
Hari ini Rayna pergi ke kantor bersama suaminya, tadi pagi juga ia sudah meminta izin pada Keanu , dan Keanu memberi izin pada Rayna untuk pergi ke kantornya kapan pun yang ia mau.
Rayna kini telah sampai di kantor Keanu, dilobi utama banyak yang menyapanya karena tau kalau dia adalah istri bos besar mereka, menaiki lift menuju lantai 30 dimana tempat ruangan Keanu berada.
Di dalam lift hanya ada Rayna dan Keanu , tapi mereka di temani oleh Ronald asisten Keanu , ia berdiri di belakang Rayna dan layaknya seperti penjaga untuk mereka.
Rayna telah sampai ke ruangan Keanu, Keanu pun mendudukan bokongnya di kursinya, sedangkan Ronald berpamitan untuk keluar meninggalkan mereka berdua.Rayna memilih untuk duduk di sofa yang berada di ruangan Keanu.
"Sayang, bolehkah aku bertemu dengan Dara. " tanya Rayna melihat kearah Keanu yang tengah sibuk dengan berkas-berkasnya. "Jam istirahat aja sayang, hubungi dia, kita makan bersama. " tegas Keanu. "Hmm, baiklah. " jawab Rayna lalu membuka aplikasi hijaunya menghubungi Dara sahabat nya.
Rayna :" Assalamu'alaikum, nanti siang ya,
aku lagi di ruangan suamiku.
Dara :" Wa'alaikumussalam,Oke, bu bosπ".
Rayna : " Dah, sampai ketemu nanti"
Dara : " Dah.. "
Rayna pun menutup aplikasi hijau HPnya.
" Aku , ngantuk," ucap Rayna sambil tersenyum.
" Ka , aku pulang dulu ya, " ucap Rayna memohon.
"Kau nanti pulang bersamaku, kalau mau tidur tidur aja di sana, dikamar itu ada kasurnya, nanti kita pulang bersama," kata Keanu dengan mengalihkan mengendong Rayna dan berjalan menuju kamar Keanu yang berada di ruangannya itu. Rayna hanya menurut dalam gendongan Keanu. Keanu membaringkan Rayna di atas tempat tidur mengecup keningnya, dan berjalan menuju meja kerjanya kembali.
Sempat terpaku karena ruang Keanu ini sangat luas, apa lagi ada kamarnya dan melihat kamarnya Rayna berpikir kalau dulu sebelum menikah Keanu belum pernah melihatnya.
"Aku keluar dulu, kalau kamu mau tidur, tidur juga gak papa kok, nanti aku bangunin," ucap Keanu setengah berbisik kepada Rayna, yang hanya di balas anggukan oleh Rayna , sebelum pergi Keanu menyempatkan untuk mencium bibir Rayna.
Sudah setengah jam Rayna tidur, kini ia keluar dan melihat Keanu yang sedang menelfon di kursi kebesarannya, Keanu sudah memutuskan sambungan itu dan beralih mengecek laptopnya, kaki Rayna tergerak untuk berjalan ke arah Keanu , dan memeluk leher Keanu , membuat Keanu kaget dan menoleh.
"Kok gak tidur?" tanya Keanu sambil menarik pinggang Rayna , untuk duduk di pangkuannya,Rayna tak menolak ia malah memainkan tangan Keanu yang berada diatas pahanya.
"Gak ngantuk," jawab Rayna dengan manja, apa salahnya kan kita manja pada suami. Keanu menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Rayna , menghirup bau Rayna sedalam-dalamnya.
"Tadi siapa yang nelfon?" Pertanyaan Rayna itu, sontak membuat Keanu mengangkat kepalanya dan beralih menatap wajah Rayna yang juga sedang menatapnya.
"Klien." Hanya itu jawaban dari Keanu , Keanu melihat bibir Rayna yang merah menggoda, ia pun lansung mencium Rayna yang dibalas oleh sang empu.
Ceklek!
"Pak Keanu sayaβ" Suara dari Rani asisten Keanu juga, terhenti melihat Keanu yang sedang berciuman itu. Sontak Rayna melepas pag*t*n itu dan mendorong dada Keanu, dengan nafas yang tak beraturan Rayna turun dari pangkuan Keanu dan membereskan pakaiannya yang sedikit terbuka dibagian atas karen ulah Keanu , Rayna tersenyum kikuk, malu! Sudah pasti, itu tak usah ditanyakan lagi.
"Apa kamu tidak punya sopan santun, seenaknya masuk keruangan saya tampa mengetuk pintu!" bentak Keanu marah, marah karena orang itu seenaknya langsung masuk ke dalam ruangannya.
"Maaf pak saya kira, di ruangan bapak ini gak ada tamu," jawab Rani dengan menunduk.
"Ada atau tidak adanya tamu, kamu harus mengetuk!" sentak Keanu dengan sorot tajam, Rayna mengelus lengan Keanu agar pria tenang.
"Maaf pak sayaβ"ucap Rani menunduk.
"Kamu saya pecat, mulai hari ini kamu tidak bekerja lagi." Keputusan Keanu tadi membuat Rayna dan Rani melotot tak percaya.
"Pak tolong jangan pecat saya," pinta Rani dengan raut memelas.
"RONALD!" Bukannya menjawab Keanu malah memanggil asisten pria nya. Tak butuh waktu lama Ronald datang, ia menundukkan tubuhnya kearah Keanu sambil bertanya.
"Ada yang bisa saya bantu pak," ucap Keanu
"Urus pemecatan wanita ini, dan carikan asisten yang baru," perintah Keanu tadi tak bisa di ganggu gugat, Ronald mengangguk dan menarik tangan Rani keluar dari ruangan Keanu , Rani meraung-raung meminta tak dipecat tapi Keanu seakan menulikan pendengarannya.
Jam pun sudah menunjukkan waktu nya makan siang, tak lama datang lah Dara keruangan Keanu.
Tok tok tok
"Masuk" ucap Keanu sambil melihat kearah pintu.Dan Rayna melihat Kearah pintu dan tersenyum melihat Dara.
"Permisi" ucap Dara
"Hai, Dara kemari, " jawab Rayna, Dara pun menghampiri Rayna dan menciumi pipi kann dan kiri Rayna dan berpelukan.
"Ya sudah, ayo kita berangkat ke Restoran depan kantor ya, sayang" ajak Keanu dan di angguki Rayna dan Dara mengikuti nya berjalan bersama dua pasangan itu.
Keanu berjalan diantara dua wanita yang tengah berbincang-bincang melepas kan rasa rindunya, sampai di lift pun mereka masih asik mengobrol dan Keanu hanya tersenyum saja melihat tingkah istrinya.
Ting bunyi lift
Keluar lah Keanu, Rayna dan Dara menuju mobil yang telah menunggunya di depan Lobby kantor Keanu,Dara dan Rayna pun masuk kedalam mobil Keanu dan menuju restoran depan kantor.
π»π»π»π»π»π»
"Mencintai belum tentu memiliki, kadang kita harus ikhlas melihat orang yang kita cintai bahagia walaupun bahagianya bukan bersama kita, berani mencintai berarti kamu juga harus berani untuk mengikhlaskan"
π·π·π·π·π·π·
Sesampainya di restoran, sebelum mereka makan, Rayna berbincang-bincang dengan Dara.
Rayna sedang berada di restaurant bersama Dara dan suaminya -Keanu , Dara adalah seorang wanita yang dikenal oleh Rayna saat masa SMA dulu, Dara sudah seperti kakak bagi Rayna karena umur Dara yang sedikit tua dari Rayna.
"Hmm, Dara aku dengar kak Azlan mau khitbah seorang wanita," ucap Rayna saat mereka sedang menunggu pesanan makanan mereka.
"Iya, hari ini kak Azlan khitbah nya, mungkin udah selesai kali," ucap Dara berusaha menahan rasa sesak di hatinya, berkali-kali Dara berusaha menghilangkan rasa cintanya kepada Azlan tapi rasa itu belum sepenuhnya hilang.
"Kamu nggak sedih apa kalau Azlan nikah?," tanya Rayna
"Dara pasti sedih lah Ra , tapi Dara bisa apa lagi, lagian Dara bukan Siapa-Siapa nya kak Azlan, Dara cuma sahabat dan orang yang mencintai dia dalam diam, nggak lebih dari itu," ucap Dara dalam hati.
"Nggaklah , justru Dara bahagia karena kak Azlan sudah ketemu sama pujaan hatinya," ucap Dara berbohong ya jelas tak ada orang yang bahagia bukan melihat orang yang dicintai dalam diam Dan doa akan menikah dengan wanita lain.
__ADS_1
"Hmm, padahal nih ya aku berharap nya Azlan sama kamu itu berjodoh, kalian kan udah sahabat, dari kecil lagi," ucap Rayna dengan wajah sedihnya.
"Ushh nggak boleh ngomong gitu, ini tuh udah takdir Allah," ucap Dara.
"Ya deh, Hmm aku berharap semoga kamu juga cepat ketemu sama jodoh kamu ya," ucap Rayna.
"Iya, Aamiin Allahumma Aamiiin, doain ya Rayna semoga aku cepat dapat ke pelengkap Agamaku " ucap Dara berusaha tegar.
"Aamiin Allahumma Aamiin," ucap Rayna antusias.
"Selamat ya atas kehamilan mu Ay, " ucap Dara tulus.
" Iya, terimakasih Dara, " jawab Rayna.
" Hmm, sebentar lagi aku akan punya ponakan deh. " tegas Dara dan Rayna menggangguk dan tersenyum kearah Dara.
"Kebelet nikah banget kamu Dara , hahaha," ucap Rayna dengan tawanya
"Iya dong umur aku kan udah cukup untuk nikah, tapi belum juga ada yang khitbah," ucap Dara cemberut
"Sabar Dara kalau jodoh pasti akan datang disaat yang tepat," ucap Rayna.
"In Syaa Allah aku akan terus sabar Rayna ," ucap Dara tersenyum.
Sementara Keanu hanya diam melihat istrinya bersama sahabat nya sambil sesekali melihat hpnya .
Datanglah pelayan restoran, menyajikan menu makan siang yang telah di pesan Keanu, mereka bertiga pun makan dengan tenang, setelah itu mereka kembali kekantor.
π₯π₯π₯π₯π₯π₯
Ditempat lain tepatnya di rumah Arini, Azlan beserta Papa dan Mama nya sudah duduk di sofa ruang tamu rumah Arini. Arini memang bukan berasal dari keluarga yang kaya, Arini harus banting tulang untuk kebutuhan keluarganya sejak ayahnya meninggal, untung Arini termasuk siswa yang cerdas dan berbakat jadi dia mendapat beasiswa untuk pendidikannya kejenjang universitas dan sekarang dia sudah bekerja di perusahaan keluarga Azlan selama 4 tahun yang dimana sekarang CEO nya adalah Azlan.
"Mohon maaf sebelumnya, Maksud kedatangan dek Azlan beserta pak Fariz dan Bu Risma kesini bermaksud untuk apa ya?," ucap Arini dengan sopan karena dia tahu siapa orang-orang yang berada dihadapannya itu. Azlan sungguh sangat risih mendengar Arini memanggilnya dengan embel-embel 'Dek' ya memang sih Arini terbiasa memanggil Azlan dengan sebutan itu karena dia sudah menganggap Azlan adiknya sendiri, dan juga umur Arini lebih tua tiga tahun dari Azlan.
"Hmm, kedatangan saya beserta kedua orang tua saya kesini adalah untuk melamar kamu Arini," ucap Azlan tegas
"Apa?," kaget Arini, jangankan Arini ibunya saja kaget mendengar perkataan dari bos anaknya itu.
"Maaf sebelumnya, bukannya saya lancang tapi saya nggak bisa terima lamaran dek Azlan, selain usia saya yang lebih tua, saya juga sudah menganggap dek Azlan seperti adik saya," ucap Arini yang menjelaskan penolakannya kepada Azlan
"Dan saya juga sudah punya calon suami, sebentar lagi kami akan menikah, mohon maaf sebelumnya pak Bu," ucap Arini lagi penuh sesal kepada orang tua Azlan.
"Iya nggak papa kok nak Arini, mungkin kamu bukan jodohnya Azlan," ucap pak Fariz sambil tersenyum
Azlan beserta kedua orangtua nya pun pamit pulang dengan Azlan yang membawa kekecewaan akibat lamarannya yang ditolak.
πππππ
Tak ada yang Rayna lakukan di ruangan Keanu selepas makan siang sampai waktu pulang tiba.
Berguling tak jelas di sofa sambil memainkan ponselnya atau membuka majalah yang tak dibaca nya hanya untuk mengusir bosan menemani suaminya bekerja.
" Yuk pulang " Keanu membereskan mejanya dan menutup laptop langsung meraih tangan Rayna.
" Mau makan diluar?" Tanya Keanu saat mereka sudah dalam mobil mewahnya.
" Di rumah aja , aku capek ka " ucap Rayna.
Reza hanya mengangguk, ia senang memiliki istrinya.
Sesampainya di rumah, Rayna langsung menuju kamarnya yang diikuti Keanu di belakang nya. Rayna duduk dibibir ranjang kecapean. Keanu langsung masuk kedalam kamar mandi.
Rayna akhirnya membaringkan tubuhnya memeluk guling.Keanu yang sudah rapih melihat istrinya di pusaran ranjang akhirnya ikut merebahkan diri. Ia peluk gadis itu dari belakang menghangatkan tubuhnya yang sehabis mandi.
" Kenapa?" Bisik nya pelan.
" Mandi dulu sana, bau asem "
Rayna hanya diam, tak menjawab dan merespon pelukan suaminya.
" Aku mau jadi selalu yang pertama buatmu" Keanu menarik tubuh Rayna agar menghadap padanya.
" lihat aku dan diam samping ku " Keanu memeluk erat istrinya, menikmati detak jantung yang berdegup kencang dalam dadanya.
Rayna masih diam, ia sedang mencerna perkataan suaminya.
Menurutnya hari ini Keanu mengatakan hal-hal aneh yang belum di mengerti olehnya.
" Mandi sana, aku tunggu dibawah ya " ucap Keanu mengusap pipi Rayna lembut dan mencium keduanya secara bergantian.
Lalu memandang lekat netra milik istrinya.
" RAYNAAA ku " ucap Keanu terkekeh.
Rayna lagi-lagi hanya menutup wajahnya dan beringsut meninggalkan Keanu.
Selesai makan malam Rayna langsung masuk kamarnya
" Loh , mas belum tidur " Rayna yang baru memasuki kamarnya dan melihat Keanu masih memangku laptop di sofa.
" Nungguin kamu, lama banget sih " jawab Keanu meletakan laptopnya dan menarik Rayna ke kasur.
" Tiduran sini " Rayna yang bingung hanya mengikuti perintah suaminya yang menyuruhnya langsung merebahkan diri.
Keanu yang ikut berbaring di sebelah Rayna menutupi tubuh mereka dengan selimut tebal.
" Udah diem ya, aku mau tidur. Cape " Keanu Langsung memejamkan matanya dengan posisi baru favoritnya yaitu memeluk sang istri dalam dadanya.
" Aku belum ngantuk, ka " Rayna mencoba melepaskan diri.
" Diem, atau aku akan hukum kamu " ucap Keanu datar dengan masih memejamkan matanya.
__ADS_1
Rayna langsung diam, ia ingat kejadian saat ia membangunkan Keanu dengan cara menggelitik telinganya.
Keanu tak memberinya ampun dengan cara menciumi leher jenjangnya.
" Mau di hukum?" Tanya Keanu menggoda.
" Eh , engga " Rayna langsung panik.
" Mau di kasih hadiah aja " ucap Rayna malu
" Ckck yang ketagihan di kasih hadiah " ledek Keanu.
" Stok hadiah aku mah banyak buat kamu " jawab Keanu.
Keanu langsung bangkit dari sisi Rayna dan naik keatas tubuh istrinya, ia mengungkung tubuh kecil itu dengan hanya menyangganya dengan lengan.
CUP..
CUP..
CUP..
3 kecupan lembut mendarat langsung di kening dan pipinya.
Dan ini..
" Hukuman buat kamu karena berani minta hadiah padaku" Keanu melepas kecupannya di leher Melisa setelah tanda merah jelas terlihat.
" kaka curaaaaaaaaaaaaang " teriak Rayna.
Di rumah Dara
Malam ini selesai sholat Isya Dara berkumpul bersama Ayah Dan Bundanya diruang keluarga mereka sedang menonton TV sambil menikmati kue buatan Fisya -Bunda Dara .
Dara melihat Handphone nya berbunyi dan ternyata menelpon adalah Azlan.
"Assalamualaikum," ucap Azlan saat panggilan telponnya dijawab oleh Dara
"Wa'alaikumsalam kak," ucap Dara menjawab salam Azlan
Lama tak ada sahutan dari sana Dara melirik handphone nya dan ternyata masih tersambung ia Kira Azlan mematikannya tadi.
"Halo, Kak kenapa?," tanya Dara
"Aku mau bicara Dara ," ucap Azlan.
"Bicara apa?," tanya Dara
"Soal tadi waktu aku ngelamar mbak Arini,"
Hati Dara lagi-lagi sakit mendengar Azlan berucap itu, untuk apa juga Azlan mengatakan kepadanya lagian dia bukan Siapa-Siapa nya Azlan hanya sahabat tidak lebih
"Arini nolak lamaran akul, Dara "
Ada nada sedih disaat Azlan mengatakan itu, Siapa coba Laki-laki yang tidak sedih lamarannya ditolak oleh seseorang yang ia cintai.
"A-apa? Ditolak?," kaget Dara.
Entah saat ini Dara harus senang atau sedih mendengar itu semua.
"Iya Dara, ternyata Arini itu udah punya calon dan sebentar lagi mereka akan nikah,"tegas Azlan.
"Sabar ya kak, mungkin Ada yang lebih baik yang ditetapkan Allah untuk kakak, jadi kakak yang sabar ya, kakak itu orang yang baik jadi In Syaa Allah akan bersanding dengan perempuan yang baik juga,"ucap Dara.
"Iya makasih ya Dara kamu memang sahabat aku yang paling baik,"jawab Azlan
"Iya kak Sama-sama, kalau gitu udah dulu ya kak soalnya sekarang Dara lagi sama Ayah Dan Bunda,"
"Lagi ngumpul ya?,"tanya Azlan.
"Iya kak sambil makan kue buatan bunda,"jawab Dara.
"Wahhhhh enak tuhh, bagi dong,"goda Azlan.
"Yaudah kakak kesini aja, nanti Dara yang langsung buatin, soalnya masakan Dara nggak kalah enak sama masakan bunda,"
"Iya deh besok aku kesitu, soalnya lagi Malas masuk kantor,"ucap Azlan.
"okeyy ditunggu ya kak, kalau gitu udah dulu ya Assalamualaikum,"ucap Dara
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh,"jawab Azlan.
πΏπΏπΏπΏπΏπΏ
"Anak bunda habis telponan sama Siapa pake senyum-senyum gitu," ucap Faisyal karena dari tadi dia melihat Dara tersenyum sambil menatap Handphone nya.
"Ng-nggak kok Bunda, ini bukan Siapa-Siapa," ucap Dara gugup
" Dara nggak punya pacar kan?," ucap Herman
"Ihhh mana mau Dara pacaran yah," ucap Dara cemberut yang begitu lucu dimata kedua orangtua nya.
"Iya ayah percaya kok sama Anak gadis ayah Ini," ucap Herman mengelus kepala Dara yang tidak tertutup hijab.
"Dara kan nggak mau nyeret ayah sama bunda ke neraka, lagian untuk apa juga Dara mengejar cinta yang haram, sementara Allah telah menuliskan kisah cinta halal untuk Dara ," ucap Dara dengan senyum manisnya
"Pintarnya anak bunda," ucap Fisya sambil mencubit pelan hidung mancung Dara.
ππHaii readers,
*Terimaππ kasih banyak kepada readers yang telah membaca ceritaku ini.
__ADS_1
Tinggalkan jejak like dan koment bawelnya.
#Jazakumullahu_Khairπππππ