
Keesokan harinya Vani pun dihubungi oleh bawahan raja tersebut.
Vani dan Rakha pun berangkat...
Sesampainya di sana...
"Bagaimana?" tanya Vani.
"Kamu- kamu- Angel!!" kata sang ratu sambil memeluk erat tubuh Vani.
"Maafkan papa ga bisa melindungi kamu." kata sang raja dengan wajah penyesalan.
"Ga papa yang penting Angela kalian udah kembali hehe." kata Vani.
Dann dari sini lah Vani mulai menjadi Angela!
Beberapa hari kemudian Vani dinobatkan menjadi putri Yuweiyan.
Kemudian Vani mulai membantu Luchas untuk keluar dari masalah keluarganya, Vani mengumpulkan bukti bukti yang ada dan untung saja pada saat kejadian ibunda Luchas dibunuh ada seseorang yang melihatnya dan pada akhirnya Vani memberanikan diri untuk membongkar kedok Claire.
Beberapa hari kemudian Vani mengunjungi Negara Lare dan menemui raja mereka.
"Salam untuk sang raja dari Negara Lare kata Vani sambil menunduk dengan sopan.
"Ah jangan menunuduk jangan menunduukk." kata raja dgn sungkan.
"Baik." kata Vani.
"Ada apa sang putri yang manis dan anggun ini mengunjungi kami?" kata raja dgn ramah.
"Saya mau meluruskan suatu kesalah pahaman di keluarga anda tapi mohon maaf sebelumnya karena saya telah lancang." kata Vani sambil menunduk hormat.
"Ah iya iya, kenapa ya?" kata raja.
__ADS_1
Vani pun memberikan sebuah berkas dan memanggil seseorang.
"Hei, keluar." kata Vani.
Setelah Vani berkata seperti itu keluarlah Luchas dengan Dedrick(saksi).
Seketika sang raja pun terkejut setelah melihat Luchas.
"Anak kurang ajar!! berani sekali kau kesini!" kata raja dengan sangat emosi.
"Tenang raja, saya yang menyuruh dia kesini." kata Vani.
Raja pun langsung tenang.
"Apa maksudnya ini putri??" kata raja dengan nada sedikit emosi.
"Bisakah anda buka berkas yang saya berikan, dan tolong dengarkan penjelasan dari mereka berdua." kata Vani.
"Haahhh baiklah." kata Raja.
"A-a-apa ini?!!" kata Raja dengan raut wajah tak percaya.
"Ilustrasi dari kejadian pembunuhan istri anda." kata Vani sambil nyengir.
"Maksudnya?!" kata Raja tak percaya.
"Luchas! Dedrick! Ceritakan semuanya."kata Vani.
Luchas dan Dedrick pun bercerita tentang semua kejadian tersebut.
"Mohon maaf! saya benar benar takut dengan putri Claire, oleh karena itu saya kabur dari sini." kata Dedrick dengan ketakutan.
"Kali ini akankah ayah percaya padaku?" kata Luchas dengan senyum paksa.
__ADS_1
Raja hanya terdiam karena syok.
"Hahahaha huahhahaha lucu sekali!!! sang ayah lebih percaya pada anak angkat daripada anak kandung! hahahahah." kata Vani dengan heboh.
Luchas kebingungan karena jarang sekali Vani berekpresi seperti itu.
"A-apa itu benar?" kata raja sambil menatap Vani dengan ketakutan.
"Heehhh?? tidak percaya?? BAWA DIA MASUK!!" kata Vani memerintah pengawalnya.
DEG!!! SANG RAJA TAMBAH SYOK SETELAH PENGAWAL VANI MEMBAWA MASUK SESEORANG.
"Hei bit*h bicaralah." kata Vani.
"Sialan kau!! lepas!! lepasss!!" kata Claire.
"C-claire??" kata Luchas tidak percaya.
Wajah Claire penuh luka begitu juga dengan tubuhnya.
"Hei jala*g ku suruh kau ceritakan semua kejadian itu!" kata Vani dengan emosi.
"Aaarrgghh sialan kau Vania!!" kata Claire sambil memberontak.
"Claire!! Ceritakan semuanya!!" kata Raja.
Deg!! Baru kali ini Claire dibentak oleh papanya.
Mau tak mau Claire pun harus jujur pada papanya dan Claire pun memceritakan semua kejadian tersebut.
Raja terkejut setelah mendengar cerita dari Claire kemudian raja pergi untuk memeluk Luchas.
"M-maafkan papamu ini!" kata sang raja sambil memeluk erat tubuh Luchas.
__ADS_1
Dan pada akhirnya hubungan Luchas dengan keluarganya pun membaik dan Claire? Claire dipenjara seumur hidupnya dan diberi makan hanya 1 bulan 3 kali.