CEO DINGIN & Istri Kesayangan

CEO DINGIN & Istri Kesayangan
Eps. 24.KEMARAHAN RAYNA


__ADS_3

Tepat jam sembilan malam, Keanu dan istrinya keluar dari rumah mertuanya, mereka berdua diusir bahkan dipaksa pulang oleh Mama Diana agar keduanya segera menyelesaikan masalah yang terjadi di antara mereka.


Rayna tentunya menolak dan tidak ingin pulang malam itu juga, bahkan ia membujuk sang mama untuk mengizinkannya menginap walau hanya semalam saja, tetapi mama lebih tegas lagi menolak dan mengusirnya pergi.


Sebenarnya Mama tidak tega bersikap seperti itu pada putrinya, ia hanya ingin Rayna segera menyelesaikan masalah yang terjadi antara dirinya dan sang suami agar masalah tersebut tidak terus berlarut-larut.


Alhasil, keduanya pulang dan saling terdiam dengan pemikiran masing-masing selama dalam perjalanan pulang.


Rayna diam memikirkan bagaimana caranya memulai pembicaraan dan meminta maaf pada Keanu sesuai dengan anjuran sang mama. Mamanya benar, jika Rayna terus mendiamkan dan bersikap tak acuh pada Keanu itu akan semakin mempermudah dan memberi jalan untuk Ellena merebut suaminya.


Didalam mobil Keanu dan Rayna hanya terdiam dengan pemikiran masing-masing.


Sedangkan Keanu memikirkan ucapan dan nasihat dari papa mertua ya saat mereka bermain catur di ruang kerja sang mertua.


Jadi dia harus berpikir keras bagaimana cara memulai pembicaraan dengan sang suami dan meminta maaf untuk semuanya.


Flashback On


"Papa harap, kamu bisa bersabar menghadapi tingkah kekanakan Ayna." ucap Malik Wijaya membuka pembicaraan. "Meskipun dia sudah dewasa tapi sikapnya ke kanakan dan manja ny itu." papa Wijaya masih berbicara dengan tangan yang menggerakkan pion.


"Iya, pah." Keanu membalas serangan papa mertua nya dengan menggerakkan pion ya juga.


" Rayna memang tampak kekanakan dan manja, tetapi di balik itu dia adalah wanita yang mandiri. Dia akan mendapatkan apapun yang dia inginkan dengan hasil kerja keras nya sendiri tanpa meminta pada kami keluarga nya. Dan dia juga bukan type wanita yang suka mengalah apalagi terhadap sesuatu yang sudah menjadi miliknya. Dia tidak akan membiarkan siapapun mengusik apalagi mengambil miliknya, apapun itu. Seperti yang Ay lakukan pada Ellena mantanmu, dia hanya ingin menunjukkan pada wanita itu bahwa kamu adalah miliknya. Tidak ada yang boleh mengusiknya apalagi mengambil darinya, meskipun itu masa lalu mu. Terang papa Wijaya panjang kali lebar.


" Kalau dia salah tegur, nasehati dan bimbingan dia sebaik-baiknya. Sebisa mungkin hindari melakukan kekerasan padanya, dia itu kesayangan kami semua jangan mencubit, membentak pun tak pernah kami lakukan padanya. Papa takut, jika kamu terlalu keras dan kasar padanya akan memengaruhi psikologis ya seperti yang dialami mama nya. "ujar papa Wijaya.


"Bryan memang kekasih sekaligus calon suami Rayna saat itu, tetapi lelaki itu bukan sepenuhnya miliknya. Ada wanita lain dan berhak dan calon bayi yang lebih berhak memiliki Bryan, maka pada saat itu, Bryan lah yang merasakan panasnya telapak tangan Rayna, bukan wanita itu, karena Bryan lah yang bersalah. "jelas papa Wijaya.


"Bagaimana dengan mantan nya yang hampir menjadi suaminya? Kenapa dia tidak mempertahankan lelaki itu? Bukankah dia calon suami Rayna? " Keanu mengutarakan pertanyaan dengan keheranan.


"Bagaimanapun perasaan cintanya pada Bryan, Ayna tidak memaksakan ke hendaknya dengan menjadi wanita egois yang mementingkan perasaan sendiri. Imbuh papa Wijaya.


"Apakah ada cara tertentu agar Rayna tidak marah lagi?" tanya Keanu menatap papa mertua dan adik ipar sedang membaca buku.


"Papa gak tahu" papa Wijaya menghedikkan bahu ya. " Papa bukan type lelaki pandai merayu dan membujuk wanita yang tengah merajuk, kecuali mama mertua mu, hanya dia yang bisa papa taklukan. Ucap papa Wijaya dengan bangga ya karena bisa menaklukkan istrinya.


"Bukan pernah lagi, tapi sering." Sahut Naumi dengan nada jengkel nya ketika mengingat kemarahan sang kakak.

__ADS_1


"Naumi kamu bagaimana?kakakmu pasti pernah marah padamu, kan?" Tanya Keanu pada adik ipar nya.


" Kalau Ayna marah sama papa, palingan juga baik sendiri meskipun memakan waktu satu bulan sampai kemarahan nya mengikis habis." imbuh papa Wijaya.


"Gimana kalo menghadapi kemarahannya dan membujuknya yang tengah merajuk seperti saat ini?"


"Kaka Ayna nggak bisa marah dan merajuk terlalu lama pada Naumi, ka" Sahut Naumi.


"Palingan hanya semingguan ka Ayna bertahan dengan kemarahannya itu, karena dia sering melibatkan aku dalam segala aspek kehidupan nya." terang Naumi.


"Ya, bisa di bilang begitu. Kalau ka Keanu mau ka Ayna bergantung juga sama kakak, perlakuan dia dengan baik, ambil hati dan kepercayaan nya, buat dia tidak bisa tanpa adanya ka Keanu, maka dia akan bergantung penuh sama kakak." Naumi memberi saran.


"Itu artinya dia bergantung padamu?"


"Apa papa tidak memperlakukannya dengan baik, jadi Rayna tidak bergantung pada papa? Tanya Keanu penuh selidik membuat mertua ya tersedak salivany sendiri dan Naumi tertawa melihat hal itu.


"Sudah papa katakan, dia kesayangan kami semua. Mana mungkin papa tidak memperlakukannya dengan baik, Ayna tidak bergantung pada papa karena papa sudah memiliki mama," terang papa Wijaya.


"Atau tidak dengan makanan pedas, yang pasti jangan terlalu manis, selain coklat, dia tidak akan menyentuh nya." Imbuh Naumi mengedipkan mata.


"OH, iya ka. Ka Rayna menyukai apapun makanan dan minuman yang berperisa coklat. Jadi, Naumi sarankan ka Keanu membujuknya dengan itu." Usul Keanu.


Flashback End


" Keanu" teriak Rayna


"Kenapa teriak-teriak, sih?" Sahut Keanu jengkel.


"Sudah tiga kali aku memanggilmu,tapi kamu malah bengong. Tidakkah kamu tahu, berkendara sambil melamun membahayakan nyawa orang lain." Gerutu Rayna.


"Maaf, maaf." Sesal Keanu.


"Aku hanya memikirkan cara agar kamu tidak marah lagi." Sahut Keanu dengan alibinya.


"Apa yang kamu pikirkan." tanya Rayna penuh selidik.


"Kamu mau tahu caranya? Rayna menaikkan sebelah alisnya.

__ADS_1


"Buatkan aku brownies coklat." jawab Rayna dengan senyum lebar.


Keanu memandang Rayna sekilas, lalu kembali melirik ke jalan raya di depan nya yang ia lewati. "Gimana caranya?" Sahut Keanu.


"Buat?" Ulang Keanu memastikan permintaan istri nya. Seakan tak percaya dengan pendengaran nya barusan.


"Bukan gak mau, tapi aku gak bisa membuat kue." Sahut Keanu. "Beli aja ya?" bujuknya kemudian menatap Rayna penuh harap agar usul ya untuk membeli brownies disetujui oleh sang istri.


"Iya, kenapa?, Gak mau? Rayna memicingkan matanya.


"Gak mau!" tegas Rayna.


"Kali ini aja, lain kali aku akan belajar buat brownies. Ujar Keanu masih dengan mode bujuk rayunya.


"Baiklah, tapi kamu harus menemaniku menonton drama korea saat sampai mansion nanti." ucap Rayna menambahkan syarat lainnya.


"Oke," pasrah Keanu menjawab dengan singkat. "Kamu tidak marah lagi kan?",


"Hmmm, setelah aku memakan brownies dan menonton drakor bersamamu." Sahut Rayna


"Baiklah, aku akan membawa mu membeli brownies yang enak dan menemanimu nonton. Ucap Keanu.


"Jangan lupa untuk belajar membuat brownies. Tambah Rayna.


"Baik, my queen," Sahut Keanu membuat Rayna tersipu malu dan mengalihkan perhatian ke kaca samping, menatap kelap-kelip lampu seluruh kota di malam hari.


👋🙋Haii readers,


maaf baru up lagi ,


semoga suka dengan ceritanya,


tinggalkan jejak like dan koment bawelnya,


🙏💕Terimakasih


SEE YOU🥰

__ADS_1


__ADS_2