CEO Magang Dan Mama Perawan

CEO Magang Dan Mama Perawan
Bab 47 Bisakah Kita Saling Menyembuhkan


__ADS_3

Ivyna merasa tidak nyaman. Namun pantang baginya untuk menyerah sekarang. Dia harus meluapkan segala beban kesedihan yang selama ini ditanggungnya sendiri. Jika tidak maka kepalanya bisa meledak atau mungkin dia akan menjadi gila.


Cukup malam ini saja Ivyna akan meratapi segalanya. Dan besok saat bangun di pagi hari, ia akan kembali menjadi Ivyna Adhiyaksa yang ceria, mandiri, dan tangguh.


"Tambah satu gelas lagi, Mas," ucap Ivyna. Bartender hotel itu menatap Ivyna dengan keheranan. Dari raut wajahnya, wanita cantik ini mulai mabuk. Namun entah mengapa dia malah memesan minuman lagi.


"Baik, Nyonya, tunggu sebentar."


Ivyna mengetuk-ngetukkan jemarinya di meja pertanda ia tidak sabar menunggu minuman berikutnya. Karena pusing yang melandanya semakin menjadi, ia menyangga kepalanya dengan sebelah tangan. Ia tidak boleh pingsan sebelum menghabiskan gelas kedua.


"Silakan, Nyonya," ucap bartender itu menyerahkan gelas kaca yang berisi racikannya.


"Terima kasih," ucap Ivyna. Ia menempelkan gelas itu di bibirnya dan bersiap untuk menyesap. Namun sebuah tangan tiba-tiba menyingkirkan gelas itu dari Ivyna.


"Siapa kamu? Beraninya mengganggu kesenanganku!" tanya Ivyna gusar. Manik matanya bertemu dengan netra gelap seorang pria yang menjulang tinggi di hadapannya.


"Cukup! Aku mencarimu kemana-mana tapi kamu malah mabuk-mabukan disini! Padahal aku mengira kamu wanita yang sopan dan menjaga martabat," tukas Keano merasa kecewa.


Ivyna terkekeh mendengar ucapan Keano. Karena sudah terpengaruh oleh alkohol, Ivyna berdiri sempoyongan dan hampir terjatuh ke bawah. Untung saja Keano dengan sigap menopang tubuhnya.


"Untuk apa kamu mencariku? Kamu mengatakan aku tidak menjaga martabat? Lalu kamu sendiri bagaimana? Kamu menodaiku saat aku tidak sadar, apa perbuatanmu itu bermartabat?" tanya Ivyna sambil menunjuk Keano dengan jemarinya.


"Sssttt, Diam! Kamu mabuk sehingga bicaramu ngawur. Ayo kita pulang!"


Keano hendak menggiring Ivyna keluar dari bar, tapi wanita itu malah meronta-ronta.


"Aku mau pulang ke rumah orang tuaku. Bawa aku kesana, Tuan Pemaksa. Aku benci kamu, aku benci Randy," racau Ivyna.


Keano merasa geram mendengar Ivyna menyebut nama pria lain. Hatinya panas serasa terbakar oleh kobaran api. Sekarang ia mengetahui alasan kenapa Ivyna jadi hilang kendali. Ternyata wanita ini sedang memikirkan pria tidak tahu malu yang ada di pesta tadi. Entah hubungan apa yang pernah terjalin antara mereka hingga Ivyna patah hati separah ini.


"Jadi kamu menolak menjadi istriku karena mencintai si Randy brengsek itu, hah?!" tanya Keano. Ia sangat tidak rela bila Ivyna memiliki perasaan kepada pria lain. Bahkan sekarang ia ingin sekali mematahkan leher Randy.


"Kamu bilang apa? Cinta? Ivyna tidak mau terikat perasaan dengan pria manapun. Aku hanya mencintai orang tuaku dan kedua adikku yang tampan," jawab Ivyna sambil tertawa. Sejurus kemudian ia menatap Keano dengan pandangan sendu.


"Kamu ingin tahu Randy itu siapa? Dia adalah cinta pertamaku, laki-laki yang paling aku percaya. Aku dan dia pernah mengikat janji setia dan berencana untuk menikah muda. Tapi ternyata dia menghamili sahabatku sendiri. Lalu apa menurutmu Randy masih layak aku cintai?" tanya Ivyna sambil mencengkeram kerah jas Keano.


Walaupun dalam kondisi setengah sadar, Keano bisa menangkap luka mendalam yang terpancar dari mata Ivyna. Tak disangka wanita ini pernah merasakan pengkhianatan sama seperti dirinya.


"Kita menginap saja di hotel, sepertinya kamu tidak akan kuat menempuh perjalanan ke rumah."


"Tunggu, Pria Pemarah, aku belum selesai bercerita," celoteh Ivyna.


"Nanti kamu boleh bercerita jika kita sudah di kamar."


Keano menelpon Jevan dan meminta tolong sepupunya itu untuk memesan kamar. Tak berselang lama, Jevan menyusul ke bar untuk menyerahkan kunci kamar kepada Keano. Dia terkejut melihat penampilan Ivyna yang berantakan.

__ADS_1


"Wanita cantik ini sampai mabuk berat. Apa kamu melakukan sesuatu yang menyakitinya, Kean?"


"Kamu tidak tahu apa-apa, Van," sanggah Keano buru-buru membawa Ivyna ke lift.


"Wah, wah, kamu tidak tahan untuk segera bersenang-senang dengannya?" tanya Jevan menaikkan alis.


"Jangan bicara sembarangan. Wanita ini istriku dan dia bernama Ivyna. Terima kasih atas bantuanmu," ucap Keano sebelum menutup pintu lift. Jevan terkesiap mendengar pengakuan Keano. Sang sepupu yang sedingin kulkas akhirnya menikah lagi setelah bertahun-tahun menduda? Jika benar, maka ini akan menjadi kejutan terbesar bagi keluarga Atmaja.


...****************...


"Kamar siapa ini? Kamu pasti mau menculikku," racau Ivyna saat Keano memapahnya ke dalam kamar.


"Kita akan menginap di hotel. Sekarang tidurlah." Keano membaringkan Ivyna di kasur berukuran king size, tapi wanita itu malah menarik jasnya.


"No, no! Dengarkan dulu ceritaku sampai habis."


"Baik, aku akan mendengarkan tapi setelahnya kamu harus diam dan tidur."


"Aih, kamu manis sekali kalau seperti ini," kata Ivyna mencubit gemas pipi Keano.


Karena Ivyna mabuk, Keano berusaha sesabar mungkin menghadapi tingkahnya yang kekanak-kanakan.


"Bantu aku duduk," rengek Ivyna.


"Menurutku di dunia ini hanya ada empat orang pria yang baik. Pertama, Daddyku, Raja Adhiyaksa, kedua Uncle Alvian, ketiga dan keempat adalah adik-adikku, Almero dan Alarick Adhiyaksa. Selain mereka berempat tidak ada lagi lelaki yang bisa dipercaya. Mereka tukang selingkuh, pembohong, egois, dan mau menang sendiri," rutuk Ivyna.


"Lalu menurutmu aku masuk kategori pria yang buruk?" tanya Keano ingin menggali perasaan Ivyna. Dalam kondisi mabuk seseorang biasanya akan bicara dengan jujur.


Ivyna terkekeh kemudian menekan permukaan kemeja Keano dengan kelima jarinya.


"Tentu saja kamu menduduki peringkat paling atas sebagai pria paling buruk dan egois."


Ivyna memiringkan kepalanya sambil terus meracau.


"Mau tahu alasanku memilih menjadi desainer baju pengantin?"


"Apa alasanmu?" tanya Keano penasaran.


"Karena dulu aku sangat ingin menjadi pengantin yang dinikahi pangeran tampan. Tapi setelah dikhianati Randy, aku memutuskan untuk tidak menikah. Aku akan mewujudkan impianku lewat rancangan-rancanganku. Aku cukup puas melihat wanita lain terlihat cantik di hari pernikahannya."


"Kenapa tidak mau menikah? Tidak semua pria di dunia ini brengsek seperti Randy."


"Bagiku pernikahan itu sesuatu yang mengerikan. Aku beritahu sebuah rahasia. Daddyku pernah memiliki dua istri sekaligus saat aku masih kecil. Penyebabnya karena Mommyku pernah berselingkuh sehingga Daddy membalasnya. Begitulah pernikahan. Kalau bukan suami yang berselingkuh, maka si istri yang melakukannya. Aku yakin kami juga mengalami hal yang sama dengan Alexa," ujar Ivyna kembali tertawa.


Wajah Keano mengetat mendengar Ivyna menyebut mantan istrinya. Ternyata Ivyna secara diam-diam telah menyelidiki masa lalunya bersama Alexa.

__ADS_1


"Dari mana kamu tahu tentang Alexa?"


"Tentu saja aku tahu. Dia itu seorang model terkenal. Aku tadi menelpon asisten Alexa untuk memintanya datang ke ulang tahun Eleanor."


Darah Keano langsung mendidih. Pantas saja perasaannya tidak enak ketika Ivyna mengatakan berhasil menghubungi seseorang yang penting. Ia tidak menduga Ivyna sampai berani berbuat selancang itu.


"Kamu ingin menguji kesabaranku?! Kenapa menelpon Alexa tanpa izin dariku?"


Tanpa sadar Keano mencengkeram erat lengan Ivyna.


"Stop!!! Kamu menyakiti aku. Seharusnya kamu berterima kasih karena aku akan mengembalikan wanita yang kaucintai," teriak Ivyna. Matanya berkaca-kaca karena desakan emosi yang sulit digambarkan.


"Lain kali jangan coba mencampuri urusanku dengan Alexa, apalagi sok tahu soal perasaanku. Siapa bilang aku masih mencintai wanita itu?"


"Tidak ada, aku menebaknya saja. Kalau bukan Alexa lalu siapa wanita yang ada di hatimu? Nadine? Atau jangan-jangan kamu berubah haluan menjadi penyuka sesama jenis?" tanya Ivyna dengan nada mengejek.


Keano bertambah geram mendengar Ivyna yang bicaranya semakin tak karuan. Ia pun melepas kemeja dan jasnya lalu membuangnya ke sembarang arah. Keano menarik tubuh Ivyna mendekat padanya. Lantas ia menangkup wajah cantik wanita itu dengan kedua telapak tangannya yang besar.


"Apa kamu percaya jika aku mengatakan bahwa wanita yang ada di hatiku sekarang adalah Ivyna Adhiyaksa. Dengan kata lain, aku mulai mencintaimu."


Mata Ivyna terbelalak lebar. Ia pun memukul-mukul Keano dengan sisa tenaganya.


"Leluconmu ini tidak masuk akal. Kamu pasti berusaha menipuku. Pura-pura mencintaiku kemudian setelah aku menerimamu menjadi suamiku, kamu akan membuangku begitu saja."


Pandangan Keano yang semula tajam berubah meredup. Ia bisa merasakan dua trauma sekaligus yang membayangi Ivyna, yaitu perselingkuhan Randy dan juga kegagalan pernikahan orang tuanya.


"Aku tidak akan melakukan itu. Aku sendiri pernah merasakan sakitnya dikhianati. Jika aku sudah memutuskan untuk mencintaimu, maka aku akan setia padamu sampai akhir."


Air mata Ivyna tumpah melewati bulu matanya yang lentik. Entah ia berhalusinasi atau tidak, namun pernyataan cinta Keano bak seberkas cahaya yang menghangatkan hatinya.


"Apa kita bisa saling menyembuhkan luka?" tanya Ivyna mengalungkan tangannya di leher Keano.


"Tentu saja bisa jika kamu juga mencintaiku."


Ivyna terdiam sejenak. Di balik kebenciannya terhadap Keano, sesungguhnya terselip sebuah perasaan yang tumbuh karena kebersamaan mereka. Hanya saja ia berusaha keras untuk menyangkalnya selama ini. Namun setelah mendengarkan penawaran cinta dari Keano, Ivyna tergerak untuk kembali membuka hatinya.


Tanpa ragu, Ivyna mencecap bibir tebal Keano yang langsung disambut oleh pria itu.


"Apa ini artinya kamu bersedia mencintaiku?" tanya Keano. Amarahnya sudah menguap tak bersisa berganti dengan perasaan ingin memiliki.


"Iya...aku bersedia."


Bersambung


Ivyna dan Keano sudah bersama nih. Berikutnya siapa ya? Silakan komen sebanyak-banyaknya

__ADS_1


__ADS_2