
"sayang ayo bangun,sudah siang,nanti nenek kelamaan menunggu kita"ucap Briana membangunkan sang buah hati.
"huam...Iya Bun,Vabri masih ngantuk banget"ucap Vabri dengan suara yang serak khas bangun tidur.
"sayang ayo buruan nanti sholat nya kesiangan Lo,belum mandi dan sarapan juga"ucap Briana lembut.
Vabri mulai beranjak dengan setengah nyawa nya masih dalam alam mimpi nya😅😅.
"ayo sini bunda bantu mandi,dan bersiap"ucap Briana menggendong Vabri masuk kamar mandi.
setengah jam berlalu Briana dan Vabri bersiap untuk sarapan.
"sayang mau makan pakai apa?"tanya Briana
"aku mau pake ayam goreng aja Bun"ucap Vabri
"ok sini bunda suapi"ucap Briana.
mereka makan dengan lahap,dan sampai dengan selesai,kini Briana mengambil koper yang sudah di siapkan di dekat meja ruang tamu.
Briana mengunci pintu dan berlalu menuju rumah Bu Orin yang tidak jauh dari tempat tinggal nya.
"assalamu'alaikum"ucap Briana dan Vabri bersamaan.
"wa'alaikumsalam,eh cucu nenek sudah Dateng"jawab dan ucap Bu Orin
"iya Nek,tadi takut kesiangan jadi agak pagi"ucap Vabri.
"sudah sarapan belum Briana dan Vabri?"tanya Bu Orin
"alhamdulilah sudah bu, selesai sarapan terus kami langsung berangkat,karna takut ibu menunggu terlalu lama"ucap Briana.
"ah kamu ini kaya sama siapa saja,lagian kami yang ngajak kamu,mana mungkin akan kami tinggal,sudah..sudah ayok masuk dulu"ucap Bu Orin yang di ikuti Briana dan Vabri di belakang nya.
"Vabri,tunggu sebantar ya,nenek panggil kakek dulu di atas,silah duduk"ucap buk Orin pada Vabri
"terima kasih Nek"ucap vabri.bu Orin berlalu ke kamar untuk memanggil sang suami,
"bunda,nenek sama kakek baik baik ya Bu?"tanya Vabri
"iya sayang"ucap Briana membenarkan ucapan sang anak.
"Bun,sebenar nya,ayah di mana sih,kok nggak pernah pulang"tanya Vabri polos,ya Briana menutupi dari sang anak,dengan mengatakan bahwa sang ayah yang merantau.
"sabar ya sayang,ayah pasti pulang kok,Vabri harus sabar ya"ucap Briana menahan sesak di dada ketika sang anak merindukan sosok ayah yang selama ini hanya omongan semu,karna sang ibu menjajilan hal yang tabu.tak lama kemudian Bu Orin memutuskan pembicaraan antara anak dan ibu itu.
__ADS_1
"maaf lama ya nunggu nya?"tanya Bu orin.
"tidak apa-apa kok Bu"ucap Briana
hampir sepuluh jam perjalan berlalu yang di tempuh menggunakan mobil mereka kini menginjak kan kaki di kota A,dimana kota kelahiran Briana dan terenggut mahkota yang berharga.
"Alhamdulillah,akhir nya kita sampai juga"ucap Bu Orin."kita cari tempat makan dulu ya sayang sebelum menuju rumah sodara ibu"ucap Bu Orin lagi.
"iya pak,bu aku ikut saja"ucap Briana,kini mereka memasuki salah satu restoran yang cukup terkenal di kota A,
"Bu,saya izin ke toilet dulu ya"ucap Briana
"bunda aku ikut ke toilet ya"tanya Vabri.
"ya sudah,kalian ke toilet dulu,ibu sama bapak tunggu di meja ujung sana ya!!"ucap Bu Orin menunjuk meja Deket jendela.
"ya Bu,kalau begitu saya permisi Bu"ucap Indri berlalu menuju toilet.
"ayo sayang"ajak Briana
ketika sampai di depan toilet,Briana menyuruh sang anak menunggu di depan pintu toilet wanita.
"sayang tunggu bunda di sini ya,jangan kemana-mana,jangan asal mau di ajak bicara sama orang asing okey"perintah Briana
"okey bunda"ucap Vabri mengacungkan dua jempol nya,bertanda menyetujui ucapan sang bunda.ketika Briana masuk kedalam toilet,di lain pintu toilet seorang laki-laki tampan dan gagah di umur nya yang sudah berkepala tiga itu,melihat anak kecil di depan toilet sendiri dalam keadaan memunggungi nya,dia mendekat dan mencoba menyapa nya.
deg..
melihat wajah anak kecil itu seperti foto copy wajah nya tidak ada yang menyimpang,hidung mancung,mata hitam tajam seperti elang,bibir tipis merah jambu.
"maaf uncle,kata bunda jangan terlalu dekat dengan orang yang belum di kenal"ucap Vabri polos. membuat Varo sadar dari keterkejutan nya.
"baik..baik,uncle tidak ada niat jahat padamu,lantas di mana bundamu?"tanya Varo,ya laki-laki itu adalah Varo.
"bunda sedang di dalam toilet"ucap Vabri lembut,melihat laki-laki dewasa yang ada di depan,ada ketertarikan sendiri.
"ok,,siapa namamu son?"tanya Varo.
"nama ku Vabri uncle"ucap Vabri
"ok perkenalkan nama uncle..."ucap Varo terhenti ketika mendengar dering ponsel nya.
"sebentar son,uncle angkat telfon dulu ya"ucap Varo mengambil handphone di saku celana nya,dan berjalan agak menjauh dari Vabri.
beberapa saat setelah Varo mengangkat tlfon Briana keluar dari toilet,
__ADS_1
"kamu mau masuk ke toilet sayang?"tanya Briana
"tidak bunda,aku hanya khawatir sama bunda"ucap Vabri.
"hei..bundamu ini sudah dewasa,tidak perlu kamu jaga okey"ucap Briana gemas dengan sang putra.
"bunda aku mau ngenalin bunda sama uncle baik"ucap Vabri pada bunda nya.
"di mana orang nya sayang?"tanya Briana
"itu uncle baik nya,dia sedang telfon"ucap Vabri menunjuk Varo yang membelakangi mereka.
"kalau gitu ayo kita kembali,kasian nenek,nanti menunggu kita kelamaan"ucap Briana
"tapi bunda.."ucap Vabri
"sudah,lagian uncle nya masih sibuk telfon"ucap Briana.
"okey lah kalau begitu"ucap Vabri melangkah pergi.
ketika sudah berada di ujung lorong,varo mematikan tlfon nya,dan berbalik,melihat Vabri dan Briana mulai menjauh akhir nya Varo memutuskan pergi menuju ke rumah nya.
"tuan,apa yang anda pikir kan?"tanya Rio
"ah,,aku juga tidak tau,aku tadi ketemu anak kecil di toilet,dia sangat mirip dengan ku,bahkan tanpa ada yang terlewatkan sedikitpun,aku dan anak itu bagai pinang di belah jadi dua,hanya saja dia versi Varo kecil"ucap Varo mengulang pertemuan nya dengan Vabri.
"kenapa tidak kita cari tau siapa anak itu sebenar nya?"ucap Rio memberi penyelesaian.
"ya,..kenapa aku tidak memikirkannya dari tadi"ucap Varo semangat.
"Hem.. kadang-kadang kamu itu memang terlihat bodoh kalau sedang begini"ucap Rio
"sialan Lo"ucap Varo,"Rio semua ini aku serahkan ke kamu"ucap Varo.
"apakah kamu tau nama nya,untuk mempermudah pencarian kita"ucap Rio
"ya tadi dia menyebut nama nya Vabri"ucap Varo.
mereka melanjutkan pencarian atas nama Vabri,Varo yakin bahwa anak itu,adalah anak nya,entah mengapa ia merasa ada ketertarikan tersendiri dengan nya.
di lain tempat,Briana sedang memesan makanan untuk Vabri dan diri nya..
"sayang kamu mau makan apa?"tanya Briana.
hai...hai..jangan lupa like komen dan vote ya
__ADS_1
i love you all
by:Agus Indrawati.