Cantik Cantik Bos Mafia

Cantik Cantik Bos Mafia
+25


__ADS_3

"D-dia!!! kenapa dia bisa lepas!!! cepat ikat dia kalau kalian tidak ingin mati." kata Cowok gak jelas itu.


"Yakin mau mengikat orang menjijikkan ini?" kata Vani suereemmm.


"B-bos dia terlalu cantik aku tidak tega mengikatnya!" kata orang orang itu.


"Dasar tidak berguna!!" kata Orang itu sambil pergi dari tempat.


Dan setelah beberapa menit orang itu kembalilagi dengan membawa senjata dan juga banyak orang.


"Cepat bawa pergi 6 anak penerus keluarga besar! kalau yang satu ini biar aku yang urus!!cepat pergi!" kata orang itu.


"Ohh jadi kau sudah merencanakan ini?" kata Vani.


"Halo tuan putri, kita bertemu lagi hahaha." kata orang itu sambil ketawa dingin.


"Oh sejak kapan kau tau kalo gue tuh tuan putri?" kata Vani.


"Sejak kau menjadi PEMBUNUH KECIL yang sangat KEJAM." kata orang itu.


"Siapa yang duluan memulai? kau pengkhianat!" kata Vani.


"Vania Dewi Anugrah Wijayanti, oh bukan Angela Salfana Permata Yuweian, putri dari kerajaan Yuweian yang telah lama hilang!" kata orang itu.

__ADS_1


"Maaf tapi sekarang aku sudah bukan lagi tuan putri dari keluarga busuk itu." kata Vani.


"Walaupun begitu didalam tubuhmu mengalir darah kerajaan Yuweian!" kata orang itu.


"Aku sudah bersusah payah menculikmu tapi kakek palsumu itu merebut dirimu dariku!!" kata orang itu lagi.


"Jadi kau yang menculikku pada saat aku berumur satu tahun. ? wah sungguh sangat menarik." kata Vani.


"Heh, sudah susah payah membunuh peneruh kerajaan tapi dihalangi! brengsek!" kata orang itu.


"Untuk apa kau mau membunuhku?" kata Vani.


"Bukan urusanmu!!" kata orang itu sambil mu menyerang Vani.


"Lai, kau harus mati ditanganku! dan juga Liu harus mati!!! kalian harus membayar perbuatan kalian kepadaku!!!" Kata Vani sambil menyerang orang itu.


"Nona Angela sangat hebat! tapi kau tidak pantas menjadi penerus keluarga kerajaan yang agung!!" kata Lai.


"Aku tidak ingin menjadi siapa siapa!!! tutup mulutmu!!!" kata Vani sambil menusuk dada Lai dengan pisau kecil cadangannya.


Pada saat itu Vani sangat marah karena orang orang Liu dan Lai menculik 6 penerus keluarga besar.


Vani pergi menyusul teman teman dan saudaranya yang disekap tapi kejadian ini membuat Vani mengingat kejadian 9 tahun yang lalu.

__ADS_1


"Kakak!!! Bertahanlah!" kata Vani sambil menangis.


Sesampainya di tempat sekapan, Vani langsung pergi membuka tali yang mengikat mereka semua.


"Vaniii, sekali lagi kamu menyelamatkan kami padahal seharusnya kami yang melindungi putri dari keluarga kerajaan." kata Rakha.


"Aku Vania Dewi Anugrah Wijayanti, Aku bukan Angela!!" kata Vani.


"Vani maaf, kami merepotkanmu lagi." kata Byan.


"Vani ini Nian apa Vani ingat sama Nian?? Apa Vani sudah lupa?" kata Nian setengah sadar.


"Va-nii makasih udah nyelametin kita, kita berhutang banyak sama elu." kata Devan kesakitan.


"Vani, ini ken keia luo, gue sangat berterima kasih." kata Ken dari keluarga Luo.


"Vani, keluarga Witanto berhutang banyak padamu." kata Kenzie.


"Vani, Devan berterima kasih." kata Devan.


"Keluarga Desta berterima kasih!" kata Syauqi.


"Sama sama." kata Vani sambil menagis.

__ADS_1


Hari itu adalah hari dimana Vani mengungkapkan isi hatinya yang paling dalam bahwa dia sangat mencintai keluarga dan teman temannya.


__ADS_2