
"Rei katanya tuan Faiz Aksa Abi Manyu punya ponakan,boleh lah kita menyelam sambil minum air"ucap Dimas menaik turunkan alis nya.
Reino mengerutkan keningnya"gue aja baru denger kalau Faiz Aksa punya ponakan?"ucap nya
"gue juga baru denger,hei cecunguk Lo tau dari mana kalau Faiz Aksa punya ponakan?"tanya Varo
"tau dong,gue udah selidiki,tolong ya Rei kita jalin kerja sama dengan perusahaan manufaktur punya Faiz Aksa yang textile itu?"ucap Dimas memelas
"baik lah,nanti kita dikirim lagi,sekarang gue masih mau lanjut nge-game dulu"ucap Reino
kini Reino asyik dengan game nya Dimas pun mulai sibuk di dunia Maya nya dan tanpa sadar ia tertidur karna merasa di cuekin,
kini di hotel bintang lima Royal Garden,Baron yang sedang berpesta,dia yang mendapat kabar,bahwa Stela sudah di penjara akibat kurang teliti,tiba-tiba dia kesal 'pranggg' suara gelas pecah karna di banting sekuat tenaga
"brengsek kau Reino,kau telah membuat sugar baby ku hancur satu persatu"ucap Baron marah
"besok atur jadwal bertemu dengan tuan Ferdi Mahendra"ucap Baron
"baik tuan,kalau begitu saya permisi?"ucap ajudan tuan Baron
pagi menjelang Reino dan Varo yang kata nya mau bergadang sampai pagi,tapi nyatanya malah game yang nonton mereka berdua,hingga sang istri dan mama keluar
"Masya Allah,itu orang kok tidur nya gak karuan tingkah nya!!"ucap mama Clara
"biar Indri foto ma,masa crazy rich nya kota M tidur nya gak ada ganteng-ganteng nya"ucap Indri ketawa
"ma Indri bikin kopi sama roti buat sarapan dulu"ucap indri berlalu pergi ke dapur
"pagi nyonya"sapa Suli asisten rumah tangga Varo
"pagi juga mbak!"jawab Indri ramah
"wah pantas saja den Varo jatuh cinta,orang nya aja udah cantik,sopan,ramah,baik pula,siapa yang nggak akan tergila-gila,jika aku laki-laki juga bakal aku kejar-kejar deh"gumam Suli
"mbak ngajakin saya ngomong?"tanya Indri
"eh nggak non,ada yang bisa saya bantu non?"tanya Suli.
"oh..nggak mbak,aku mau bikin kopi untuk itu"tunjuk indri "orang-orang yang lagi ngorok di sofa"ucap Indri
"baik lah non,mau sarapan nasi atau roti non"tanya Suli
"sarapan 🍞 (roti)aja mbak,soal nya saya mau buru-buru pulang,kasihan Sumi sama mertua saya?"ucap Indri
"apa..!!suami,mertua?"ucap Suli kaget,karena ternyata nona cantik yang ada di depan nya ini sudah menjadi istri orang
__ADS_1
"iya,memang ada apa mbak?"tanya Indri
"oh tidak apa-apa non,kalau begitu saya siapkan dulu roti nya?"ucap Suli meninggalkan Indri yang sedang meracik kopi
"aneh,kenapa bisa kaget begitu,mendengar aku sudah punya suami"gumam Indri menggelengkan kepala,kini Indri berhalan keruang tamu membangunkan suami dan yang lain nya
Dimas yang menghirup aroma kopi,mengendus-endus hingga terjatuh dari kursi 'bugh' "auw"ucap Dimas mengelus-elus bokong nya yang mendarat dengan sempurna di lantai
"indri..!!"ucap Dimas kaget melihat Indri yang sedang tersenyum
"iya kak,bangun cuci muka gih,abis itu ini kopi nya di minum"ucap Indri menyodorkan kopi di depan Dimas.
"ok kalau gitu aku ke kamar mandi dulu"ucap Dimas berlalu ke kamar mandi
"mas,,mas Reino!"Indri mengguncangkan badan Reino.
"sayang,mas masih ngantuk!!ucap Reino yang masih memejamkan mata nya,seraya memeluk pinggang Indri
"mas,bangun ih,malu banya orang itu Lo?"ucap Indri
"mana ada sih yang,dikamar kita kok banya orang"ucap Reino semakin mengeratkan pelukan nya.
"mas sakit,jangan keceng-kenceng gitu,dedek nya ke jepit"ucap Indri membuat Reino langsung duduk
"hehehe,gak kok mas"ucap Indri cengengesan, "udah gih bangun,kata nya mau pulang"ucap nya yang melihat sang suami mulai tidur lagi
"yang mau pulang kemana?"tanya Reino
"mas inikan rumah kak Varo,gimana sih mas?"ucap Indri kesal
"oh ya mas lupa sayang,ya sudah mas ke kamar mandi dulu"ucap Reino seraya mencium Indri dan berlalu pergi ke kamar mandi.
"udah bangun Lo dim?"tanya Reino yang berpapasan sama Dimas yang baru keluar kamar mandi
"udah,mana gue malu banget sama istri lo!"ucap Dimas
"kenapa?"tanya Reino penasaran
"dia ngeliat gue jatuh dari kursi gara-gara mencium bau kopi"ucap Dimas
"hahahaha,mampus lo!"ucap Reino berlalu pergi
"sialan Lo"ucap Dimas
kini Indri duduk bersama mertuanya sambil meminum teh hangat
__ADS_1
"ma ini di minum teh nya mumpung masih hangat"ucap Indri menyerahkan segelas teh hangat.
"makasih sayang"ucap mama Clara
"iya ma,Indri banguni kak Varo dulu sebentar ya ma,habis sarapan kita pamit,kasian kak Varo nanti gak di bangunin"ucap Indri
"ya sudah banguni gih,nanti keburu siang,dia juga kan mau ke kantor"ucap mama Clara,Indri pun beranjak membangunkan Varo yang ada di ruang tengah
"kak..kak Varo,bangun sudah siang"ucap Indri gak ada respon "kak,bangun kami akan segera pulang"ucap Indri mengguncang lengan nya
tanpa di duga Varo memegang tangan Indri dan bergumam
"Indri jangan tinggalin aku,aku~"ucap Varo
"Alvaro!!"teriak Reino,Indri yang mendengar suara bariton itu pun menegang,dan mencoba melepas kan tangan nya dari genggaman tangan Varo,sedang Varo yang tak mendengar teriakan Varo pun semakin menggenggam tangan Indri dengan erat
"kak,,,sayangilah nyawamu,jika singa jantan sudah mengamuk aku gak bisa bantu kamu lagi"ucap Indri lirih
Reino pun mendekat tanpa basa basi,dia memegang kerah baju Varo yang baru membuka mata
"Lo jangan buat kesabaran gue habis,karna sudah menyentuh wanita ku"ucap Reino menatap tajam Varo
"Rei,sudah apa yang Lo lakuin,batokan gak sadar"ucap Dimas melepas tangan Reino dari leraj baju Varo
"mas,,sudah lah,kak Varo juga gak sadar?"ucap Indri mengelus lengan Reino
"tapi mas gak rela kamu di pegang sama laki-laki lain"ucap Reino merajuk,mulai deh kaya anak kecilnya
"dasar bucin Lo,gitu aja manja"ucap Dimas
"kalian ngapain sih,pagi-sudah drama?"tanya Varo yang sudah sadar sepenuh nya
"itu gara-gara Lo?"ucap Dimas dan Reino bersamaan.
Indri yang melihat itu segara meninggalkan tempat orang-orang gak jelas itu,menuju mama Clara
"huftttt.."ucap Indri mengurut ujung hidung nya yang pening
"kenapa sayang"tanya mama Clara
💞🌹🌹hai hai,kok sepi ya like komen dan vote nya,jadi sedih nih😢😢😢🌹🌹💞
i love you all
by:Agus indrawati
__ADS_1