Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 77


__ADS_3

"tapi nyonya!,kali tuan Reino marah bagaimana? jangan seperti ini nyonya,saya bisa di pecat!"ucap satpam memelas.


"itu tidak akan terjadi pak,percaya padaku,kalau begitu saya permisi pak,mobilnya sudah menunggu di depan"ucap Indri berlalu pergi


satpam yang melihat Indri masuk dalam mobil dan menghilang oleh pekat nya malam,dengan pikiran campur aduk akhirnya dia berlari masuk membangunkan Reino


tok


tok


"tuan...tuan..tuan muda"ucap satpam


"ada apa pak?jam segini kok teriak-teriak"ucap Reino belum menyadari kalau sang istri tidak ada di kamar


"i..itu tuan,nyonya muda pergi naik mobil"ucap satpam


"nggak mungkin pak,istri saya tidur sama saya di dalam?"ucap Reino tidak percaya


"tuan saya tidak bohong"ucap satpam


deg


Reino masuk dan mencari sang istri di seluruh penjuru kamar,namu nihil hanya sebuah kertas coretan tangan Indri yang di tinggalkan nya


"maaf kan aku mas,bukan karna aku tak mencintaimu,tapi aku hanya ingin menenangkan hati ku,setelah aku mendengar percakapan mu dengan kak Dimas,aku harap di waktu nya tiba,engkau akan menemukan wanita seperti yang kamu mau,sekali lagi maaf kan aku,Oya mas soal anak kita,suatu saat nanti aku akan menunjukan pada mereka siapa papa nya,dan itu memang hak kamu,tapi satu mas,sebelum menemukan wanita yang kau ingin kan tolong ceraikan aku😢😢,terima kasih atas cintamu selama ini,terima kasih buat kamu yang mengenalkan aku dengan mama dan papa yang sayang sama aku,mas tolong maafkan aku,,jangan pernah cari aku lagi,dari aku yang mencintaimu dan orang yang selalu berharap kamu bahagia,salam hangat ku ucapkan untukmu ilove you mas


^^^dari yang mencintaimu💕^^^


^^^Indri Agustina ❤️^^^


"tidak..ini tidak mungkin,Reino mengambil jaket berjalan keluar


"pak kemana Indri pergi"tanya Reino kacau


"nyonya naik mobil hitam tuan,sepertinya plat di tutup,maka nya saya tidak bisa melihat nya"ucap satpam


"Rei apa yang terjadi?"tanya tiba-tiba papa Ferdi keluar kamar mendengar keributan yang terjadi


"Indri pergi dari rumah pa?"ucap Reino sedih


"kenapa bisa Indri pergi dari rumah,ada yang kamu sembunyikan dari papa Rei?"tanya Ferdi menyelidik


"maaf pa untuk saat ini Reino belum bisa jelasin,Reino harus mencari Indri pa"ucap Reino berlalu pergi begitu saja


"sayang,kenapa?kenapa harus pergi meninggalkan aku,aku mohon kembalilah"ucap Reino

__ADS_1


'ting'sebuah pesan masuk dari anak buah yang menemukan jejak Indri lewat cctv yang ada di sekitar bandara


kini Reino menuju bandara dimana anak buah nya menemukan jejak Indri


"permisi nona,saya ingin menanyakan pesawat terakhir take off menuju kemana ya?"tanya Reino


"terakhir kearah kota B tuan"ucap resepsionis di bandara


"adakah yang bernama Indri Agustina?"tanya Reino


"sebentar coba saya lihat"ucap resepsionis"seperti nya tidak ada tuan"ucap resepsionis


"baik terima kasih banyak"ucap Reino berjalan keluar


"sayang kamu dimana?pulang ya?jangan tinggalin mas"ucap Reino dalam keadaan yang kacau


"Rei,bagaimana ketemu tidak"tanya Dimas tiba-tiba


Reino mengusap wajah nya kasar"dim gue harus nyari istri ku ke mana lagi?,aku sudah mencari kemana-mana,anak buah ku sudah mencari di mana-mana tapi hasil nya nihil"ucap Reino frustasi


"tenang lah Rei aku yakin Indri tidak akan meninggalkan mu!!"ucap Dimas mengelus punggung Reino,memberi ketenangan teman sekaligus bos nya itu


"aku rasa ada yang menyembunyikan kepergian istriku"ucap Reino


"tapi Rei,Indri tidak mempunyai orang yang bisa membantu nya kecuali"


kini mereka menuju rumah Varo yang tak jauh dari lokasi mereka berdua


dan di kediaman Varo kini Indri baru mulai memejamkan mata,karna harus mengelabui Reino,tapi apa daya,Reino sudah mengetahui bahwa dia di kelabui.


Varo yang masih duduk di ruang tamu,tiba-tiba mendengar suara mobil berhenti di halaman rumah tak lama kemudian terdengar suara bel berbunyi


tettt


tettt


tettt


"siapa sih dini hari mengetuk pintu rumah orang"gumam Varo menuju pintu ketika pintu di buka 'bugh' sebuah pukulan yang keras mengenai wajah nya hingga robek di sudut bibir Varo sehingga bau anyir tercium.


"apa maksud mu Rei dengan datang dini hari kerumah orang,gak ada angin,gak ada hujan tiba-tiba main pukul saja"ucap Varo menngelap darah menggunakan ujung ibu jari nya


"dimana istri ku?"ucap Reino


"istri..??,kenapa mencari istrimu kesini?"ucap Varo mengejek

__ADS_1


"brengsek kamu Varo!!!"ucap Reino hendak menerjang Varo kembali tapi di tahan oleh Dimas


"cukup Rei,dia itu sahabat kita,kita bicarakan baik-baik okey?"ucap Dimas


"bagaimana bisa,sahabat ku membawa istriku?"ucap Reino


mendengar keributan di luar,Indri terbangun kebetulan dia merasa haus,dia pun keluar kamar ketika di ujung tangga tidak sengaja Reino dan Indri saling bersitatap,Reino yang melihat istri nya langsung melepaskan diri menghampiri istri nya,saat itu juga Indri berbalik dan masuk kekamar,belum sempat menutup pintu kamar,Reino sudah lebih dulu menahan pintu kamar


"sayang...jangan begini,tolong maafin aku"ucap Reino mencoba menahan pintu supaya tidak tertutup


"mas sebaiknya kamu pulang,jangan pernah cari aku lagi"ucap Indri


"sayang aku nggak akan ngebiarin kamu lari dari aku,,aku benar sangat-sangat mencintai kamu!!"seru Reino


karna indri tak kunjung membiarkan pintu terbuka,Reino mendorong pintu sedikit lebih keras hingga membuat Indri limbung kebelakang


"akhhhhh" teriak Indri,dengan sigap Reino merengkuh tubuh Indri dalam dekapannya hingga keduanya terkunci sesaat ketika tidak sengaja manik mata keduanya bertemu, setelah hilang keterkejutannya Indri mendorong tubuh Reino


"sayang..maafin mas"ucap Reino memegang kedua tangan nya


"mas,sebaik nya kamu pulang,biarkan aku pergi"ucap Indri membelakangi Reino


"kenapa??"tanya Reino "apa kamu ingin membawa anak-anak ku,itu tidak akan pernah terjadi"ucap Reino lagi


"aku tidak akan pernah membawa anak-anak ini,aku ingin kita berpisah mas"ucap Indri lirih


'jedarrrrr'


bagai di sambar petir di siang bolong,tiba-tiba Reino merasa sesak di dada nya,luruh sudah air mata nya


"apa?? dan kenapa?"tanya Reino "aku benar-benar mencintaimu,aku takut kehilangan akan dirimu,aku mohon jangan ucap kan kata-kata itu di depan ku lagi"ucap Reino


"dengarkan aku INDRI AGUSTINA tidak akan ku biarkan kau pergi dari hidupku,jika kau tetap ingin pergi,pergilah setelah anak-anak ku lahir,"ucap Reino tegas


"apa maksudmu,bukankah sudah jelas,setelah melahirkan kau bebas akan pergi kemana pun,selama ini aku salah menilai mu,aku kira kamu wanita yang benar-benar mencintaiku,kau sama dengan mereka semua,setelah membuat hati seseorang takluk kemudian kalian mencampakkan begitu saja"ucap Reino


deg


hati Indri sakit mendengar ucapan sang suami"tidak,aku tidak mungkin sama dengan mereka,aku adalah aku bukan mereka atau siapalah itu"Indri bermonolog sendiri


"kenapa diam,apa kamu mempunyai simpanan"ucap Reino


'plakk'tamparan keras di pipi Reino hingga mengakibatkan kebas di pipi nya,dia hanya senyum mengejek


"kamu sudah melewati batasan mu mas"ucap Indri marah "sebaik nya sekarang tinggalin aku sendiri"ucap nya lagi

__ADS_1


"maaf"ucap Reino lirih,kini dia bersimpuh di depan sang istri,untuk memohon.


__ADS_2