
Hawa dingin menyelimuti pagi ini, suara gemericik air hujan masih terdengar membasahi bumi walau hanya menyisakan percikan air kecil. Seolah belum puas dengan hujan yang semalaman sudah mengguyur kota jakarta ini. Hujan masih saja turun walau hanya gerimis kecil.
Dengan hawa yang sangat dingin ini, membuat seorang gadis enggan membuka matanya dan malah asyik bergelung di dalam selimut dan berbagi kehangatan dengan sosok pria yang tidur disebelahnya. Gadis itu membuka matanya perlahan, dan pemandangan pertama yang ia lihat adalah wajah teduh milik sosok pria yang tak lain adalah suaminya.
Gadis yang diketahui bernama Rayna itu kini, tengah menatap lekat ke arah wajah sang suami yang begitu tenang saat terlelap. Jihan melirik jam yang menempel di dinding kamarnya, ia terkejut melihat jam sudah menunjukkan pukul 07.30 wib. Tetapi, terlihat masih seperti pukul 6 pagi. Wajar saja jika masih terasa sangat pagi, itu karena gerimis dan awan mendung mendominasi langit membuat matahari enggan muncul.
Rayna berniat bangkit dari tidurnya namun, urung saat ada sepasang tangan kekar yang melilit perutnya erat. Dan ia juga merasakan ada kaki panjang yang menindih kedua kakinya. Jantungnya mendadak bergemuruh hebat, ia baru menyadari jika ia tidur sambil berpelukan dengan Keanu.
"Kau mau kemana Rayna ? Tidur saja lagi, ini masih pagi," suara berat dan serak khas bangun tidur itu mengagetkan Rayna.
Keanu dengan masih memejamkan matanya itu beruajar lirih, jujur ia terganggu dengan gerakan Rayna yang mencoba melepaskan lilitan tangan nya di perut rata Rayna . Keanu membuka kelopak matanya, dan melihat wajah terkejut dari Rayna yang menurutnya itu sangat menggemaskan.
Keanu menyentil hidung bangir Rayna kemudian, kembali memejamkan mata dan mempererat pelukan mereka. Rayna terkesiap dengan tingkah Keanu yang menurutnya sangat bertolak belakang dengan Keanu yang ia kenal dulu sebagai bosnya yang gila, dingin. Apakah ini sifat asli Keanu atau hanya tipuan semata? Rayna tidak tahu. Yang jelas ini sangat berbeda dan aneh menurutnya.
"Tidurlah Rayna ! Hawanya sangat dingin apakah kau tidak merasa dingin? Aku bahkan butuh kehangatan Rayna ," bisik Keanu dengan suara seraknya terdengar sangat sensual di telinga Rayna. Membuat bulu kuduk Rayna meremang seketika.
Detik itu juga Rayna langsung melingkarkan tangannya di perut Keanu . Menduselkan kepalanya di dada bidang milik Keanu , guna mencari kenyamanan dan kehangatan di sana. Kare na ia pun merasa memang sangat dingin. Keanu menarik ujung sudut bibirnya membentuk lengkungan yang indah. Ia senang karena Rayna mau menurutinya dan tidak membantah.
Setelah tertidur cukup lama Rayna kembali terbangun, ia tidak biasa tidur pada pagi hari.
"Pak." Rayna memanggil pelan masih dengan posisi yang sama.
"Hm," sahut Rayna seperti biasa hanya dengan deheman.
Rayna mendongak menatap lekat sang suami yang masih setia memejamkan matanya. Perlahan Keanu membuka matanya dan tanpa sengaja netra hitam milik Keanu dan netra coklat milik Rayna bertubrukan. Membuat keduanya menatap satu sama lain, hingga beberapa saat hanya beratatapan tidak mengeluarkan suara sama sekali seolah terhipnotis.
"Kenapa?" Keanu mencuramkan alisnya hampir menyatu karna Rayna tidak kunjung membuka suara.
"Bapak gak ke kantor? Ini udah siang loh," peringat Rayna sesaat setelah melirik jam di dinding kamarnya.
"Berangkat nanti,"
"Kenapa nanti? Kalau bapak berangkatnya siang bisa di marahin tau gak sih," omel Rayna mendorong dada Keanu kuat membuat pelukan keduanya terlepas.
Keanu menghela nafas panjang. "Saya bos nya Rayna ! jadi, bebas mau berangkat pagi atau siang!" Geram Keanu yang sudah gemas dengan tingkah konyol Rayna.
Rayna berdecih sinis kesal dengan sikap Keanu yang sombong. "Dasar sombong!" Sinis Rayna lalu bangkit dari tidurnya dan langsung melenggang pergi menuju kamar mandi. Meninggalkan Keanu yang sudah kepalang emosi dikatai sombong.
Bukanya sombong tapi itu memang fakta. Seorang bos itu bebas mau berangkat kapan pun tidak masalah, tinggal suruh sana-sini saja sudah beres.
__ADS_1
"Berani kau Rayna ! Awas saja kau," geram Keanu tersenyum miring.
***
Keanu kini duduk di salah satu kursi ruang tamu sedang mengerjakan pekerjaan kantornya. Fokus pandangan matanya tertuju pada layar laptop sedangkan, jemari lentiknya menari lincah di atas keyboard. Keanu memutuskan untuk tidak ke kantor dan menyelesaikan pekerjaan kantornya di rumah. Karena waktu sudah sangat siang dan menurutnya itu nanggung.
Gerak-gerik Keanu tidak luput dari pandangan Rayna sedikit pun, Rayna merutuki kebodohan nya sendiri. Akibat tadi ia mengatai Keanu sombong, dan Keanu sekarang sangat jelas kentara sedang dalam ngambek mode on karena sejak tadi hanya diam tidak mengeluarkan suara sedikit pun. Saat diajak bicara pun sama hanya diam, Rayna di kacangi sejak Rayna keluar dari dalam kamar mandi sampai sekarang.
Rayna menghela nafas jika Keanu sedang ngambek padanya, bagaimana ia bertanya sesuatu yang sangat serius menyangkut masa depan karirnya. Tiba-tiba ide cemerlang muncul di otaknya. Mungkin jika ini adalah film kartun kepala Rayna pasti sudah ada lampu yang menyala.
Dengan gerakan cepat Rayna mulai meracik kopi dan menyeduhnya. Ia berpikir dengan membuatkan Keanu kopi, cowok itu akan luluh seketika dan berhenti ngambek seperti ini. Rayna melancarkan aksinya, dengan membawa secangkir kopi panas yang masih mengepulkan asapnya itu menuju tempat dimana Keanu duduk.
"Pak. Ini saya buatkan kopi, diminum ya pak," suara lembut yang keluar dari mulut Rayna tak membuat Keanu mengalihkan atensinya pada layar laptopnya.
Itu membuat Rayna geram namun, ia berusaha sabar dan tetap terlihat manis nan lembut guna membuat tidak marah lagi. Lagi pula hanya dikatai sombong apa harus sampai marah seperti ini? Rayna tidak habis pikir dengan jalan pikir Keanu.
"Hm," sahut Keanu setelah sekian lama hanya diam. Tidak meruntuhkan semangat Rayna dengan jawaban Keanu yang terkesan lebih dingin dan cuek dari biasanya itu. Rayna kembali tersenyum manis, mendekat ke arah Keanu meletak'kan secangkir kopi itu diatas meja.
"Pak. Kok dari tadi diem aja sih pak, bapak marah ya sama saya?"
"Kan, bapak cuma diem berarti bener bapak marah sama saya."
"Bapak saya minta maaf ya? Ya ya please, maafin saya dong pak."
"Saya bakal lakuin apa aja deh, biar bapak gak marah lagi sama saya gimana?"
Rayna terus saja mengoceh membuat kuping Keanu panas, ingin sekali Keanu membungkam mulut cerewet Rayna itu menggunakan lakban. Bukan hanya mengoceh Rayna juga menggoyang-goyangkan lengan Keanu . Membuat Keanu geram. Pasalnya ia jadi tidak bisa konsentrasi dalam menyelesaikan pekerjaan nya.
"Saya tidak marah Rayna !" Ujar Keanu dengan penuh penekanan di setiap katanya. Ia sudah lelah sangat lelah mendengar celotehan Rayna.
"Beneran gak marah?" Tanya Rayna polos. Keanu mengangguk sebagai jawaban.
Rayna terpekik gembira dan langsung menghampiri Keanu dan memeluknya erat dari samping. Keanu yang tidak siap pun kaget hampir terjengkang jika ia tidak menyeimbangkan tubuhnya.
"Makasih bapak!"
Keanu tersenyum tipis sangat tipis hampir tak terlihat. Ia menjauhkan kepala Rayna membuat Rayna menatap bingung kearahnya. Sudut bibir Rayna terangkat membentuk lengkungan indah. Keanu menelisik ke seluruh wajah istrinya itu, semua nya hampir sempurna. Mata coklatnya, hidung bangir nya, serta bibir ranum miliknya membuat semuanya terpahat indah.
"Bapak jangan liatin saya kaya gitu," ucap Rayna memalingkan wajahnya.
__ADS_1
"Kenapa hm?" Tanya Keanu mengusap rambut sang istri.
"Malu," cicit Rayna menundukkan kepalanya. Keanu mengangkat dagu Rayna membuat pandangan Rayna langsung ke arah wajahnya.
"Biasanya juga malu-maluin," sarkas Keanu . Membuat Rayna mengerucutkan bibirnya kesal.
Keanu terkekeh. "Kenapa itu bibir di manyun-manyun in? Pengen di cium hm?" Goda Keanu sembari menaik turunkan alisnya. Sontak Rayna membungkam mulutnya dengan telapak tangan dan menggerakkan kepalanya ke kanan dan kiri.
"Ihh dasar bapak mesum!" Pekik Rayna seraya memukul dada bidang Keanu dan beranjak berdiri. Belum sempat Rayna melangkah pergi, tangan nya sudah dicekal oleh Keanu membuatnya jatuh kedalam pelukan Keanu.
"Kau bilang akan melakukan apa pun bukan untuk ku? Baiklah lakukan ini sekarang denganku," jeda sejenak "Apa kau mau aku mengambil apa yang sudah menjadi hak ku sekarang juga?" bisik Keanu membuat bulu kuduk Rayna meremang.
Keanu mengangkat tubuh istrinya itu ke atas pangkuan nya kemudian, mengunci pergerakan Rayna dengan melingkarkan tangan kekarnya di pinggang Rayna posesif. Rayna menahan nafas ia tidak menyangka Keanu akan meminta ini. Ia memejamkan matanya sejenak kemudian mendongak menatap Keanu yang juga tengah menatapnya. Khususnya di bibir ranum Rayna seolah sedang meminta izin pada pemiliknya.
"Lakukan jika bapak menginginkan nya," ucap Rayna seolah memberi lampu hijau. Tidak membuang waktu Keanu langsung mendekatkan wajahnya dengan wajah Rayna Mengikis jarak antara mereka, dahi mereka saling menempel dan hidung keduanya juga menempel.
Keanu mengesek'kan hidung Bangir nya dengan hidung bangir Rayna . Kembali melancarkan aksinya Keanu langsung mencumbu bibir Rayna dengan gerakan lembut. Rayna hanya diam tidak membalas ciuman Keanu, ia lebih memilih memejamkan matanya merasakan sensasi yang baru pertama ia rasakan.
Merasa ciuman nya tidak dibalas oleh Rayna , Keanu kemudian melepaskan pangutan mereka. Karena tau jika Rayna juga sudah mulai kehabisan nafas. Ia berbisik tepat ditelinga Rayna yang tertutupi jilbab.
"Aku tidak suka kau memanggilku bapak, dan buka mulutmu Rayna ," bisik Keanu dengan gairah yang keluar sudah mulai menguasai tubuhnya.
"Panggil aku sayang" titah Keanu, Rayna mengangguk saja.
Menurut. Rayna perlahan membuka mulutnya, dengan cepat Keanu kembali menyambar bibir Rayna yang terbuka dan memperdalam ciuman mereka. Entah kemauan dari mana Rayna perlahan menikmati ciuman ini. Ia mengalungkan tangan nya dileher Keanu , dan tanpa sadar meremas ujung rambut Keanu .
Hal itu membuat gairah Keanu semakin memuncak. Perlahan tapi pasti Rayna membalas ciuman Keanu dengan kemampuan nya yang tidak seahli Keanu.
"Gue gak liat itu semua! Gue masih polos!" Teriakan itu membuat pangutan bibir Rayna dan Keanu terlepas dan tersentak kaget.
👋🙋Haii readers,
menurut kalian siapa tuh??
Semoga suka dengan cerita ku.
Tinggalkan like dan koment bawelnya.
See you🌷
__ADS_1