Cantik Cantik Bos Mafia

Cantik Cantik Bos Mafia
+13


__ADS_3

Guru mengangah melihat dan mendengar kehebatan Vani. Guru itu berfikir mungkin mukanya saja yang cantik tapi tidak dengan otaknya sayangnya perkiraan guru itu salah ternyata bukan hanya wajahnya saja tapi otaknya juga lancar, Vani dinobatkan sebagai murid serba bisa.


Vani mulai merasa risih dengan teman temannya tapi ia memilih untuk tetap sabar. Pada jam pelajaran telah selesai Vani pergi ke kantin untuk membeli makanan tapi kali ini Vani menggunakan masker agar tidak ada yang mengenalinya, tetapi rencananya gagal oleh cowok rese' yang ngajak berantem.


"Wei weii jaman gini masih lake masker oy sekarang corona dah lewat lu lebay amat pake masker." kata Aldo cowok nakal di SMA ini.


"Gue mau pake masker mau nggak pake masker serah serah gue lu siapa berani ngatur ngatur gue" kata Vani sewot.


"Heh berani melawan juga ya elu, kaga tau siapa gue dah." kata Aldo


"Gue buka ya masker lu barangkali lu pake masker soalnya lu kaga cantik makanya lu tutupin." katanya lagi.


"Enggak!! stop urusin hidup gue!! lihat dulu lu ganteng kaga?! maen ngata ngatain orang!!! lu hewan atau manusia?!" kata Vani emosi.


"Kalo gue Dajjal napa?" kata Aldo.


"Amiin moga lu jadi Dajjal beneran! udah gue mau makan!!" kata Vani tergesa gesa.


"Eits, yah kebuka deh nih masker." kata Aldo.

__ADS_1


Aldo kaget ternyata Vani adalah gadis yang sangat cantik.


Vani tidak kaget ataupun malu, menurut Vani diam lebih baik. Vani pun pergi membeli jajan kemudian pergi ke kelasnya, Aldo mengikuti Vani diam diam dan sampai pada kelasnya.


"Nih, masker lu gua kembaliin." kata Aldo.


"Sorry masker 1 kali pakai mana boleh pakai lagi lu kopros (jorok) ya?" kata Vani.


"Cih jual mahal!". kata Aldo.


🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻


Di lapangan upacara ada yang menyenggol Vani tapi tak sengaja dan itu Devan.


"Siapa sih! cari masalah lu?!" kata Vani tegas.


"Etdah Vann gue kaga sengaja, oh ya gue mau ngasi kunci rumah lu nih." kata Devan.


"O, y trmksh." kata Vani dingin.

__ADS_1


Vani pergi dari lapangan tapi tiba tiba didepannya ada Rakha yang menghalangi jalannya.


"Mau apa sih lu?! bisa gak 1 hari aja lu kaga ganggu gue!" kata Vani kesal.


Gak banya omong Rakha menggendong Vani tapi Vani tidak bisa melawan karena tubunya mungil, Rakha membawa Vani menuju mobilnya dan menyuruh Vani untuk duduk tenang baru ia dapat penjelasan.


"Oke, sekarang lu diem bantu gue plis." Kata Rakha.


"Ngapain gua nolongin cowok laknat kaya elu? gaada gunanya." kata Vani.


"Pliss gue butuh banget bantuan lu janji deh gue gabakal ganggu lu lagi." kata Rakha.


"Oke janji harus ditepati, kalo lu ga tepati anak buah gue langsung ambil tindakan." ancam Vani.


"Oke lu duduk manis diem ntar lu tau juga plis kali ini lu kudu bantuin gue jadi jaga sikap lu ya!" kata Rakha penuh harapan.


"Cih lu kaga percayaan amat si kesel gue." kata Vani.


"Iya kali ini gue ngalah karena gue butuh bantuan lu." kata Rakha.

__ADS_1


__ADS_2