Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 76


__ADS_3

"lakukan apa yang harus kalian lakukan pada wanita yang telah menjebak ku dan membuat istriku murka"ucap Reino berlalu pergi dan menuju rumah utama,di akan membujuk kelinci manis nya itu,membujuk istri nya yang marah lebih sulit jika harus memenang kan tender triliunan.


"tuan,,"panggil Dimas ketika melihat Reino hendak masuk mobil,mendengar nama nya di panggil akhir nya menoleh


"bagaimana dim,sudah ketemu siapa dalang di balik semua ini?"tanya Reino


"iya tuan,ternyata Stela telah bersekongkol dengan Veronika,mereka berdua adalah pion Baron,sugar Daddy nya Karina,yang ingin menghancurkan anda dan nyonya"ucap Dimas


"hancurkan orang-orang yang ingin mengusik keluarga ku"ucap Reino


"baik tuan"ucap Dimas kalau begitu mari pulang tuan,"ucap nya lagi


Reino menyerahkan kunci mobilnya pada Dimas,agar Dimas yang mengemudi,karna Reino ingin menyiapkan hati,biar bisa menahan amarah sang istri yang bakalan lebih galak dari singa betina yang siap menerkam mangsa nya.


Dimas yang melihat Reino merenung membuat nya menegur "Rei,apa yang membuat mu merenung?"ucap nya


"aku rasa,Indri akan murka dengan kejadian tadi,awal nya aku pun merasa seperti ini jebakan,tapi setelah aku mendengar suaramu dan langsung memutus panggilan itu,membuat ku panik? "ucap Reino sendu


"terus bagaimana bisa Indri tau kalau kamu di club' Rolex?"tanya Dimas


"aku lupa membawa hp,aku rasa Indri tau setelah melihat notifikasi di hp ku,selama ini aku juga gak pernah meninggalkan hp,ketika aku pergi dari rumah"ucap Reino


"bersyukurlah kau Rei,karena Indri datang tepat waktu,jika tidak,mungkin saat ini kau sudah kehilangan istrimu itu"ucap Dimas


kini mobil masuk ke perkarangan rumah keluarga Mahendra,tanpa terasa dengan percakapan-percakapan antara Reino dan Dimas,pikirnya membuat mereka tiba lebih cepat.


"Dim,menetap lah untuk makan malam di sini,karna tadi kita sempat untuk makan malam"ucap Reino


"baiklah,kalau begitu ayo kita masuk?"jawab nya


mereka berdua menyusuri anak tangga dan masuk bersamaan,saat itu pun keluarga Mahendra hendak mulai makan malam,ya walaupun telat karna sudah menunjukan hampir jam sembilan,karna mama Clara dan papa Ferdi menunggu anak menantu nya pulang.

__ADS_1


melihat mama dan papa nya masih di meja makan membuat nya heran.


"assalamu'alaikum"ucap Dimas dan Reino bersamaan


"wa'alaikum salam"jawab semua nya,awal nya yang melihat Indri menunduk mendengar suara yang sangat familiar akhir nya dia mengangkat wajah nya hanya sekilas kembali fokus untuk menghabiskan makan nya.


Reino yang melihat sikap istri nya acuh tak acuh membuat nya sedikit tercubit,jika di balik keadaan itu sebagai Indri pun,bisa jadi Reino akan lebih murka lagi,jadi dia hanya menghela nafas kasah'huff'


"ma,kenapa baru makan malam,gak biasanya jam segini makan malam?"tanya Reino


"ya,tadi nya mama sama papa akan makan malam duluan,melihat putri mama belum pulang akhir nya mama memutuskan untuk menunggu nya"ucapan mama Clara membuat Indri merasa bersalah


"maaf ya ma,membuat mama dan papa menunggu?"ucap Indri tersenyum kaku


"kamu itu ngomong apa to ndok,mama hanya nggak mau kamu dan calon cucu mama kenapa-napa karna melihat seperti nya suami mu tidak perduli dengan kalian"sindir mama buat Reino


berarti Indri tidak menceritakan apa-apa tentang kejadian tadi,tiba-tiba hati nya menghangat,merasa dia ingin memeluk dan menciumi istri nya itu tanpa harus melepas kan nya.


"ma,Indri sudah kenyang,Indri pamit ke kamar duluan untuk istirahat"ucap Indri seraya berdiri


mereka berempat menikmati makan malam sebelum semua nya berhenti menyelesaikan makan malam


"Dim,menginap saja di sini,lagian ini sudah malam,besok berangkat kantor dari sini"ucap mama Clara


"baik ma,terima kasih"ucap Dimas


"hei,kenapa kamu mengucapkan terima kasih,ini juga rumah kamu juga,jangan pernah menganggap kami orang asing"ucap mama Clara,"kalau begitu kalian selesaikan makan malam nya,mama dan papa kembali ke kamar"ucap nya lagi seraya meninggalkan meja makan.


"baik ma"ucap mereka berdua bersama


setelah orang tua Reino beranjak pergi

__ADS_1


"Dim,menurut Lo apa yang harus gue lakukan melihat istri ku bersikap cuek"tanyanya pada Dimas.


"yang telah saya amati,seperti nya Indri tidak memberi tahu tentang kejadian di club' Rolex,itu berati Indri masih melindungi mu Rei"ucap Dimas


"ya asumsi mu sama dengan ku,aku harap dia mau memaafkan ku,setelah melihat wanita ****** itu menyentuh ku didepan kepala mata nya sendiri"ucap Reino,"jika itu terjadi pada ku,sudah ku pastikan tidak akan pernah ada di hadapan ku"ucap nya lagi


"nah lo..kalau saat ini Indri ninggalin Lo gimana?"tanya Dimas


"jangan harap bisa lari dari pelukan aku,wanita Reino Pratama Mahesa,tidak bisa pergi begitu saja,apalagi dia membawa calon pewaris keluarga Mahendra."ucap Reino menata ke sembarang arah dengan tajam


"itu nama kamu egois Rei!,sudah lah aku mau istirahat,sebaik nya bersihin badan kamu yang masih ada aroma wanita ****** itu?"ucap Dimas berlalu meninggalkan Reino yang merenung


"egois?,ya aku memang egois,karna aku takut kehilangan istri dan anak ku"gumam Reino berlalu masuk kamar


melihat kamar yang gelap hanya terlihat gundukan selimut sang istri yang membelakangi pintu kamar,dan Reino pun berlalu kekamar mandi berendam di bathtub,hampir satu jam berendam,akhirnya Reino keluar menggunakan jubah mandi,dia mendekati sang istri duduk di depan indri yang tertidur,"sayang maafkan aku"ucap Reino membelai sang istri,setelah melihat wajah sang istri dua tau bahwa istri nya habis menangis sehingga masih ada sisa air mata di pipi "sayang jangan pernah nangis lagi,sekali lagi maaf kan aku"ucap Reino lirih,sebenar nya Indri belum tidur,dia pura-pura tidur sejak Reino membuka kamar nya,


Reino beranjak masuk kedalam walk in closet untuk mengambil kaos putih dan celana pendek memakai itu Reino terlihat santai dan cool,ia pun kembali dan masuk dalam selimut yang di gunakan Indri,dia memeluk sang istri dari belakang,mengendus aroma sang istri akhirnya Reino pun terlelap di alam bawah sadar nya,setelah mendengar deru nafas Reino yang teratur menandakan bahwa si empu nya terlelap Indri mencoba melepaskan perlahan tangan Reino dengan perlahan,Indri memandangi sang suami sesaat


"maafkan aku mas,bukan maksud aku buat ninggalin kamu,aku sudah mendengar percakapan kamu dengan Dimas,itu membuktikan bahwa kamu benar-benar tidak mencintaiku"Indri berdiri dan mengambil beberapa helai pakaian dan uang secukupnya dia mulai berjalan mengendap keluar kamar,melihat sepi akhirnya Indri meninggalkan kediaman Mahendra,sebelum nya dia sudah meminta Varo menjemputnya.ya dia hanya punya Varo yang bisa membantu nya menghilang dari hadapan Reino,mungkin dengan begini kamu bisa memiliki wanita yang di ingin kan,


"nyonya,anda mau kemana tengah malam begini?"tanya satpam.


"pak tolong jangan bilang sama mas Reino dan mama Clara,kalau aku pergi,biarkan mereka tau aku pergi ketika mereka menyadari sendiri"ucap Indri memohon


"tapi nyonya!,kali tuan Reino marah bagaimana? jangan seperti ini nyonya,saya bisa di pecat!"ucap satpam memelas.


"itu tidak akan terjadi pak,percaya padaku,kalau begitu saya permisi pak,mobilnya sudah menunggu di depan"ucap Indri berlalu pergi


satpam yang melihat Indri masuk dalam mobil dan menghilang oleh pekat nya malam,dengan pikiran campur aduk akhirnya dia berlari masuk membangunkan Reino


💞🌹🌹hayo apa yang akan Reino lakukan jika tau Indri pergi dari rumah,mau di lanjut gak nih,jangan lupa like komen dan vote,mawar nya juga boleh🌹🌹💞

__ADS_1


i love you all🥰🥰🥰


by:Agus Indrawati.


__ADS_2