
Malam harii,malam yang paling buruk bagi Adenra yang melihat kedua manusia yang sangat amat berharga baginya,siapa lagi kalau bukan Kenzo-sang ayah,dan Faii'azka-kakanya. Di mansion Kenzo dan Cello akan segera di kuburkan. Hendra yang melihat Adenra merasa sangat kasihan.pasalnya Adenra sekarang hanya tinggal sendirian,bibi dan paman entah di mana Adenra pun tak tau.
Selesai penguburan mayat Kenzo nan Cello. Adenra pulang kembali ke Mansion karena penguburan tersebut di lakukan di malam hari.
Adenra sempat berpikir siapa yang akan menemaninya dia sudah tidak punya siapa-siapa lagi,haruskah dia juga menyusul kenzo-azka? Adenra berjalan dengan tatapan kosong tanpa memperdulikan maid-maid dan bodyguard yang menyapanya.
Sesampai di kamar. Adenra menghambur semua barang yang ada di kamar nya, bodyguard tidak bisa melakukan apa-apa.
Brakkkk
Prangggg
Segala apapun yg di kamar tersebut Adenra sudah membanting nya tidak perduli banyak pecahan di lantai bahkan pecahan kaca mengenai kakinya.
'awsss'
Adenra tidak perduli dengan kakinya yang banyak mengeluarkan darah. Karena sudah larut malam Adenra merasa matanya sudah berat Dy pun tertidur di lantai tanpa menggunakan bantal atau selimut.
Kini Adenra sedang berada diruangan tempatnya rawat., dimana Adenra sudah terbaring koma selama empat tahun lebih kurangnya.
Adenra adalah seorang kakak yang terlahir kembar dengan Angelicha . Meskipun kembar, mereka masih memiliki perbedaan yang terletak di netra mereka. Jika Angelicha memiliki netra biru kelam, maka Adenra memiliki netra hitam yang kelam.
"Sa ... Aku sudah menemukan keberadaan b******n Dion. Jadi cepatlah sadar dan balas kan dendam-mu." kata Angelicha pada Adenra yang terbaring lemah ditempatnya.
Lalu, sebulir cairan keluar dari mata indahnya dan jatuh membasahi pipi mulusnya. Dania dan Joy yang mengerti akan kesedihan Angelicha pun mencoba untuk menyemangati dan menghibur Angelicha.
***
Pagii sudah menampakan hari walau tidak ada matahari bersinar sepertinya akan turun hujan. Adenra sekarang berada di balkon sejak tadi saat di bangun belum menyentuh sarapannya.
Flashback on
Adenra yang masih terlelap dengan tidur nya dengan keadaan berantakan,tidak ada maid ataupun bodyguard yang berani membangunkannya. Tapii ada pula yang khawatir akan keadaan Adenra. Salah satu maid pun bergegas untuk mengantarkan makanan ke kamar Adenra betapa terkejutnya maid itu melihat kamar Adenra seperti kapal pecah.
"Astaga!!"teriak maid tersebut membuat Adenra terkejut dan bangun, menatap maid itu dengan tatapan tak bersahabat.
"Ekhmm..maaf nona saya hanya ingin mengantarkan makanan untuk anda"ucap maid itu dengan takut.
"Hm kau simpan saja di nakas itu"ucap Adenra datar
__ADS_1
"Baik nona,,apa ada perlu lain yang bisa saya bantu"tanya maid~Evii
"Tidak,pergilah"
"Baik nona,kalau begitu saya permisi"ucap Evii
Flashback off
~~
Harii sudah menjelang sore. Adenraberpikir untuk keluar dari Mansion untuk mencari angin, sopir ingin mengantarnya namun Adenra menolak katanya dia ingin berjalan kaki saja.
Di perjalanan Adenra hanya ada tatapan kosong dia tidak perduli dengan orang yang menatapnya aneh. Adenra sudah kehilangan arah entah dia sekarang ada di mana. Dia melihat dia sedang di jembatan entah ini di mana tadi di melihat ada sungai di bawahnya. Dia berfikir akan bunuh diri,karena dia tidak ingin matii dengan secara sadis,,sudah pasti dia akan di bunuh karena dia ada putrii dari seorang mafia yaitu Kenzo.
Adenra sudah berdiri di perpagaran besi dengan ukuran besar sudah saat nya dia untuk mengakhiri hidupnya. Saat dia melompat ke bawah dengan mata tertutup ada seseorang di bawahnya yang memeluknya erat Adenra terkejut saat membuka matanya mereka berdua pun terjatuh bersama ke dalam sungai tersebut dan-
Saat mereka jatuh bersama ke dalam sungai yang kedalamannya agak dalam orang tersebut tetap memeluk Adenra.
Adenra sudah pasrah jika dia mati di dalam sungai ini. Alangkah terkejutnya dia melihat pria tersebut memberi dia nafas buatan dia dalam laut (bayangkan saja ). Adenra mendorong pria tersebut bisa bisanya dia merebut first kiss nya walau keadaan untuk membuat Adenra tetap hidup. ADENRA langsung mendorong tubuhnya menjauh tersebut membuat pelukan terlepas Adenra pun kehilangan kesadaran diri di dalam sungai tersebut.pria tersebut langsung menarik tangan Adenra membawanya kegendongan nya, dan langsung membawa ke tepi sungai dan membaringkan tubuh Adenra di perumputan. Pria tersebut bingung apa yang harus dia lakukan?sepertinya dia harus memberi nafas buatan lagi?ah mungkin iya.saat Dia ingin memberi nafas buatan untuk Adenra, Adenra pun sadar dan mendorong wajah pria yang tengah menutup mata yang ingin menyentuh bibir Adenra lagii.
Brukkk
"Lo gapapa kan"tanya pria itu dengan wajah khawatir.
"siapa Lo?"tanya Adenra dengan wajah menyelidiki.
"Mahesa"ucapnya santuyy
Yapss itu adalah -Mahesaputra adijaya
Pria ganteng badan atletis hidung mancung rahang tegas bibir tipis alis tebal bak dewa banyak wanita menyukai nya tapi tidak dengan Adenra.
Adenra tidak menjawab pria tersebut memilih untuk pergi dari tepi sungai saat beberapa langkah turun hujan yang sangat deras Adenra merasa tubuhnya menggigil tapii dia tidak perduli dia harus pulang ke Mansion saat beberapa langkah tangannya di tarik oleh seseorang yah siapa lagi kalau bukan Mahesa?
Mahesa membawa Adenra kedekapannya, Adenra ingin memberontak tapi badannya di kunci dengan pelukan hangat dari Mahesa.
Mahesa membawanya kebawah pohon tidak perduli dengan Adenra sedang berteriak dan memberontak.
***
__ADS_1
Beda halnya dengan kembaran Angelicha yang akan dinner dengan sang suami. Angelicha kini mempunyai anak bersama Revandra seorang putra diberikan nama Devano Mahavandra, sedangkan anaknya Adenra seorang putra diberikan nama Marcelo de Enzo yang berbeda beberapa bulan saja.
Malam pun tiba, kini R3vandra sedang bersiap-siap untuk menjemput Angelicha. Karena ada janji yang harus ditepati nya.
"Wihhh ... Ganteng banget bang, mau kemana?" tanya Veer yang bersender diambam pintu.
Yap, Revandra adalah kakak lelakinya Veer yang memiliki keterbalikan sifat dengan Veer yang bobrok.
"Rada-radanya ada yang pengen diner nih." goda Veer yang mendapat tatapan tajam dari Revandra.
"Kalau Abang natapnya gitu, berarti bener dong Abang mau dinner. Ya kan Bang?" kata Veer yang berjalan dan kemudian duduk dipinggir king size milik Revandra
Revandra hanya menatapnya malas dan berdehem saja.
"Serius Bang?"
"Emm,"
"Terimakasih ya Tuhan, engkau sudah memberikan Abang hamba seorang kekasih." kata Veer yang mendapat jitakan dari Revandra
"Sakit bego " ringis Veer yang mendapat satu jitakan lagi dari Revandra.
"Makanya, kalau ngomong harus lebih sopan pada yang lebih tua." kata Revandra yang menatap intens adiknya itu.
"Emangnya salah kalau aku bulan Abang ada kekasih?"
"Enggak sih. Udah lh, Abang gak ada banyak waktu buat ngeladeni kamu." kata Revandra.
" Bukan Kekasih tapi istri kecilku!!"
" Whaaaat???" Ver melongo.
Revandra yang melihat jam tangannya dan kemudian berlalu kebawah untuk mengambil mobil sport miliknya yang berwarna gold.
THE END
👋🙋Haii readers
🙏💕Terimakasih sudah selalu membaca novelku, terimakasih atas dukungan nya dan komwelnya.
__ADS_1