Cantik Cantik Bos Mafia

Cantik Cantik Bos Mafia
+18


__ADS_3

Pukul 17.54 Vani pulang dari kantornya, Vani lupa kalau ada anak anak kucing nakal dirumahnya, dan pada saat Vani masuk rumah.


"Vanii pulang Vani pulaangg bangun bangun ayo minta makan." kata Rakha mengajak yang lainnya


"Uhh ngapain minta makan ke gue, makanan di kulkas ada banyak!" kata Vani.


"Gaada makanan di kulkas nyonya. Di kulkas hanya ada buah buahan dan sayuran." kata Devan.


"Itu juga kan makanan!" kata Vani.


"Kamu pikir aku perempuan yang lagi diet?" kata Rakha.


"Huufffttt ayo pergi beli makanan di supermarket!" kata Vani.


"Yeee ayo ayo ayooo,,," kata Vano.


Mereka pun berangkat pergi ke supermarket dan membeli makanan juga minuman tak lupa dengan snack favorit Vani, mereka memborong snack di supermarket.


"Uhhh kenapa membeli banyak snack? gue gabakal makan snack." kata Vani.


"Ini buat kita kok, nanti bayarnya pakai kartunya Devan!!" kata Vano.


"Gue lagi gue lagi padahal gue diem, gue kena terus." kata Devan sambil menghela nafas panjang.


"Gausah banyak basa basi cepetan bayar ke kasir gue mau ke mobil!" kata Vani.

__ADS_1


"Ziyap bozz." kata Rakha.


"Gue ikut sama Vani gue mau tidur di mobil." kata Devan smbil menguap.


"Gue juga, gue masih ngantuk." kata Venom.


"Oh oke biar gue sama Vano aja yang ngantri, tunggu kita di mobil oke." Kata Rakha.


Venom dan Devan pun pergi menuju parkiran bersama Vani. Sedangkan Rakha dan vano mengantri untuk membayar apa yang di beli tadi.


"Ahh gue ngantukk." kata Devan.


"Cihh tidor terosss, kek **** lu ntar." kata Venom.


"Bisa diem gak?! gue mau tidur!" kata Vani membentak.


"Venom! lu berisik amat sih!!" kata Devan.


"Nom, berisik!!" kata Vani.


Tapi Venom gak bangun bangun juga sampai akhirnya PLAAKKK. Vani memukul paha Venom dengan sangat kencang sampai ada tompel merah berbentuk tangan di paha Venom.


"Au au auuuuu paha gueee, pahaa guee pataahhh Vann Devann bawa gue ke rumah sakitt buruann lihat gakk niihh pataahh!!!" kata Venom kesakitan.


"Cih alay baru di pukul segitu aja udah merengek laki apa cewek sih?" kata Devan.

__ADS_1


Ditengah tengah Venom kesakitan muncul 2 orang **** yang habis ngatri lama.


"Venom nih belanjaan yang ini lu pangku ya soalnya ada telornya." kata Vano.


"Aauuu sakit paha gue!! jangan gue yang pangku!! Devan aja!!" kata Venom.


Akhirnya Devan pun mau memangku belanjaan tersebut, dan akhirnya mereka pulang.


Sesampainya di rumah Vani langsung memasak untuk 4 anak kucing itu. Dan mereka makan bersama.


"Masakan Mak lampir lagi mens enak juga ya!" kata Vano.


"Vanoo!!!!" kata Devan, Rakha, dan Venom bersamaan.


Wajah Vani langsung menghitam dan jeng jengg Vani berubah jadi iblis lagi.


"Vani? lu gapapa? jangan marah,,, lu kok sensi amat!" kata Vano.


Yang lain diam saja karena gak mau kena masalah dan patah tulang.


Akhirnya Vano peka si Vani ternyata jadi iblis lagi, Vano sudah bersiap siap untuk dihajar Vani, eh tapi Vani ternyata sudah tidur.


"Vani kenapa oyy??" kata Rakha.


***

__ADS_1


Oke banyak yang belum tau wajah Vani dari dekat bagaimana ini diaa:



__ADS_2