
"terima kasih,,,,,q harap ini menjadi awal yang baik kita,,,"ucap Reino melajukan mobil nya,,
"maksud nya om??"tanya Indri,,,
"nanti qmu juga tau,,,kita mampir ke toko langganan mama q ya"ucap Reino
"terserah om aja menolak juga q gak bisa juga kan,,,"ucap Indri buang muka menghadap keluar jendela,,,setelah beberapa ada keheningan kini mobil Reino terparkir di depan toko kue langganan
"qmu suka kue apa,,,?sekalian q mw beliin kue buat mama q,,atau kamu mw ikut turun"?tanya Reino
"memang nya boleh,,,?"tanya Indri antusias
"boleh dong,,,,ayok masuk,,,?ajak Reino
kini mereka masuk bersama tanpa sadar Reino menggandeng tangan Indri,membuat si empu nya berhenti karna kaget
"kenapa?"tanya Reino,mengikuti tatapan mata Indri dengan reflex Reino melepas genggaman tangan Indri,
"maaf,,"ucap Reino tersenyum
"gak papa om?" ucap Indri malu-malu kucing
setelah mereka berdua membeli kue-kue yang di ingin kan,,,mereka pun melanjutkan perjalanan menuju rumah Mahendra.
__ADS_1
kini mereka tibalah di gerbang istana milik keluarga Mahendra,
"wah,,,,,indah sekali,seperti istana,,,,pa ini rumah om Reino?"batin Indri bengong,
"ayo turun,,"ajak Reino membuat si Indri terbangun dari lamunan nya,,
"i,,,ini rumah om Reino?"tanya Indri gugup
"bukan ini rumah orang tua q"jawab Reino
"ayok om kita pulang aja lagi,,,a,,aku,,malu om?"ucap Indri sedih
"hai,,,,kenapa sedih begitu,,"ucap Reino mengangkat dagu Indri,,hingga tatapan mata mereka bertemu,,kini mereka masih terdiam membeku dalam tatapan mata tersebut,,,tanpa mereka sadari kedua orang tua Reino sudah berdiri di depan rumah,,
"Rei,,,,kok gak di ajak masuk,,"ucap mama Reino
"eh,,,,i,,ya ma,,ini mw di ajak masuk,"ucap Reino gugup seperti kepergok maling,hehehe
"assalamu'alaikum Tante/om,,"ucap Indri sambil mencium tangan kedua orang tua Reino
"wa'alaikum salam sayang,,,,wah kamu imut sekali sayang,,"ucap sang mama menarik Indri masuk,
"ini yang anaknya siapa sich,,,kok jadi q yang di cuekin"gerutu Reino,,
__ADS_1
"hahaha,,,emang enak di cuekin"ucap papa Reino
"tunggu ,,tunggu,,kok papa nggak marah,,,ada apa ini?"tanya Reino heran,selama ini sang papa selalu memaksa Reino menikah dengan Karin,,
"pasti kamu mw nanya kenapa papa biasa-biasa saja karna papa sengaja mw jodohin kamu sama Karin biar kamu cepat cari istri,,dan setelah papa cari tau seperti apa wanita yang selama ini kamu kejar itu ternya gadis baik-baik,,,"jelas sang papa
"terus Karin pa?" tanya Reino,
"papa sudah tau semua nya sebelum kamu tau,,,,semenjak di ninggalin kamu,,papa tau dia keluar negri dan papa sudah mengutus anak buah papa untuk selidiki dia,dan ternyata benar dugaan papa bahwa dia wanita ******,,"ucap papa Reino emosi,,,
"sudah lah pa semua nya kan sudah jelas,,terus gmana dengan pilihan Reino?"tanya Reino menggoda sang papa
"ya,,ya,,,papa akui dia memang gadis yang baik dan sopan,,"puji papa Reino,,
"ya sudah kita masuk,,papa ingin ngobrol dengan calon mantu papa"ucap papa Reino lagi,yang di angguk i oleh Reino
sebelum sampai ruang keluarga Reino dan sang papa berhenti di pintu mendengar canda tawa antara Indri dan sang mama,,,ya walaupun Indri masih canggung
"ehem,,,ehem,,,sampai lupa kalo punya suami sama anak kandung nya sendiri"sindir Reino,,membuat si Indri malu,,
"mama sudah bosen sama kamu,,kalau di ajak ngobrol gak asik,,,maka nya Reino kamu cepat nikahin Indri,,"ucap mama Reino sungguh-sungguh,membuat Indri tersedak Saliva nya sendiri,,
"uhuk,,,uhuk,,,"Indri tersedakmembuat Reino langsung mengambil air minum untuk Indri.
__ADS_1