Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 53


__ADS_3

"maaf nona tapi tuan Andi bukan,,"ucapan Niko terhenti ketika Andi memberi kode pada Niko supaya diam.


"saya mau anda mengganti baju saya,,"ucap gadis itu


"tapi,,,"ucap Andi di potong oleh Savira Atmadja,ya. gadis itu bernama Savira Atmadja,putri tunggal keluarga Atmadja.


"ah ya,,pasti kamu gak mampu buat ganti rugi baju saya"ucap Savira,membuat Andi geram dan angkat bicara,


"berapa yang kamu butuh kan nona"ucap Andi tegas


"kamu yakin ingin mengganti baju ku"tanya Savira mengejek


merasa di remehkan Andi mengeluarkan black card nya


"ini silahkan anda membeli baju yang anda ingin kan untuk mengganti baju yang di siram oleh pegawai saya"ucap Andi tersenyum


melihat Savira menganga tidak percaya Andi kembali berucap

__ADS_1


"kenapa hanya diam saja nona,kalau anda tidak percaya,maka mari saya antar ke butik langganan keluarga saya"ucap Andi


"ti,,tidak perlu,,biarkan saya pergi sendiri"ucap Savira merasa masih tidak percaya dengan black card yang di keluarkan oleh Andi yang dia tau hanya seorang manager di kafe itu.


"astaghfirullahhal'adzim,,ada aja gadis bar-bar kaya gini"gumam Andi


"kalau begitu aku tidak perlu kartu,tpi ada satu syarat yang harus anda penuhi"ucap Savira pada Andi.


"baik katakan apa yang anda ingin kan insya Allah akan saya kabulkan jika saya mampu."ucap Andi tegas.


"anda yakin tuan akan memenuhi apa syarat yang saya ajukan?"tanya Savira mengernyitkan dahi nya "sebegitu tegas nya dia menjawab syarat yang aku ajukan,tpi apakah dia masih bisa tegas setelah tau apa yang akan aku berikan pada nya"batin Savira tersenyum mengejek


"baik,kalau begitu mari kita bicara secara pribadi,karna ini adalah urusan pribadi,atau anda ingin semua orang tau apa syarat yang saya ajukan?"tanya Savira


"baik mari keruangan saya,"ucap Andi mengajak Savira keruangan pribadi Andi,yang boleh masuk hanya orang yang mendapat ijin dari nya,ketika sampai di ruangan tersebut,Savira di buat terkejut dengan laki-laki tampan yang ada di depan nya,bagaimana tidak,laki-laki yang terlihat rapi dan biasa saja menurut Savira,tapi fasilitas yang di miliki nya seperti orang kalangan atas dan yang buat Savira tidak habis pikir kenapa masih ada laki-laki kaya bersifat rendah hati dan tanpa ada kesombongan sedikitpun


"apa ini semacam ruangan pribadi tuan"tanya Savira yang masih berdecak kagum dengan ruangan yang ia lihat sekarang,semua fasilitas yang ada pada ruangan itu terlihat elegan dan tampak seperti ruangan di istana,walaupun dia juga dari keluarga kaya raya,tapi dia jarang bertemu dengan pria yang tidak sombong,kebanyakan kalau sudah berkelimpahan harta pasti di embel-embeli dengan kesombongan.

__ADS_1


"oh,,bisa di bilang begitu,karna ini rumah kedua bagi saya ketika saya sedang tidak ingin pulang,,mari silahkan duduk"ucap Andi sopan "dan katakan syarat apa yang akan anda ajukan untuk bentuk rasa tanggung jawab saya atas kelalaian pegawai saya"ucap Andi tanpa basa-basi


"baik lah tuan,sebelumnya saya memperkenalkan diri saya,nama saya Savira Atmadja,saya bekerja di Atmadja company menjabat sebagai wakil direktur,syarat Yang akan saya ajukan adalah"ucap Savira ragu,apakah laki-laki di depan nya mau menjadi kekasih nya,karna tuntutan perjodohan orang tuanya.


"apa?"tanya Andi,,"katakan saja jangan ragu"ucap Andi lagi


"apakah anda bersedia menjadi kekasih saya"ucap Savira ragu.


"baik saya terima syarat dari nona,lantas apa yang harus saya lakukan sebagai kekasih anda?,,tunggu,,tunggu,,maksud nya jadi kekasih pura-pura kan" tanya Andi yang baru saja menyadari ucapan Savira,membuat Indri tersenyum senang karna jawaban spontan yang keluar dari mulut Andi


"kenapa harus pura-pura tuan,kalau menjadi kekasih beneran seperti nya menyenangkan,hahaha"ucap Savira mencoba menggoda Andi.Melihat wajah Andi yang terkejut membuat Savira semakin terbahak


"hahaha,,,,aduh tuan jangan di buat serius seperti itu,,aku hanya bercanda,"ucap Savira setelah berhenti tertawa


"ok baiklah,,,kapan batas waktu berakhir nya pacar pura-pura nya?"tanya Andi


"sampai waktu yang tidak di tentukan"ucap Savira santai

__ADS_1


"kenapa bisa begitu?"tanya Andi yang merasa di rugikan atas syarat yang di ajukan Savira


"baik begini saja,sekarang kita jalani saja,sampai orang tua ku tidak nenjodoh-jodohkan aku lagi dengan anak rekan bisnis nya,,bagaimana??"ucap Savira menunggu jawaban Andi,,,"aduh bagaimana ini kalau laki-laki ini menolak bisa saja papa akan menjodohkan aku dengan anak rekan bisnis papa dari perusahan Wijaya textile industri itu"batin Savira kesal sendiri.


__ADS_2