
"Makasih ya Ni sebelumnya karena lu mau bantuin gue kali ini." kata Rakha.
Tapi tidak ada balasan dari Vani, Rakha pun menoleh ke Vani dan ternyata Vani tertidur sangat lelap, sepertinya Vani kecapekan. Rakha pun tetap tenang dan tidak ingin membangunkan Vani.
Akhirnya sampai juga pada tujuan. Rakha membangunkan Vani yang tertidur lelap, dan akhirnya Vani bangun.
"Dimana ini? lu bawa gue kemana?!" kata Vani.
"Ini rumah gue, jadi hari injmi gue bakal dijodohin karena gue keturunan ke 9 dan keturunan ke 9 itu terikat perjajian nenek moyang yaitu harus nikah sama salah satu keluarga dari 6 keluarga besar. jadi gue minta bantuan lu hari ini karena gue beralasan lu pacar gue dan gabisa putus, lu paham ga? plis bantu gue kali ini." kata Rakha panjang lebar kali tinggi.
__ADS_1
"Oke gue terima tapi lu jangan pernah ganggu gue lagi!" kata Vani.
"Iya, yaudah lu masuk terus ganti baju, gue udah siapin lu baju sono ganti cepetan." kata Rakha.
Vani pergi ke kamar yang ditunjuk oleh Rakha dan Vani memakai Baju tersebut. Pada malam acara perjodohan tersebut Vani menjadi pandangan utama karena kecantikannya, semua tamu berfikir bahwa yang menjadi jodoh keluarga Zena adalah Vani.
Hingga Vani melihat ada 6 keluarga besar berkumpul di ruang VIP, dan Vani kaget melihat ada Nian disitu. Vani pun pergi menghampiri keluarganya tapi tiba tiba PLAK!! suara tamparan. Papa Vani menampar Vani di depan banyak orang, entah apa yang dipikirkan oleh Reza Wijaya hingga menampar putri bungsunya tersebut.
"Heh! MERAWAT? APA? MERAWAT KATAMU?!! MAAF TAPI YANG MERAWATKU ITU KAKEK DAN BUKAN KAMU SEMUA KEHIDUPANKU KAKEK YANG URUSI KAMU TANYA APAKAH AKU TIDAK PUNYA ATURAN?? BAGAIMANA AKU PUNYA ATURAN SEDANGKAN KELUARGAKU SAJA MEMBUANGKU?! APAKAH KAMU TAHU BEBAN HIDUPKU?! KAMU TIDAK AKAN PERNAH MENGERTI!! AKU SELALU DISENGSARKAN!! KAMU GA PERNAH MAU TAHU TENTANG HIDUPKU SELAMA AKU MASIH KECIL!! APAKAH KAMU BODOH?? AKU INI JUGA ANAKMU!! TAPI KAMU MEMBEDA BEDAKANKU!! APA SALAHKU?! JIKA TAU NASIBKU BAKALAN KAYA GINI AKU GABAKAL MAU LAHIR KE DUNIA SIALAN INI!! DAN MEMPUNYA PAPA YANG BODOH!!" kat Vani sambil menangis pergi meninggalkan keluarganya.
__ADS_1
Vani menangis tersedu sedu tapi akhirnya ia bisa mengingkapkan perasaanya kepada Mama Papanya. Vani menangis di taman dan akhirnya ada seseorang yang memberikan Vani sapu tangan. Dan duduk di sebelah Vani untuk pergi menenangkan Vani.
"Jangan khawatir mereka sayang padamu tapi cara mereka salah. Tuhan tahu apa yang terbaik untukmu." kata Rakha.
"Elu ga ngerti gimana rasanya jadi gue! lu gaakan pernah ngerti! elu dimanja sama orang tua lu sedangkan gue dimanja aja kaga disiksa iya!" kata Vani.
"Gue tau penderitaan lu mulai lu kecil sampai lu SMP kelas 2" kata Rakha.
"Sok tau kita gapernah kenal kenal
__ADS_1
pa lu sok tau!!" kata Vani.
"Venom, Devan, Elu, sama gue itu sahabat mulai umur lu 5 tahun dan umur gua sma yang lainnya 6 tahun, kita sahabatansampai lu SMP kelas 2, lu kaga ingat? Venom baru kembali dari luar negeri dia ke luar negeri pas gua kelas 6 lu kelas 5, dan itu bikin lu sakit ati pada saat di SMP gue dan Devan kelas 2 lu kelas 1 SMP tapi akhirnya gue sama Devan pindah sekolah karena suatu urusan, dan gara gara kita semua pergi lu jadi ngambek dan gamau nginget kita lagi." kata Rakha panjang lebar.