menuju kesana karena kemarin mereka seharian tak dapat keberadaan Jack mereka berharap jika laporan ini benar.
"Dimana orangnya? " tanya Robert.
"Mohon tidak tergesa-gesa bapanya masih sangat shock, " ucap orang dinas sosial.
"Permisi Pak, saya orang baik mau bertanya tentang ini, " ucapnya sambil menunjukkan foto.
"Yaa dia orangnya. "
"Dia mengambil apa aja dari anda. "
"Dia membayar ku dan mengambil stelan pakaianku."
Robert dengan seksama memperhatikan pakaian orang didepannya dan langsung menghubungi Juan.
"ada apa dengan foto ini"
"kemungkinan tersangka memakai pakaian ini untuk mengelabuhi penjagaan"
"Oke akan aku share dan mencari keberadaannya"
"Oke segera menghubungiku jika dapat"
Di sebuah pelabuhan yang dinamakan pelabuhan cermin yang merupakan pusat pelabuhan internasional Jack berniat kabur dengan jasa imigran ilegal menggunakan kontainer pengangkut barang. Bergegaslah Robert saat mendapat pesan menuju pelabuhan cermin dengan bantuan kepolisian semua jalur di jalan di longgarkan agar Robert dan semua jajarannya bisa leluasa mengebut menuju ketujuan.
Sesampainya disana pihak pelabuhan diminta untuk memberhentikan pemberangkatan dan sekaligus terbongkar adanya jasa pemberangkatan imigran ilegal.
Saat masuk Robert menggunakan senter kearah para imigran itu mencari keberadaan Jack ada seseorang yang langsung berdiri ingin kabur saat Robert berjalan semakin dalam untung saja kepergok polisi lainnya.
"Kamu mau ngapain. "
"Saya ingin ke kamar mandi Pak"
"Tunggu saya belum lihat wajahmu, "ucap Robert.
Karena tidak ingin ketahuan akhirnya laki-laki itu berlari dan semua polisi termaksud Robert mengejarnya.
Karena tertangkap akhirnya Robert mengecek wajahnya dibalik kain penutup ternyata bukan yang ia cari. Mereka masih mencari disekitar pelabuhan sampai penasaran dengan orang yang berjalan keluar pelabuhan, Robert mengikutinya dengan bantuan polisi dari sisi berlawanan untuk mengepung orang tersebut.
__ADS_1
"Permisi" ucap Robert yang langsung membuat pria itu lari tak jauh dari sana polisi yang bersembunyi dibalik badan mobil langsung menangkapnya saat diperiksa ternyata orang yang selama ini mereka cari.
"Pak Jack anda ditangkap karena kasus narkoba dan perjudian anda di perbolehkan menghubungi pengacara anda. "
Dua hari setelah itu Jack mulai disidang sebelum itu ia bertemu Maria di anak tangga.
Pak Jack menampar pipi Maria saat menemuinya di tangga.
"Kamu tidak becus pantes saja Kola membuangmu, " ucapnya kepada Maria.
Tangannya mengepal sangat kuat dan ingin menonjok tapi malah mengarahkan ke dinding.
"Hahaha dengar yaa anda tidak berhak memukul saya, saya bisa membuat anda menyesal telah memperlakukan saya dengan sangat buruk, untuk saat ini masih saya wajarkan karena anda pernah menjadi atasan. Tapi di lain waktu kita bertemu saya bisa membalaskan dendam terhadap anda. Ada kalanya batas kesabaran seseorang akan meledak. boomm, " ucap Maria sambil memperagakannya.
Di dalam persidangan banyak sekali yang hadir untuk melihat Jack diadili termaksud yang kena tipu olehnya bahkan warga sipil yang penasaran cuman karena keterbatasan kursi akhirnya menggunakan metode siapa cepat datang ia boleh masuk sisanya menunggu diluar ruang persidangan.
"Karena terdakwah belum cukup tuntunannya maka kami menghadiri saksi tambahan silahkan masuk, " ucap hakim.
Pintu terbuat dari ulin terbuka lebar kala seseorang yang tampak dikenal masuk cukup membuat Jack terkaget.
"Nona Maria silahkan duduk, "
"Terima kasih Pak Jaksa. "
"Disini ada beberapa bukti yang diberikan nona Maria terkait penyeludupan narkoba kemudian ada kasus yang mengatakan jika Pak Jack menerima uang dari salah satu pejabat tinggi dibagian dinas perhubungan internasional. "
"Benar pak saya mendapatinya saat ingin bersih-bersih ruangan beliau, sewaktu-waktu jika Pak Jack berhianat kepada saya, saya akan menyerahkan bukti tersebut dan saya juga memiliki banyak sekali bukti jika Pak Jack melakukan penipuan kepada warga di kampung xxx yang katanya akan dibangun sebuah museum dan pencucian uang kepada dana yang harusnya dicairkan ke karyawan APR company. "
"Baiklah kalau begitu untuk itu setelah melihat semua tuntutan terdakwah dijatuhin hukuman seumur hidup dan akan dikenakan denda 10 Miliyar, " ucap Jaksa.
Semua orang berteriak senang akan hal tersebut.
Maria memalingkan wajahnya kearah Jack tampak Jack tak sedih melainkan tersenyum licik.
ada apa dengan ekspresinya aneh sekali.
Robert memberikan salaman kepada Maria karena ia berani melawan keadilan. "Gue melakukannya bukan untuk kalian, ini untuk diri gue sendiri. "
Jack lewat di depan mereka. "Tunggu dulu aku ingin berbicara kepada orang kepercayanku."
"Ada apa belum puas aku membeberkan buktinya,, ohiya sampai lupa harusnya kasih masuk juga soal pelecehan yaa, " ucap Maria.
"Kamu bisa bersenang tapi kamu kira aku tidak menyelidikimu sama sepertimu sewaktu-waktu aku menghianatimu sebaliknya aku menyerahkan kasus tentang pembunuhanmu saat masih dengan Kora, " ujar Jack.
"Apa maksudmu, " ucap Maria menjerat kerah baju Jack.
"Sekarang kita impas hahahha. "
Maria masih saja melihat kearah Jack walau ia sudah di bawah menggunakan mobil tahanan.
"Rasanya ingin kubunuh dia," ucapnya kesal.
__ADS_1