Cantik Cantik Bos Mafia

Cantik Cantik Bos Mafia
+63


__ADS_3

"Ngaco lu! mendingan lu jadi softboy daripada fakboy." kata Vani.


"Buset Van gue serius." kata Luchas.


"Bye gue mau urusin perusahaan gue." kata Vani.


"Eitsss jawab dulu Vannn." kata Luchas sambil menarik tangan Vani.


"Lepas gak?" kata Vani.


"Kalo ga mau?" kata Luchas.


👆contoh keadaan mereka:v


"Apa apaan lu?" kata Vani.


"Vania lu mau jadi pacar gue?" kata Luchas.


"Hah?" kata Vani.


"Mau jadi pacar gue? buat bales dendam ke Dhante?" kata Luchas dengan senyum pahit.


"Maksud lu apaan?" kata Vani.


"Huuhh jadi gini, gue tau lu suka sama Dhante tapi Dhante malah nembak cewek lain jadi supaya lu ga sakit hati mendingan lu pacaran sama gue buat bales dendam sama dia." kata Luchas dengan senyuman tulus dan polos.


Tanpa disadari Vani mulai luluh pada Luchas yang tulus itu.


"Hei napa lu mau berkorban demi gue yang suka sama orang lain?" kata Vani.


"Karena gue sayang sama elu hehe." kata Luchas.


🥺🥺🥺


Vani pun langsung memeluk erat tubuh Luchas.


"Makasih! Makasih dah hadir dalam hidup gue!" kata Vani sambil menangis.

__ADS_1


"Hehe." kata Luchas sambil memeluk balik.


"Hei tapi lu jan sok tau ya! gue ga suka sama Dhante." kata Vani.


"Hee?? masaa??" kata Luchas.


"Dih bikin kesel lu ah!" kata Vani.


"Eits eits ga kok gaakk." kata Luchas.


Mulai dari sini mereka dekat (pacaran).


***


2 hari kemudian dikelas...


BRAKK!!! Dhante datang ke kelas sambil menggebrak meja Luchas.


"Hei lu ada masalah apa sama gue?" kata Luchas.


"Lu berani banget rebut Vani!" kata Dhante.


"Luchas ayo pergi makan siang." kata Vani sambil menarik tangan Luchas.


"Heh lu betina! napa lu murahan banget jadi orang heh?!" kata Dhante sambil menarik dengan keras tanga Vani.


"MATTAA LU BUTA! DAH JELAS JELAS YANG MURAHAN ELU! NAPA GUE?!" Kata Vani sambil menampar Dhante.


"Aaahh?!! Dhante!! Hei Vani Apologize to Dhante!" kata Bryna tiba tiba datang ke kelas.


"What? apologize? Didn't i mishear? haha.(Apa? Minta maaf? Bukankah aku salah dengar?)." kata Vani.


"Hei bit*h!" bentak Bryna.


+


"Gausah belagu lu jadi orang!" kata Vani.

__ADS_1


"Huh? What is belagu?" kata Bryna.


"Makanya pake otak lo." kata Luchas sambil sentil jidat Bryna sama Dhante.


Anak anak kelas ketawa melihat itu, Dhante pun malu.


"Bryna can you let me go? (Bryna bisa kau lepaskan aku?)." kata Dhante.


"Oh okey." kata Bryna sambil. melepaskan Dhante.


Dhante pun pergi meninggalkan Bryna sendirian dikelas.


"Vani gue bakal balas dendam ke elu! Gue bakal aduin lu ke papa!" kata Bryna (pake b. inggris ye, mon maap author ga pinter pinter amat kalo bahasa inggris).


Di kantin...


"Noh makan dah gue buatin." kata Vani sambil memberikan kotak bekal.


"Widihh mantepp makasih zheyenk." kata Luchas.


"Gosah alay gue potong lidah lu." kata Vani.


"Cewek selalu benar." kata Luchas dengan nada kecil.


"Cewek emang selalu bener dimata cowok tapi lu tau ga?! cewek selalu salah dimata emak!!" kata Vani.


"Yakan lu bentar lagi jadi emak dari anak gue." kata Luchas.


"Sekolah belom kelar lu dah mikirin anak!" kata Vani.


"Ohh jadi abis lulus kalo gue lamar elu mau gitu?? yodah ntar gue cepetin lulusnya." kata Luchas.


PLAAKKK Luchas ditampol pake botol.


"Jan ngadi ngadi lu!" kata Vani.


Mereka pun jadi tontonan anak anak di kantin...

__ADS_1


*HALLO SELAMAT HARI LAHIRNYA PANCASILA YAA ❤️🤍🇮🇩


__ADS_2