
"Rakhaaaa" teriak Vani.
"Vaniii!!!! kenapa??!!!" kata Rakha serius.
"Ambilin gue handuk! gue lupa bawa handuk." kata Vani.
"Astaga Vannnn gue serasa pen cubit tuh pipiii!! bikin kesel aja!" kata Rakha sebel.
"Coba aja kalo mau tangan lu patah duluan." kata Vani dengan santai.
"Aihh iya iya nih handuknya! buka nih pintu! gue kaga ngintip kok!" kata Rakha sambil mukanya memerah.
"Bener?" tanya Vani polos.
Dengan santainya Vani membuka pintu kamar mandi dan pada saat itu Rakha masih belum menutup matanya, dannnnn Duarrrr perang lagi!!
Vani memang pada saat itu tidak teriak tapi,,,
Vani menendang Rakha dan telurnya pecah! Ini kedua kalinya Vani menendang 'itu', aihh kasian si Rakha.
Setelah menendang Rakha, Vani pergi dan mengambil handuknya sedangkan Rakha masih terus menerus kesakitan, hingga akhirnya Byan datang menolongnya.
Setelah kejadian itu Vani tidur dengan Nian dan Rakha tidur dengan Byan.
"Vani, lu napa lagi?" tanya Nian.
"Ga, gapapa." kata Vani.
"Van, lu makan kue gak? gue ada macaron nih banyak banget." tawar Nian kepada Vani.
"Kak, Vani ga suka makanan manis." kata Vani.
"Etdah Van sekali ini aja." kata Nian sambil menyuapi paksa Vani.
"Kakagevsygaiajsvsisnsi." kata Vani ga jelas karena di mulutnya ada macaron yang disuapi kakaknya.
"Abisin dulu tuh! hihihi" kata Nian sambil tertawa kecil
__ADS_1
"Dasar kuntilanak! Gasuka ah!" kata Vani kesal.
"Tapi enak juga sih!" kata Vani lagi.
"Huahahah elu sih! makanya di coba dulu baru bisa berkomentar!" kata Nian.
"Oh ya Van coba kamu pakai ini! Pasti kamu cantik banget!" kata Nian sambil mengeluarkan sesuatu dari tasnya yang lumayan besar.
"Oh oke besok aja, sekarang ayo tidur." kata Vani.
"Okeee pinterrr." kata Nian semangat.
Mereka pun tidur.
Paginya•••
!!!! Vani kaget karena,,,
Disebelahnya ada si Rakha yang lagi meluk Vani!
Eittsss jangan berpikir kalau Vani bakal mukul Rakha! Enggak! Ternyata Vani malah memeluk kembali Rakha.
"Iya nyonya." kata Rakha berbisik.
Author Jomblo Author Diam😭😭.
Belum beberapa lama Vani dan Rakha tertidur sudah ada saja yang mengganggu.
BRAKKK suara pintu terbuka paksa
"Woeyy bangun woeyy gaboleh bucin pagi pagi woeyyy!!" Teriak Devan heboh.
Seketika Vani dan Rakha terbangun karena suara berisik itu.
"Aisshh siapa sih!" kata Rakha.
"Eh elu dibawah umur ya!! gausah macem-macem!" kata Devan.
__ADS_1
"Siapa yang macem macem??!!" kata Vani.
"Mending lu semua keluar deh!" kata Rakha sambil kembali tertidur memeluk Vani.
Devan pun keluar...
***
Dikamar Vani dan Rakha...
"Rakha gue mau bangun! gue sesek!" kata Vani sambil meronta ronta.
"Gak! Vani milik Rakha!" kata Rakha kekanak kanakan.
"Iyaa gue punya elu! lepasin! gue mau cuci muka dulu bentar!" kata Vani.
"Okhee." kata Rakha sambil melepaskan Vani.
"Cih dasar." kata Vani di dalam kamar mandi.
Pada saat cuci muka Vani baru ingat tadi malam kakaknya (Nian) menyuruhnya untuk memakai barang itu.
Vani pun bergegas untuk mengambil barang itu dan memakainya.
Mau tau hasilnya???
"Hanjir!! Ini beneran gue??!" teriak Vani pada diri sendiri.
"Napa Vannn???" kata Rakha menghampiri Vani.
Dannnn,,,
"Vani? Elu Vani?? Ya Tuhaannnn imutnyaaaa!!! anak sape eluuu!!!" kata Rakha heboh sendiri.
"Ish Khaa berhenti cubitin pipi gue!" kata Vani.
__ADS_1
•••~