CEO DINGIN & Istri Kesayangan

CEO DINGIN & Istri Kesayangan
Eps .45. DI TINGGALKAN KEANU PERGI KE PARIS


__ADS_3

Kalian tau bagaimana keadaan Keanu setelah kejadian hamster-hamster, itu? Pastinya dia selalu memasang wajah dongkol, untungnya tidak ada kejadian yang seperti di pikirannya.


"Hamster sebanyak itu, mau kamu apakan Rayna ? Dari tadi itu terus yang kamu urusin, Mas yang kamu cuekin!" rajuknya, pasalnya sedari tadi setelah sampai di rumah mereka. Rayna cuma sibuk dengan sang hamster, tanpa mempedulikan wajah dongkol sang suami.


Rayna mendengus, sudah jengah dengan celotehan dari suaminya, yang cuma terdiri dari hamster-hamster, dan hamster terus.


"Cuma tiga, masa dibilang banyak."


"Itu semua, siapa yang mau ngursin? Mas, enggak ngisinin kamu dekat-dekat terus sama tikus itu, bulu-bulunya nanti enggak baik buat kamu," ucap Keanu lagi.


"Tikus mulu, ini hamster Mas. Dari mananya coba, Mas nyebutnya tikus!"


"Ya itu, sama aja. Siapa coba yang bakal ngurusin?" tanya Keanu lagi.


"Mas, 'kan ada," jawab Rayna sekena-kenanya. Membuat pak Keanu melotot dan menganga seketika, bukankah dari awal sudah terucap pernjanjian kalau, dirinya tidak akan ikut campur atau turun tangan dengan masalah tikus eh, hamsternya Rayna ?


"Dih, mukanya santaiin aja kalee," sindir Rayna Keanu cuma bisa berdecak.


"Mas serius, Rayna ! Siapa yang bakal ngurusin?"


"Ya Rayna aja, sih. Gitu aja ribet," ucap Rayna masih sibuk memperhatikan hamster yang baru dibelinya itu.


Nah, kenapa Rayna beli hamster lagi? Jawabannya, karena ... si ceil dah 'dead' alias 'koid.' Hmm, turut berduka cita.


"Hey-hey, Mas udah bilang kalau, enggak ngisinin kamu ngurusin tikus itu terus!" ucap Keanu sambil mencebikkan bibirnya.


"Hey-hey, berapa kali Rayna bilang kalau ini, hamster bukan tikus, Bapak Revonusa!" balas Rayna ikutan mencebik.


"Kamu manggil Mas, apa barusan?!"


"R-e-v-o-n-u-s-a!" jawab Rayna dengan mengejanya.


"Kamu ganti nama, Mas?! Cuma gara-gara, tikus itu?!"


"Ya Tuhan, Revonusa! Ini hamster, bukan tikus! Bedain bisa, 'kan?"


"Enggak bisa Oreyo! Lagian itu enggak ada bedanya," balas Keanu tak mau kalah atau mengalah, bahkan telah mengganti nama istrinya. Dari Rayna menjadi O-reyo.


"Nama saya kenapa diganti juga, Revonusa?!"


"Kamu juga ganti nama saya, Oreyo!"


Dahlah.


Tinggalin aja mereka, entar juga berenti sendiri kalau dah capek.


Sesudah berantem dengan istri Keanu pergi ke kamar sementara Rayna masih berada dengan hamster nya.


Tak lama 10 menit Rayna masuk ke dalam kamar untuk beristirahat siang ini, karena sorenya mau chek up ke dokter obygin bersama Keanu.


Rayna pergi ke kamar mandi , berganti pakaian dan membaringkan tubuh nya di sebelah suaminya Keanu. Mereka berdua pun terlelep dengan tidurnya.


Sore hari nya Rayna sudah terbangun dan mendapati suami nya tidak ada di sebelah nya. Rayna pun pergi ke bawah mencari suaminya, ternyata Keanu sedang menyuruh sopir menyiapkan mobilnya.


" Sayang, cepat mandi kita akan pergi ke dokter kandungan. " perintah Keanu.


" Baiklah " jawab Rayna pasrah.


Setelah mandi dan berganti pakaian Rayna menghampiri suaminya dan mereka pun pergi ke dokter kandungan.


Check up, ya saat ini mereka sedang dalam perjalanan ke rumah sakit. Akan menemui dokter Tifani, untuk check up kehamilan Rayna , sekaligus akan melakukan USG.


Sesampainya di rumah sakit, Keanu menggandeng tangan Rayna membawanya berjalan, menaiki lift, hingga ke ruangan dokter Tifani.


"Selamat sore, calon Ayah dan Ibu," sapa dokter Tifani.


"Sore juga, Dok," balas mereka berdua.


"Bagaimana keadaannya, sehat?"


"Alhamdulillah, sehat Dok."


"Bapak duduk dulu, saya akan periksa ibunya dulu," ucap dokter Tifani.


"Baik, Dok. Emm, bisa USGin Dok? Saya mau lihat, bayinya kembar atau enggak?" tanya Keanu agak kikuk.


"Bisa, Pak. Sebenarnya dari awal USG, saya memang menemukan yang agak ganjil. Tapi saat itu masih dua minggu, jadi tidak terlalu kelihatan. Baiklah, Ibu bisa naik berbaring ke situ."


Seperti sebelumnya, selesai memeriksa keadaannya, dokter Tifani memulai mengolesi gel dan menekan alat USG ke perut Rayna dengan mata yang melirik-lirik ke layar monitornya.


"Nah, bisa kita lihat di sini Bu, Pak."


Dilihatnya layar monitor itu, di sana terlihat seperti dua janin.


"Benar kembar, Dok?" tanya Rayna sedangkan Keanu senyum-senyum seperti orang aneh.


"Betul, Bu."


Singkatnya saja ....


Sekarang mereka dalam perjalanan pulang ke rumah, sedari tadi Keanu senyum dan senyum, tanpa mempedulikan tatapan aneh, dari Rayna


"Hay semua, apa kabar? Wah, udah lama nih gue enggak live Ig." Dan bukan Rayna namanya, kalau tidak pernah punya niat jahil. Sekarangpun, dia sedang siarang live instagramnya. Hoho, jangan lupakan kalau wajah suaminya yang sedang tersenyum, dia ikut sertakan.


Baru sepuluh detik, sudah ada beberapa yang bergabung, melihat siaran langsung Rayna. Dan ikut menyertakan komenanan bawel sama rempong nya.


'Mukanya pak Keanu deketin lagi, dong.'


'Bujubusyet, itu pak Keanu senyum, 'kah?'


'Demi apa?! Pak Keanu senyum?!'


'Ganteng parah!'


"Iya, kalian enggak salah lihat. Emang dia senyum, dari tadi senyum mulu. Udah persis orang rada, aneh," ucap Rayna seenaknya.

__ADS_1


'Ganteng gitu lo bilang, aneh.'


'Masa suami sendiri di bilang aneh, Rayna ! .'


Sedangkan Keanu yang sadar tengah menjadi topik pembicaraan, langsung melirik ke arah Rayna , seketika dia langsung menghentikan senyumnya, kembali memasang wajah jutek, judes, datar, dingin, dan lain sebagainya.


'Yah, suruh senyum lagi dong, Ra .'


'Masih belum puaaaaas gue!'


'Senyum lagi dong, Pak.'


"Senyum lagi katanya tuh," ledek Rayna sambil cekikikan.


"Kebiasaan, kamu Rayna ," ucap Keanu sambil berdecak, dan cuma ditanggapi kekehan Rayna .


"Haha, Mas yang dari tadi senyum-senyum persis orang aneh. Aku dicuekin," kata Rayna. dengan wajah cemberut di akhir kalimatnya.


"Namanya orang senang, gimana dong?"


"Ya-ya, senang pun enggak usah segitunya juga."


"Hemm." Cuma begitu balasan Keanu dan kembali fokus menyetir tanpa berbicara apa-apa.


Setelah itu juga, Rayna mengakhiri siaran langsungnya, dan kembali diam juga.


Tak terasa kini langit sudah menggelap hari sudah hampir malam dua orang tengah menaiki mobil nya dan melaju membelah jalanan malam ini.


Mereka adalah Rayna dan Keanu . Setelah tadi mereka puas dengan kegiatan nya sore tadi dari dokter kandungan dan makan malam di restoran kini mereka berdua akan menuju kembali ke rumah nya.


" Sayang besok aku akan pergi ke Paris? "ucap Keanu.


" Hmm, berapa hari disana mas? " tanya Rayna.


" Seminggu. "jawab Keanu.


" kamu besok jam berapa berangkatnya?" Tanya Rayna


"Pagi," balas Keanu


"Boleh aku ikut untuk mengantarkan mu?"


"Boleh jika kau mau," ucap Keanu


"Aku mau," balas Rayna dengan muka sedinya.


" Sayang, kamu boleh tinggal sama mama dulu, kalo kerjaanku lama, nanti kamu boleh nyusul di antar sama assisten ku yang wanita. " ucap Keanu dan Rayna pun mengangguk.


Huh sebenernya didalam hati Rayna sungguh tidak rela jika Keanu pergi ke paris, tapi mau bagaimana lagi semua ini masalah kerjaan Keanu mau tak mau ia harus rela.


Kini mereka sudah kembali sampai ke rumah


"Sayang" panggil Keanu


"Apa"balas Rayna


"Ada, aku ambilin dulu ya." Balas Rayna


"Aku tunggu,"jawab Keanu.


" Kamu masih lapar mas?" tanya Rayna dan Keanu hanya mengangguk.


Saat ini memang Keanu masih terduduk di sofa tadi Rayna mengampiri nya.


"Ini makan," ucap Rayna sambil menaruh satu piring makanan lengkap dengan lauk pauknya.


"Suapin" ujar Keanu dengan nada yang di buat buat.


"Dasar manja," cibir Rayna


"Manja tuh gak papa tau apa lagi sama kamu," ucap Keanu disertai kekehan kecil.


"Iya deh iya nih ayo buka mulut nya," Ucap Rayna


"Sayang suapin lagi," pinta Keanu


"Suttt jangan sekarang nanti aja aku malu," balas Rayna


"Kita kan udah SAH kenapa harus malu?"


"Udah nanti lagi oke," balas Rayna.


"Tiket gue udah di pesen?" Tanya Keanu kepada Ronald yang sedari tadi datang melihat kemesraan nya dengan sang istri membuta jiwa Jomblo Ronald meronta -ronta.


"Udah kok tenang aja, lu besok berangkat jam 6 pagi," ucap Ronald dan langsung dibalas anggukan oleh Keanu.


"Oke makasih," ucap Keanu langsung meninggalkan Ronald, dan Ronald pun kembali pulang. Keanu setelah makan berjalan ke arah kamar nya untuk menyiapkan kepergian nya besok.


Masalah Rayna ? Ia sudah lebih dulu masuk kedalam kamar nya mungkin sudah mengantuk.


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Tak terasa kini bulan pun telah pergi saat nya matahari yang datang, Keanu sudah siap dengan membawa satu koper pakaian milik nya.


Kini jam menunjukkan pukul 5 pagi hari, semua orang yang ada disini sudah terbangun termasuk Rayna,ia sedari tadi terus saja mengikuti kemana Keanu pergi.


Sungguh hati kecil Keanu pun tak rela jika meninggalkan Rayna, tapi ya mau bagaimana lagi masalah kerjaan Keanu tak bisa di tinggalkan.


" Rayna duduk aja gak usah ikutin aku terus," ujar Keanu


"Gak mau." Balas Rayna


" Pak nanti dianter sama supir " ucap Ronald yang sedari tadi pagi datang menunggu sang bos,yang berada tak jauh dari tempat Keanu berada.


"Iya makasih,"jawab Keanu.

__ADS_1


"Aku boleh ikut kan nganterin kamu Van?" Tanya Rayna


"Boleh Rayna boleh," balas Keanu.


"Maaf tuan mobil sudah siap apa mau berangkat sekarang?" Ujar Supir yang baru saja masuk kedalam.


"Kita berangkat sekarang Pak," Balas Keanu dan langsung di balas anggukan oleh Supir itu.


Keanu langsung mendorong koper nya untuk ia bawa keluar tapi, sebelum itu ia harus berpamitan terlebih dahulu kepada mama dan Naumi yang akan menemani Rayna di rumah nya.


" Aku berangkat ma, tolong jagain Rayna ma ?" Ucap Keanu.


" Tentu saja, mama akan jagain Rayna, kamu hati -hati dan jaga kesehatan ya! " jawab mama dan di angguki sama Keanu.


" Jagain kaka Rayna ya! " Ucap Keanu sambil mencium pipi adik iparnya dan memeluk nya.


" Siap kaka! " jawab Naumi.


Keanu pun masuk kedalam mobil dan melambaikan tangan pada mamanya Rayna dan Naumi. Rayna juga sedari tadi sudah di dalam mobil ia tak mau ditinggal.


Mobil yang sudah siap untuk dijalan kan tak lama Keanu masuk mobil itu langsung melaju membelah jalanan kota di pagi hari ini.


"Mas, aku gak bisa ikut?" Tanya Rayna


" Nanti sayang, ini masalah kerjaan penting. " jawab Keanu.


"Setelah selesai kerjaan ini, aku akan ajak kamu jalan-jalan kemana pu kamu mau sayang! " bujuk Keanu karena melihat Rayna yang tidak ingin di tinggalkan dirinya.


Rayna cuma diam.


"Ih kok gitu," balas Rayna sambil memanyunkan bibirnya.


Keanu tidak berkata- kata hanya memeluk sang istri.


"Tuh kan ihs nyebelin,"cibir Rayna.


"Nanti bulan depan kita pergi sayang berdua, aku janji. " rayu Keanu.


"Kelamaan,"jawab Rayna dengan muka nya yang cemberut.


"Aku harap kamu bisa nunggu," ucap Keanu sambil menatap manik mata milik Rayna


"Kamu janji "


"Aku janji Rayna " balas Keanu.


Tak perlu lama menempuh perjalanan kini Keanu dan Rayna sudah berada di bandara kini jam menunjuk kan pukul 05:50 berarti 10 menit lagi Keanu akan terbang ke paris.


Rayna sedari tadi terus saja memegang tangan Keanu . Ahk sungguh Rayna tak ingin ditinggal oleh Keanu.


" Rayna, hey," panggil Keanu.


"Aku sudah harus pergi," sambung nya.


"Gak boleh!" Bantah Rayna tak terasa air mata yang sedari tadi ia tahan akhirnya keluar juga.


"Hey hey liat itu jangan nangis Rayna ,"


"Kan aku udah janji! " titah Keanu


"Hiks t--tapi kan masih lama" ucap Rayna disela sela isak tangis nya.


"Aku percaya kamu bisa nunggu saat itu semua akan terjadi," Balas Keanu sambil mencium kepala Rayna dan memeluk nya.


"Aku harus pergi pesawat nya sudah mau berangkat," ucap Keanu berusaha melepaskan tangan Rayna.


Bukannya melepas Rayna malah menangis disitu.


"Bawa dia pulang," ujar Keanu kepada supir yang tadi mengantarnya ke bandara.


Keanu langsung pergi dari situ karena pesawat nya sudah mau terbang.


"Ayo nona kita pulang." Ucap pak Supir itu.


Rayna hanya mengangguk dan langsung berjalan sambil sesekali mengusap air matanya.


Rayna ia baru saja sampai ke rumah milik nya mata nya masih sembab akibat tadi menangis. Tanpa basa basi Rayna langsung berjalan menuju kamar nya.Dan menghiraukan sapaan mamanya.


" Rayna "


" Kaka"


Mama dan Naumi cuma diam, mama pikir mungkin Rayna perlu waktu sendiri saat ini, dan mama pun menyuruh Naumi untuk membiarkan kaka ny sendiri dulu waktu Naumi mau mengejar ke kamar kakanya.


Didalam kamar nya Rayna langsung merebahkan diri nya di kasur besar itu. Semoga saja setelah ia tidur akan lebih baik.


Rayna baru saja memasuki naek keatas kasur milik nya itu sekarang sudah pukul 10 malam tapi ia tak sama sekali mengantuk.


Rayna keluar kearah balkon nya ia berdiri menatap langit malam ini.


Rayna memejamkan mata nya merasakan hembusan angin malam yang menerpa tubuh nya itu.


"Aku akan selalu menunggu mu,"


"Cepat lah kembali aku sangat merindukan mu mas ,"


"Selamat menikmati kerinduan tanpa pertemuan untuk diri ku."ucap nya dengan mata yang masih terpejam menikmati suasana malam.


๐Ÿ‘‹๐Ÿ™‹Haii readers,


Semoga suka ya.


Tinggalkan jejak like dan komwelnya.


๐Ÿ™๐Ÿ’•terimakasih

__ADS_1


See you next time guys๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹


Note; Jangan pada demo๐Ÿ™๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


__ADS_2