
Setelah membantu Luchas, Vani pun pulang dengan perasaan lega karena telah menepati janjinya kepada Luchas dan rencana Vani selanjutnya adalah berkeluarga dengan Rakha.
***
Pagi hari di Negri Yuweiyan.
"Tuan Putri... bangun sekarang sudah pagi saatnya mandi dan pergi ke taman." kata salah satu pelayan terbaik Vani.
"Baik aku langsung ke taman ya." kata Vani.
"Ta-tapi anda harus mandi dulu." kata pelayannya dengan sungkan.
"Aku sudah mandi tadi pukul 4 pagi." kata Vani sambil bersiap siap.
"Ah baiklah, oh iya Tuan putri di taman ada tuan muda Rakha menunggu anda dari tadi." kata pelayannya.
"Ahh baik makasih." kata Vani.
Setelah itu Vani pun langsung pergi ke taman.
Saat ditaman...
"Rakha, ada apa?" kata Vani sambil duduk.
"Lu makin cantik aja ah." kata Rakha sambil memalingkan wajahnya.
"Gausah ngegomballl, btw gue mau ngomong." kata Vani.
"Ngomong aja ngapain pake nanya." kata Rakha.
"Gue nanya soalnya ni agak penting." kata Vani sambil memakan kuenya.
"Oh oke oke bilang aja." kata Rakha sambil minum teh.
"Kapan kita nikah? papa dari kemaren ngerengek minta cucu." kata Vani dengan sangat santai.
"Uhuk uhuk uhuk." Rakha keselek.
"Duhh apesihhh." kata Vani sambil nepok nepok pundak Rakha.
__ADS_1
"Uhuk! maksudnya maksudnya itu itu nikah itu emm itu." kata Rakha gugup.
"Gausah gugup elah, nikaahhh woii." kata Vani ngegas.
"Emm apa ga kecepetan ya hehe." kata Rakha.
"Enggak." kata Vani sambil makan dengan santai.
"Van, bisa ga lu gausah setenang itu?" kata Rakha dengan ekspresi kesal.
"Tenang adalah segalanya." balas Vani.
"Yaelah Van, nikah tuh bukan buat main maiinnn." kata Rakha.
"Kalo lu setuju kata papa dua minggu lagi kita nikah." kata Vani sambil minum teh.
:")
"Iya iya gua nurut aja apa kata lu." kata Rakha.
"Oke ntar buat dedek bayi." kata Vani dengan santuy.
"Papa minta cucu, papa lu juga minta cucu, mama juga minta cucu, mama lu juga minta cucu, adek lu juga minta ponakan, yaudah gua turutin apa yang mereka mau." kata Vani.
"Weehh bilang aja kalo lu kebelet nikah ama gua wkwkwk." kata Rakha bercanda.
"Iya." kata Vani dengan pandangan serius tapi muka santuy.
Rakha bilaik: //pingsan.
"Raakhaaa jan pingsan disiniii." kata Vani sambil menolong Rakha.
"Haduh gimana ntar kalo buat debaynyaa." kata Vani.
Rakha: //pingsan+mimisan.
"Bod0!" kata Vani sambil napok Rakha.
"Hahah gue seneng Van kalo lu yang mau." kata Rakha sambil meluk Vani.
"Hehe." kata Vani sambil meluk balik.
__ADS_1
2 minggu kemudian mereka nikahh yeeyyyy.
setelah itu ya itulah ya.
Kemudian mereka pun pergi bulan madu selama 3 bulan keliling keliling negara.
Setelah kembali dari bulan madu akhirnya Vani positif punya debayy sementara itu 2 bulan lalu Luchas nikah ama temannya pada saat masih SMP yaitu Audrey.
Kebetulan Audrey juga lagi hamil jadi Vani sering sama sama dengan Audrey.
9 bulan kemudian Vani pun melahirkan dan anaknya cowok, Vani memberinya nama yaitu David Zena Yuweiyan, dan satu bulan setelah Vani melahirkan Audrey pun melahirkan anak cewek yang sangat imut dan diberi nama Olivia Lare Ryu, Vani dan Audrey berniat menjodohkan mereka berdua tanpa sepengetahuan suami mereka hihi.
"Aahhh David ganteng ya." kata Audrey.
"Gua pengen punya anak cewek kek Oliv." kata Vani dengan angkuh.
"Gua pengen punya anak cowok kek David!" balas Audrey.
"Oh gimana kalo dijodohin aja hehe kan jadi anak kita hehe." kata Vani ga jelas.
"Ga jelas kata kata lu!" kata Audrey sambil napok bokong Vani.
"Dihhh, iya iya intinya jodohin aja!" kata Vani.
"Hehe tapi jangan sampai kak Rakha ama Luchas tau." kata Audrey sambil bisik bisik dengan Vani.
"Hehe kecilin suara lu ntar kedengeran soalnya mereka ada dibelakang." kata Vani.
"Hehe iya iya." kata Audrey.
"Gue merinding." kata Rakha.
"Gue juga." kata Luchas.
Tamat~~~
MAKASIH BANYAK YANG UDAH BACA NOVEL INI DARI AWAL SAMPAI SINI 😭😭😭 I LOVE YOUU ♥♥♥
SEKALI LAGI MAKASIH!!!❤❤❤
GBU BUAT KALIAN YANG UDAH DUKUNG AKU 😭❤.
__ADS_1