Cantik Cantik Bos Mafia

Cantik Cantik Bos Mafia
+36


__ADS_3

Di Cafe xxx...


"Hei lu yakin? gabakal ketauan siapa siapa?" Bisik Nian kepada dokter Zhu.


"Kan pake masker geblek, siapa juga yang bisa ngenali muka buluk lu." kata Dokter Zhu.


"Setan, cepet kasi tau semuanya! Yang Vani ceritain pas lu tes!" kata Nian.


"Huuhh santaii minum dulu teh lu ntar keburu dingin." kata Dokter.


Glek glek glek Nian langsung menghabiskan Tehnya.


Eh lupa maskernya belom dicopot:v (Canda biar ga tegang).


"Udah nih! Cepet!" kata Nian terburu buru.


"Sebenernya gue mau nanya, napa lu rahasiain tentang 'RAKHA' ke adek lu?" tanya Dokter.


"Itu demi kebaikannya." kata Nian dengan muka sedih.


"Bisa lu cerita?" tanya Dokter.


"Jadi, Rakha tuh sebenernya ga kena tembak karena yang nembak dia itu gue." kata Nian.


"Absurd bat deh lu klo ngomong! Diperjelas!" kata Dokter.


"Oke jadi aslinya yang nembak Rakha itu gue, gue nembak dia karena paksaan dari orang-orang jahat itu, ya gue tembak lah tapi ga kena dia! Kena pohon jadi si Rakha cuma pura-pura biar bisa bodoin si penjahat rese itu." kata Vani Panjang kali lebar kali tinggi.


"Ohh gitu, tapi Rakha jatoh dari gedung itu yang bikin dia hampir mati kan?" kata Dokter.


"Hisss, itu pilihan dia gue ga bisa apa apa." kata Nian putus asa.

__ADS_1


"Napa lu rahasiain ke Vani." kata dokter.


"Supaya Vani tetep aman. Oke selanjutnya lu cerita bagaimana hasil. tes Vani!!" kata Nian tiba-tiba serius.


"Vani udah lupain Rakha, dia ga kenal muka suara kenangan dan lain lainnya tentang Rakha, gue hebat kan?" kata dokter.


"Iya, makasih ya." kata Nian sambil beranjak pergi dari cafe.


"Hei, jadi gue nih yang bayar?" kata dokter.


"Iya lain kali gue bakal ajak lu makan sebagai gantinya." kata Nian.


•••Dirumah besar tempat Nian tinggal. (Jadi Vani tuh rumahnya tetep di tempat dia ya! Beda rumah sama Nian Byan dan bapak emaknya).


"Aishhh capek bat hari ini." kata Nian sambil membanting tubuh ke kasur.


"Baru pulang?" kata Byan dari kamar sebelah. (Jadi kamarnya itu sebelahan pembatasnya itu jendela besar). maaf halunya Author:v.


"Heleh, bye gue mau tidur nih gorden buat jendela tutup ye." kata Byan.


"Iya iya sabar." kata Nian sambil pergi menutup gorden.


Selesai menutup gorden tiba-tiba handphone Nian berbunyi! Ada yang menelfonnya tapi itu nomer tidak dikenali jadi Nian tidak menjawabnya dan pergi mandi.


Tapi hp Nian terus saja berdering dan bikin Nian kesal jadi mau gak mau Nian menjawab telpon itu.


"Wei, napa gak dijawab?" tanya seseorang dari telpon.


"Ni siapa dah SKSD bat." kata Nian kesal.


*SKSD adalah singkatan dari Sok Kenal Sok Dekat.

__ADS_1


"Ya Tuhan! Ini nih Syauqi! Lu gak save nomer gue?" kata Syauqi.


"Astoge ascambah ascabe ascincaooo maap gue lupa!" kata Nian.


"Oke gue mau tanya sekarang lu ngapain? Bisa ketemuan gak? Di Mansion pribadi gue." kata Syauqi.


"Dah malem kaga bisa." kata Nian.


"Gepepeh! Cepetan ya gue tunggu!" kata Syauqi semangat.


"Hadehhhh iya deh!" kata Nian sambil menutup telfon.


***Mansion Pribadi milik Syauqi...


"Mau apa lu?" kata Nian.


"Ni, bisa kita bicarain tentang hubungan kita?" kata Syauqi.


"Oke gue serius lu mau bahas apa lagi?" kata Nian.


"Ni gue rencana mau tunangan sama elu tapi..." kata Syauqi.


"Njerrrrrrr kesambet apaan lu! Ya Tuhann gue mimpi ato apa nih!" kata nian terkejoed.


"Ni gue serius tapi masalahnya kita beda agama!" kata Syauqi.


"Oh iya gue lupa kalo gue Kristen dan lu Islam." kata Nian sambil senyum masam.


"Ni apa lu mau mengalah? Dan masuk Agama Islam bersama gue?" kata Syauqi.


"Gue tau lu kristen tapi keluarga lu itu Konghucu! dan darimana lu bisa beragama kristen? Vani aja Katholik!" kata Syauqi.

__ADS_1


Nian terdiam sejenak...


__ADS_2