
Vani bersembunyi dibalik badan Byan karena Vani ketakutan. Hawa menyeramkan itu semakin mendekat dan mendekat, Vani tambah takut, tapi tiba tiba Vani ditarik kemudian dipeluk.
"Huhuuuu Vaniii kamu kok gitu siihhh kamu kemana ajaaa anak setannn!! huhuuu padahal aku dah bawain kado buat ultah kamuu!!" Kata Nian sambil nangis terisak isak.
"Maaf kak Vani gatau, yaudah mana hadiahnya? Sini Vani mau buka." Kata Vani.
"Inii, Vani dari dulu sukaa banget sama Novel horor. Maaf Vani kakak cuma bisa kasih ini, kakak baru tau ultah kamu tuh 11 agustus dan itupun Mama barusan ngasi tau. Maaf ya Vani." Kata Nian sambil memberikan sebox buku Novel horor.
"Makasi kakak, kakak tau darimana kalo Vani suka baca Novel Horor?" Tanya Vani.
"Emm mama yang ngasi tau soalnya kata kakek Vani selalu baca Novel Horor sambil duduk duduk diteras rumah kakek." Kata Nian.
Vani tersenyum! Baru kali ini Vani tersenyum lebar. Byan dan Nian kaget tiba tiba Vani tersenyum lebar sambil meneteskan air mata.
__ADS_1
"MAKASIHH KAKAKKU TERSAYANG, UDAH INGET ULTAH VANI." Kata Vani sambil menteskan air mata bahagia.
Mereka pun berpelukan. Hingga akhirnya bel berbunyi. Vani mengelap wajahnya yang penuh air mata dan pergi membawa kado dari kakaknya itu. Pada saat perjalanan Vani tergesa gesa hingga akhirnya "BRUKKK" Vani terjatuh karena menabrak orang. Vani pun segera membereskan barang barangnya yang jatuh dan juga ditolongi oleh yang menabrak.
"Terima Kasih!" Ucap Vani terburu buru.
"Dek dekk tunggu duluu ini ada yang ketinggalan!!" Teriak orang itu.
Vani tidak mendengar orang itu, kemudian orang itupun masuk ke kelas 3.A dan melihat buku tersebut. Di buku tersebut tertulis nama lengkap Vani dan kelas berapa Vani.
Istirahat kedua pun tiba, orang itu pergi mencari Vani dikelasnya. Sementara itu Vani sedang merapikan buku bukunya dan ia baru ingat kata Nian dia memberikan Vani 25 buku tetapi mengapa hanya ada 24 buku, Vani mengecek ulang dan benar saja hanya ada 24 buku, tiba tiba ada seseorang tinggi tampan dan rapi memberikan Vani buku dan setelah Vani cek ternya itu memang bukunya.
"Terima kasih tapi buku gw kok ada di lu?" Tanya Vani dingin.
__ADS_1
"Eh, sorryy tadi buku lu ketinggalan pas lu jatoh jadi gue ambil, sorry ya." Kata Orang itu sambil mesem.
"O, ya makasi." Jawab Vani dingin + galak.
"Oh ya nama lu siapa? Kalo gw Candra Zulvana Desta." Kata Candra.
"O, ya gue Vani Dewi Anugrah Wijayanti. Salam kenal buat keluarga Desta." Kata Vani Dinginn sedingin es batu kutub selatan.
"Lu keluarga Wijaya bukan?" Tanya Candra.
"Kalo bukan gimana? dah makasi udah bawain buku gue. Maaf gue ada urusan, gue pergi dulu." Kata Vani.
"Oh oke." Kata Candra.
__ADS_1
Wahh gilaaa udah cantik, cool, pinter, ga murahan. Idaman ini mah. Kata Candra dalam hati.
Setelah berbicara pada Candra, Vani langsung pergi menuju kantin karena dia sudah sangat lapar, tapi dikantin dia merasa banyak sekali orang yang memandangi dia tapi Vani cuek saja dia tetap berjalan pergi membeli bakso. Pada saat Vani sudah membeli bakso kemudian pergi duduk tiba tiba segerombolan laki laki datang untuk makan bersama Vani. Seketika Vani kaget kemydian pergi beranjak dari situ, kemudian ada seseorang yang menarik Vani kedalam pelukannya.