CEO DINGIN & Istri Kesayangan

CEO DINGIN & Istri Kesayangan
Eps. 08.GAUN NYA CANTIK


__ADS_3

Sesuai dengan permintaan sekaligus perintah sang bos agar jadwalnya siang ini di kosongkan, padahal dirinya harus bertemu dengan klien penting dari luar kota harus di cancel. Setelah, Rayna mencoba membujuk klien tersebut berkali-kali dan kerap kali mendapat penolakan dan ancaman dari sang klien tersebut akhirnya, beliau mau mengubah jadwal pertemuan dengan bosnya.


Dari situlah Rayna bisa bernafas lega, karna usahanya untuk membujuk klien tersebut akhirnya membuahkan hasil.


Dan di sinilah mereka berdua--Keanu dan Rayna tengah berdiri di depan butik ternama yang ada di ibukota jakarta saat ini. Setelah turun dari mobil, Rayna memandangi butik tersebut dengan lekat, pasalnya ini adalah butik yang paling bagus kualitasnya dan pastinya harganya tidak main-main apalagi untuk sebuah gaun pengantin.


Keanu menepuk pelan pundak Rayna, membuat sang empunya tersadar dari lamunan nya dan menoleh kearah samping kanan nya dan mendapati Keanu sedang berdiri dengan tampang datar tanpa ekspresi.


"Ayo masuk!" ucapnya yang terdengar seperti perintah.


Tak membuang waktu lama, kini Rayna melangkahkan kakinya memasuki butik tersebut dengan mengekor dibelakang sang bos--Keanu yang berjalan lebih dulu.


Sesampainya di dalam, mereka berdua segera disambut dengan ramah oleh pegawai butik dan mempersilahkan mereka berdua untuk segera masuk.


"Ma," panggil Keanu saat mendapati sang mama yang tengah mengobrol dengan Diana--mama Rayna dan wanita setengah paruh baya dengan penampilan yang sangat modis yang ia yakini pemilik butik tersebut.


"Eh kalian udah datang," seru Luna mengahampiri Keanu dan Rayna . "Mama kira kamu gak bisa dateng Kean, kerjaan kamu gimana? Gak papa kalo ditinggal?" tanya Luna sedikit merasa bersalah karna menyuruh putranya meninggalkan pekerjaan nya dikantor.


"Iya, kerjaan Keanu gak papa kok ma udah ada yang handle di kantor," jawab Keanu membuat hati Luna sedikit melega.


"Lho, mama Juga disini?" tanya Rayna pada Diana.


"Iya Rayna , tadi Luna yang ngajak mama kesini buat bantu milih bajunya," jawab Mama Diana dan Rayna hanya mengangguk-anggukan kepala tanda mengerti.


"Oh iya, kenalin ini tante Sera teman mama sekaligus pemilik butik ini," jelas Luna memperkenalkan Sera kepada Rayna dan Keanu.


"Saya Sera pemilik butik ini," ucap Sera memperkenalkan diri sembari menjulurkan tangan nya untuk berjabat tangan dengan Keanu, dan diterima dengan senang hati.


"Keanu," jawab lelaki itu kemudian Sera beralih menjabat tangan wanita disebelahnya.

__ADS_1


"Rayna tante," jawab Rayna menjabat tangan wanita yang disebut sebagai pemilik butik tersebut.


"Wah kalian berdua itu cocok banget loh, cantik sama ganteng gini jadi gemes deh tante pasangan serasi lah pokoknya," puji Sera hiperbola. Sedangkan yang di puji seperti itu malah jadi kikuk sendiri, Rayna lah tersangkanya pasalnya Keanu hanya menampilkan wajah tanpa ekspresi. Datar.


"Jelas dong Ser, mereka emang cocok pake banget," balas Luna cepat. "Yaudah sekarang kita mulai pilih gaun nya aja yuk," ajaknya.


"Mari, saya akan tunjuk 'kan beberapa koleksi gaun pengantin yang paling bagus disini," ucap Sera mengajak mereka semua melihat gaun.


***


Rayna menghela nafas lelah sudah lima kali ia mencoba gaun-gaun pengantin tetapi respon dari kedua orang tua itu--Diana dan Luna selalu saja geleng kepala yang artinya mereka tidak setuju. Sedangkan, Keanu jangan tanyakan dia, mungkin dirinya juga merasa jengah dengan semua ini. Pasalnya dia juga disuruh mencoba beberapa tuxedo dan hasilnya pun sama tidak ada yang setuju.


Jika Diana setuju Luna tidak, dan juga sebaliknya begitu terus sampai entahlah. Ini sebenernya yang nikah siapa sih? Kok para ibu-ibu ini yang repot. Pikir Rayna jengah oleh keduanya.


"Ser, coba mana koleksi gaun kamu lagi yang lain," pinta Luna pada Sera.


Sera menghela nafas kemudian menyuruh pegawainya mengambilkan beberapa gaun lagi. Apakah Rayna harus mencoba semua itu lagi? Oh tidak, rasanya ia sudah sangat lelah dan jengah.


Ditengah perdebatan Sera, Luna dan juga Diana . Rayna mengedarkan pandangan nya melihat sekeliling butik, dan pandangan matanya berhenti pada sebuah gaun cantik berwarna putih dengan bordiran bunga di sekeliling pingang gaun tersebut, gaun yang tidak terdapat banyak hiasan atau payet itu menarik perhatian nya. Gaun yang terlihat elegan namun terkesan mewah.


Rayna melangkah mendekati gaun yang terpasang di manekin tersebut kemudian, melihat gaun tersebut dengan teliti. Saat tangan nya ingin memegang gaun tersebut ada tangan kekar yang lebih dulu memegangnya. Refleks Rayna menoleh dan mendapati Keanu sedang menatapnya lekat lalu melepas pegangan nya.


"Pilihan kalian berdua sangat bagus, itu gaun yang elegan tapi tetap mewah," ucapan seseorang membuat Rayna kaget sontak memutuskan kontak mata dengan Keanu dan menoleh ke arah sumber suara tersebut.


"Eh tante Sera," ujar Rayna kikuk. Sedangkan yang wanita tersebut tersenyum sumringah.


"MAS sama mbaknya tuh emang jodoh, sampe gaun aja pilihan nya sama gitu," ucap salah seorang pegawai perempuan yang diyakini mungkin berumur sekitar 24-25 tahun.


"Yaudah, langsung dicoba saja Han," ujar Mayang yang baru sampai di tempat Rayna dan yang lain nya berada. Sedangkan Rayna hanya manggut-manggut patuh dan segera berjalan masuk ke dalam salah satu ruang ganti untuk mencoba gaun tersebut dibantu oleh pegawai perempuan tadi.

__ADS_1


Setelah beberapa saat akhirnya Rayna keluar dari ruang ganti, sudah memakai gaun yang ia pilih--ralat ia dan Keanu pilih tadi. Membuat semua pasang mata yang ada di sana menatapnya dengan sorot kagum termasuk Keanu.


"Yaampun sayang kamu cantik banget pake gaun itu," kagum Mama Diana.


"Iya pilihan kalian berdua bagus, pas di badan kamu," timpal Luna. "Kita berdua setuju kamu pake gaun itu," lanjutnya.


Ditengah Luna dan Diana yang sibuk memuji Rayna, pandangan mata Rayna bertemu dengan sosok lelaki tampan yang sebentar lagi akan menjadi suaminya itu yang juga tengah menatapnya. Buru-buru Rayna mengalihkan pandangan nya menghindari tatapan tajam Keanu yang sulit diartikan.


Rayna sudah kembali berganti baju menjadi semula, gaun yang ia coba sudah dibungkus bersama dengan tuxedonya yang sepasang. Ngomong-ngomong tadi Keanu juga udah nyoba tuxedonya dan dia tu masya allah gantengnya asli, sampai Rayna itu menganga lihatnya. Tapi, ya itu galak dan sikap cueknya itu loh yang bikin kesel jadi ketampanan nya ketutupan. Kalau kata Rayna sih ya.


Menunggu mama dan calon ibu mertuanya, Rayna memutuskan untuk duduk disalah satu kursi yang ditempati Keanu. Belum sempat Rayna duduk pemuda itu bangkit dari duduknya kemudian berjalan menghampiri Rayna dan membisik -bisik kan sesuatu.


"Cantik," bisiknya pelan dengan suara berat khasnya tepat ditelinga Rayna , membuatnya sedikit merinding karna hembusan nafas pemuda itu terasa begitu jelas menerpa wajah sampingnya.


"Ha-hah?" ucap Rayna refleks.


"Yang tadi," ucap Keanu sontak membuat rona merah di pipi Rayna terlihat sangat kentara. Membuat gadis itu kikuk setengah hidup.


"Gaun nya cantik," lanjutnya kemudian melangkahkan kaki meninggalkan Rayna yang raut wajahnya berubah masam.


"Sialan!" umpat gadis itu kesal yang masih bisa di dengar oleh Keanu, sudah dibuat baper di bilang cantik eh ternyata yang di bilang cantik gaun nya.


👋Haii readers,


Semoga suka dengan ceritanya,


Happy reading dan nice day.


Tinggalkan like dan koment bawelnya

__ADS_1


SEE YOU🥰🥰🥰🥰💫


__ADS_2