
Vani berlari menuju kelasnya tanpa melihat ke depan, Ia hanya menunduk karena takut bakal ketahuan sama kakaknya, tiba tiba "BRUKK." Vani menabrak seseorang yang berada di depannya.
"Duh, ngapain sih! Minggir lo! Menghalangi jalan tau ga?!" kata Vani membentak.
"Weh bocil lu kaga ada sopan sopannya ya! Udah nabrak orang, kaga minta maaf elu jalan pake mata apa pake kaki?!" kata orang itu kasar.
"Pake kaki lah ****, otak lu ada dilutut ya?! **** amat jadi orang." kata Vani
"Dih sombong amaat, lu kaga tau siapa gw!" kata orang itu sombong.
"Gw tau siapa lo tapi tunggu dulu, tunggu 5 menit aja mau gak?" kata Vani.
"Oke gw tunggu lo." kata orang itu.
Vani menyuruh orang itu menunggu 5 menit sambil tutup mata. Entah orang itu ****, bodo, atau apalah sampai sampai dia beneran nurut banget sama Vani padahal Vani cuma mau nipu orang itu.
"Udah? ini udah 5 menit loh! lu kaga nepatin janji coba!" kata orang itu.
__ADS_1
"Halah masa bodo pokoknya gw buka mata!" kata orang itu lagi.
Setelah buka mata Ia kaget karena didepannya ada banyak orang asing yang gak dikenal dan tiba tiba salah satu dari orang asing tersebut berbicara padanya.
"Nama Syauqi Ulul Desta, Anak pertama dari keluarga Desta, memiliki otak yang sangat cerdas, calon penerus perusahaan keluarga Desta, Anak pertama yang terikat perjodohan nenek moyang, anda adalah anak tunggal dari keluarga Desta, anda kelas 1 SMA, anda berumur 17 tahun. Apakah informasi saya ada yang salah?". kata pemimpin gerombolan.
"Siapa kalian, mengapa tahu identitas gw?! padahal. gw harus nyembunyiin identitas!". kata Syauqi emosi.
"Anda sendiri yang meminta Nona kami untuk mengetahui identitas anda." kata pemimpin dengan sopan.
"Nona? maksudnya si bocil tadi yang nyuruh kalian?" kata Syauqi heran.
"Kurang ajar! jangan sampai ada yang tau kalo gw anak dari keluarga Desta!". kata Syauqi.
"Atas dasar apa lu merintah anak buah gw?!" kata Vani tegas.
"Serah serah gw yang merintah gw." kata Syauqi sewot.
__ADS_1
Tanpa ada basa basi para gerombolan itu langsung pergi. Dan Vani masih terdiam disitu menatap dingin wajah Syauqi.
"Apa apaan lo!! lo udah gila ya?! sampai informasi itu kesebar gw gaakan maafin lo!!" bentak Syauqi.
"Asal lo tau gw masi mentoleransi sikap lu ke gw! kalo gak hari ini juga kaki lu udah gaada!" Kata Vani jutek.
"Cih bocil aja sok sok an." gumam Syauqi sambil berjalan pergi.
Vani pun merasa kesal tapi tiba tiba ia merasa merinding gak tau apa marabahaya yang akan menimpanya. Dan ternyata marabahaya tersebut adalah Byan.
"Woy Vann!! sini lo! berani banget ninggalin rumah!! kaga ada akhlak!! padahal pas lu ultah gw beliin lo keju mozarela khas malang!! eh ternyata lo kabur!!". kata Byan emosi.
"Hah? Keju mozarela khas malang? apasi?" kata Vani setengah bingung setengah takut.
Vani memang kejam tapi pada saat dihadapan Byan dan Nian Ia hanyalah seekor semut.
"Dih udahlah sini ke kelas gw, ayo makan tu keju bareng bareng!" kata Byan.
__ADS_1
Vani pun ikut karena ia merasa takut pada kakaknya. Sesampainya dikelas Byan dibangku pojok belakang sebelah kanan ada aura menyeramkan yang siap menerkam Vani, seketika Vani bersembunyi dibalik badannya Byan.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃