
Mereka membuang muka dan Rayna pun turun dari pangkuan suaminya, tapi Keanu mengeratkan, "Cih, kau mengganggu saja. " ucap Keanu.
Kedatangan teman sekaligus assisten nya itu mengganggu kebahagiaan dua pengantin baru.
"Ini semua perlu kamu tanda tangani, " ucap Ronald kepada bosnya Keanu, dan melirik kearah Rayna yg memalingkan wajahnya dan menunduk.
"Ini udah semua, kau pergilah mau aku pecat . " ancam Keanu pada asisten Ronald, Ronald pun berlalu pergi melambaikan tangannya.
Rayna pun berusaha melepaskan dari pangkuan suaminya, dan pergi ke kamar.
Malam 🌙⏰💤💤Hari nya mereka makan malam bersama dengan tenang.
"Kamu mau mandi duluan atau aku yang duluan?" tanya Rayna setelah mereka sampai di kamar.
"Kenapa gak mandi berdua aja? Hemat air, hemat waktu juga," ucap Keanu tanpa beban dosa.
"Jangan macam-macam!" sahut Rayna dengan memasang wajah galak yang gak ada galak-galaknya sama sekali di mata Keanu.
"Gak macam-macam, Sayang, mandi doang," kilah Keanu membuat wajah Rayna bersemu mendengar panggilan sayang dari Keanu.
"Atau jangan-jangan kamu yang sedang berpikir macam-macam?" tanya Keanu. penuh selidik dengan memicingkan matanya. "Kamu membayangkan suasana hangat di bawah guyuran air shower, ya kan?" imbuhnya menggoda Rayna.
"Eng-enggak," sahut Rayna terbata dengan wajahnya yang semakin memerah
Jujur saja, dia memang sempat berpikir macam-macam tadi. Bagaimana pun ini kan malam pernikahan mereka, ia juga khawatir Keanu akan meminta haknya secepat ini.
"Kalau enggak kenapa wajahmu memerah begitu?" tanya Keanu mendekatkan wajahnya ke wajah Rayna
"Gak papa," ketus Rayna . "Udah, pergi sana mandi!" usir Rayna mengibaskan tangannya di depan Keanu lalu menutup dan menekan pipinya dengan kedua tangannya hingga membuat bibirnya maju ke depan dan hal itu sukses membuat Keanu tergoda.
Tiba-tiba saja Keanu mendaratkan bibirnya dengan sempurna di atas bibir Rayna hingga membuat istrinya itu melotot, tetapi Rayna tidak menolak juga membalas perbuatan Keanu , dengan debaran jantung yang tak menentu.
Tidak mendapat penolakan dari istrinya, Keanu langsung memagut bibir istrinya mengikuti debaran jantungnya yang menjadi melody indah di suasana romantis saat ini.
__ADS_1
Keanu baru berhenti memangut bibir Rayna ketika istrinya itu memukul dadanya, "Kamu mau membunuhku, ya?!" ketus Rayna dengan nafas yang terengah-engah.
"Mana mungkin aku mau membunuhmu, Sayang. Malam yang indah dan penuh gelora aja belum kita lalui, masa aku mau membunuh istriku," sahut Keanu tanpa memikirkan ucapannya yang membuat Rayna memerah.
"Apa kamu akan membunuhku setelah melewati malam itu?" tanya Rayna malu-malu.
Dari ucapan suaminya itu, Rayna menarik kesimpulan, suaminya belum melewati malam yang indah bersamanya untuk itu ia tidak dibunuh.
Mana mungkin, Sayang. Sudahlah, jangan berpikir yang bukan-bukan," ucap Keanu mengacak rambut Rayna membuat istrinya mendelik kesal. "Jangan mencebikkan bibir mu seperti itu, jika tak ingin aku kembali melahap bibirmu itu," ancam Keanu dan seketika Rayna langsung menutup rapat bibirnya.
Keanu hanya terkekeh pelan melihat tingkah menggemaskan sang istri, jika tak mengingat janjinya pada Rayna , mungkin saat ini Arjun akan memakan istrinya itu untuk menuntaskan hasratnya alih-alih harus mandi air dingin.
"Huft," Keanu menghela nafasnya lalu beranjak meninggalkan istrinya dan pergi ke kamar mandi.
Rayna pun mendesah lega ketika melihat suaminya masuk ke kamar mandi, ia memegang dadanya merasa kinerja jantungnya tidak normal karena pompaan nya berpacu begitu cepat.
Gemercik air dari kamar mandi sudah tak terdengar berganti dengan gemuruh di dada Rayna. Dia begitu deg-degan karena ini merupakan kedua kali dirinya berada satu ruangan dengan lelaki, selain ayahnya . Dan lebih parahnya lagi, lelaki yang ada di kamarnya saat ini adalah lelaki yang menjadi suami yang di jodohkan ayahnya.
"Hei, apa yang kau lakukan?!" pekik Rayna menutup matanya.
Apa yang kulakukan?" tanya Keanu dengan herannya. "Kamu tidak lihat aku baru selesai mandi?" imbuhnya.
"Aku juga tau kau baru selesai mandi, tapi bisakah kau tidak keluar hanya dengan handuk begitu?" ketus Rayna masih menutup matanya dengan jemari tangannya.
"Bajuku ada di lemari " sahut Keanu berjalan menuju kearah walk in closed.
"Hei, mau apa kau?! Pakai bajumu di kamar mandi!" pekik Rayna lagi
"Bisakah, kamu tidak berteriak? Lama-lama aku bisa tuli tinggal bersamamu jika begini," gerutu Keanu langsung menuju ke kamar mandi.
Keanu keluar dari kamar mandi dengan pakaian santai nya mendekat ke arah Rayna -istrinya yang berbaring di atas ranjang memunggunginya dengan gusar.
Perlahan Keanu berbaring di samping guling yang Rayna letakkan di bagian tengah kasur sebagai sekat untuk mereka berdua.
__ADS_1
Merasakan pergerakan di sebelahnya, membuat Rayna semakin gelisah dan takut. Dia merapatkan selimut ke tubuh dan menutupi hingga batas lehernya.
"Tidurlah, aku tidak akan mengganggumu," ujar Keanu berbaring miring menghadap Rayna , lalu mengangkat sedikit tubuhnya dengan menopang pada sikunya dan kemudian mencium kening Rayna.
Setelah itu, Keanu langsung membalikkan tubuhnya membelakangi Rayna agar istrinya itu tidak merasa gelisah lagi.
Sejak awal, Keanu bisa merasakan kegelisahan Rayna , makanya dia berkata seperti itu, berharap Rayna bisa merasa nyaman sekamar dengannya yang sudah sah menjadi suami wanita itu meskipun baru beberapa hari mereka berkenalan.
Rayna membuka matanya lebar, begitu terkejut mendapatkan ciuman singkat dari lelaki yang sudah resmi menjadi suaminya. Dilihatnya, Keanu tengah membelakanginya dengan nafas yang terdengar sudah teratur, membuat Rayna bisa bernafas lega hingga akhirnya dia pun menyusul Keanu menjelajahi alam mimpi bersama.
Di 🌄🙋pagii ☀harinya
Sinar mentari pagi yang masuk melalu celah gorden, membangunkan Rayna dari mimpi indah dan kenyamanannya saat ini.
Rayna terkesiap saat membuka mata, dia mendapati dirinya berada di dalam pelukan seorang lelaki. Ingin sekali rasanya ia berteriak, tetapi sebisa mungkin ia tahan agar tak membuat keributan di pagi hari.
Rayna mengedipkan matanya berkali-kali mencoba mengumpulkan seluruh nyawa dan ingatannya. "Huh," lenguh Rayna .
menghembuskan nafas leganya saat mengingat dan menyadari lelaki yang tengah memeluknya saat ini adalah Keanu -suaminya sendiri.
Namun, karena itu jugalah jantungnya berpacu lebih cepat dari biasanya. Perlahan Rayna mencoba melepaskan tangan Keanu yang membelit tubuhnya dengan sempurna.
"Diamlah, jangan banyak bergerak!" gumam Keanu masih terpejam dan merapatkan serta mengeratkan pelukannya pada tubuh Rayna.
"Lepas!" balas Rayna. masih mencoba melepaskan diri.
"Diam! Atau kau akan membangunkan yang seharusnya tidak bangun," Keanu masih bergumam.
👋Haii readers,
Semoga suka dengan ceritaku.
Tinggalkan jejak dan koment bawelnya.
__ADS_1
See you🥰🥰🥰