
"******!!" kata Venom.
"Kita semua ******!! ngebiarin Vani pergi sendiri malem malem gini!!" kata Rakha.
"Elu doang kali yang ******!" kata Vano.
"Udah udah lu semua tengkar terus sih! udah tau Vani ga suka ada orang berisik. Ayo pulang udah malem." kata Devan.
Mereka semua pulang dengan susah hati, disisi lain Vani.
"Huaachimm, njer siapa sih yang ngeghibahin gue! awas aja kalo ketangkep!" kata Vani emosi.
"Kak, elu tau gak Vani tuh cantik, gue baru sadar." kata Vano.
"Bodo! emang Vani tuh cantik!" kata Venom.
"Cihh siapa bilang jelek! emang cantik kok!" kata Vano.
"Laiya Vani tuh cantik!! mata lu burem ya!" kata Venom.
Mereka bertengkar terus menerus mempermasalahkan kalau Vani cantik atau enggak, dan pada saat mereka bertengkar ada satu sisi yang sangat tersiksa.
"Huachimmmm, buset gue kena corona? dari tadi bersin mulu!" kata Vani.
__ADS_1
"Huachim, ngapa sih gue!!" kata Vani emosi karena bersin terus.
Keesokan harinya, Vani bersiap untuk pergi ke kantor menyelesaikan tugasnya, Vani berniat untuk tidak masuk sekolah hari ini karena tugasnya dikantor menumpuk.
Saat Vani diperjalanan Vani baru ingat kalau hpnya ketinggalan di rumah, Vani muter balik pulang ke rumah pergi mengambil hpnya. Tapi pada saat Vani sampai di depan rumahnya, lagi lagi ada cowok cowok ngeselin itu.
"Ngapain lagi sih!" kata Vani dalam mobil.
Vani pun keluar dari mobil dan Rakha langsung menghampiri Vani.
"Vaniii maafin guee, gue cuma mau ngebantu lu." kata Rakha.
"Gaperlu, gue gabutuh bantun lu." kata Vani sambil berjalan melewati melewati Rakha dan yang lainnya." kata Vani.
"Vaniiii, maafin kitaaa." kata keempat anak kucing itu (cowok cowok itu).
"Vanniiiiiiii gue mau sekolaahhhh Niii Vaniii keluarin gue pliiss." kata Devan memohon.
"Bolos aja dulu, siapa suruh kalian masuk tanpa ijin." kata Vani.
"Vanii gue janji gabakalan lancang lagi sumpah demi bakso goreng." kata Devan.
"Masa bodo mengering aj lu semua di dalem." kata Vani sambil pergi.
__ADS_1
"Yaahh Vani makin hari makin kejam aja kaya mak lampir lagi mens." kata Vano.
"Gila lu jelas jelas Vani cantik kaya gitu lu bilangin mak lampir lagi mens mata lu burem? lu bisa bedain yang mana dewi dan yang mana mak lampir kan?" kata Rakha.
"Lu semua pada burem matanya jelas jelas Vani manusia lu bilangin dewi lah lu bilangin mak lampir lah, lah Vani tuh manusia!!" kata Venom.
Sementara itu Vani di mobil.
"Huaacheeemmm, siapa lagi yang ghibahin gue! pasti anak anak kucing itu lagi! awas aja mereka!" kata Vani.
Dan dilain sisi,,,
"Gue kok merinding ya,,, kaya ada yang mau ngebunuh gue." kata Devan.
"Emang lu aja kita juga pada merinding nih!" kata Vano sambil mengelus lengannya.
Ada yang kasian sama anak anak kucing? atau kasian sama Vani?
koment yaa,,,
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Makasih ya yang sudah like novel aku😍😍
__ADS_1
Makasih banyak juga yang udah coment.
Maaf sekiranya kalau ada kesalahan penulisan atau typo. Maaf juga kalau ceritanya mbulet, soalnya ini pertama kalinya aku buat novel, makasih juga yang udah semangatin aku. Kalau ada yang mau promosi in novel atau chat storynya silahkan. makasih dukungannya sebelumnnya. 🙏🙏🙏🙏🙏😄.