Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 65


__ADS_3

"maaf tuan,nyonya muda pingsan di ruangan anda"ucap Dimas membuat Reino sama terkejut nya dengan Dimas


"apa,,!!"teriak Reino peserta di buat kaget kedua kalinya,Reino langsung meninggalkan meeting nya begitu saja.


"maaf tuan-tuan rapat kita undur sampai besok"ucap Dimas yang langsung menyusul Reino dan meninggalkan ruangan meeting


"sayang,sayang bangun,apa yang terjadi?"tanya Reino panik


"Santi apa yang terjadi dengan istriku?"tanya Reino menatap tajam Santi


"ma,,maaf tuan,saya juga kurang tau,soalnya ketika tari membawa piring untuk di kasih kepada nyonya,tapi tidak ada sahutan dari dalam,dan tari meminta saya untuk melihat nyonya,dan saat saya masuk nyonya sudah tidak sadarkan diri"ucap Santi menjelaskan apa yang terjadi


"permisi tuan,dokter Siska sudah datang untuk memeriksa nyonya muda"ucap Dimas seraya membawa dokter Siska mendekat.


"dokter tolong periksa istri saya"ucap Reino khawatir


"tenang lah tuan,tolong anda menyingkir sebentar supaya saya bisa memeriksa nyonya Indri"ucap dokter Siska membuat Reino menyingkir dari samping Indri.


setelah dokter selesai memeriksa keadaan Indri dokter pun menyarankan indri untuk di rawat


"bagaimana keadaan istri saya dok"tanya Reino gusar


"maaf tuan sebaik nya nona Indri di rawat supaya mendapat cairan melalui infus,karna kalau tidak akan membahayakan janin yang ada di dalam kandungan nona Indri"ucap dokter Siska yang langsung di timpali oleh Reino


"lakukan yang terbaik untuk istri saya dok,,"ucap Reino baru sadar dengan apa yang dokter katakan."apa,,!! janin?,,kandungan?"ucap Reino lagi penasaran.


"ya tuan nona Indri baru hamil 4 Minggu"ucap dokter Siska


"hamil,,,Alhamdulillah ya Allah engkau mempercayai kami untuk mempunyai seorang anak"ucap Reino sujud syukur,"sayang terima kasih engkau Sudi mengandung buah cinta kita"ucap Reino mencium kening Indri,tak berapa lama akhir nya Indri sadar.


"mas,,"lirih Indri


"sayang kamu sudah bangun"ucap Reino senang


"aku haus mas"ucap Indri terbata yang langsung di ambilkan oleh Reino


"dokter tolong lakukan observasi terhadap istri saya"ucap Reino


"baik tuan kita tunggu sampai ambulan datang"ucap dokter Siska


"mas apa yang terjadi,kenapa semua nya ada di sini"ucap Indri lemas


"ada apa sayang?,mereka di sini panik karna kamu gak ada jawaban waktu di ketuk pintu oleh tari,ketika tari meminta Santi untuk mengecek keadaan kamu ternyata kamu sudah pingsan tak sadarkan diri"ucap Reino mengelus kepala Indri


"tapi kenapa harus panggil ambulan mas"tanya Indri heran

__ADS_1


"karna dokter Siska meminta mas untuk merujuk kamu supaya di rawat,karna kamu dehidrasi sayang"ucap Reino lembut


"tapi mas aku gak mau di rawat"ucap Indri merengek


"sayang dengerin aku,sekarang kamu gak bisa egois,karna di dalam sini ada calon anak kita"ucap Reino mengelus perut Indri lembut,membuat Indri tertegun sejenak melihat arah perut nya lalu mengangkat wajah nya menatap Reino


"mas kamu sedang tidak bercanda kan?tanya Indri


"gak sayang,kamu memang hamil,dan kehamilan kamu sudah empat Minggu"ucap Reino terlihat jelas raut wajah yang bahagia


"Alhamdulillah ya Allah engkau mempercayai kami untuk menjaga amanah mu ini"ucap Indri meneteskan Aira mata bahagia nya


"hei,,hei,mana boleh ibu hamil sedih,nanti debat nya ikut sedih"ucap Reino menggoda


"tuan,nyonya ambulan nya sudah datang"ucap Dimas memberi tau


"baik mari kita kerumah sakit"ucap Reino yang langsung menggendong Indri ala


bridal style


semua karyawan berdecak kagum dengan sikap bos nya yang biasa nya arogan dan datar tanpa expresi,tapi ketika bersama istri seperti helo kitty yang lemah lembut,membuat siapa saja yang melihat pasti di buat nya meleleh.


"ya Allah,kapan aku punya suami kayak pak Reino,galak juga gak apa-apa"ucap karyawati


"itu sich mau nya lo,tapi gua juga mau ah jadi istri kedua pak Reino hahaha"ucap karyawan yang lain menimpali


"apaan sich kalian,siapa coba yang gak mau sama pesona pak Reino"ucap karyawan yang di sorak i dan berlalu pergi


kini Reino sudah berada di dalam mobil ambulance yang melaju menuju rumah sakit.


"mas sebenarnya apa yang terjadi,kenapa harus di bawa kerumah sakit kalau aku gak apa-apa?"ucap Indri panik


"sayang tolong tenang lah sedikit,kasihan dedek bayi nya,kalau kamu stres itu akan buruk dengan keadaan nya"ucap Reino menenangkan Indri,"begini sayang untuk mengetahui apa yang terjadi dengan keadaan kamu,kita harus melakukan tes darah untuk meyakinkan bahwa kamu baik-baik saja"ucap Reino tenang sebenar apa yang di rasakan Indri Reino pun lebih dari rasa khawatir.


"mas tapi aku takut"ucap Indri tambah pucat


"sayang tenang ya di sini ada mas"ucap Reino memeluk Indri supaya tenang


kini mobile ambulance berada tepat di depan ruangan IGD seketika itu perawat langsung menyiapkan kursi roda untuk membawa Indri keruangan,karna Indri tidak mau menggunakan brangkar dorong,karna merasa di masih bisa jalan.


"tolong tuan isi dulu formulir pendaftara"ucap dokter Siska


"baik dok,lakukan yang terbaik buat anak dan istri saya"ucap Reino khawatir


"baik tuan"ucap dokter berlalu pergi

__ADS_1


"dim tolong selesaikan administrasi nya"perintah Reino pada Dimas


"baik tuan"Dimas pun meninggalkan Reino sendirian


"ya Allah berilah kesehatan buat istri dan calon anak ku"batin Reino yang duduk menumpu kedua siku di atas lutut menutupi wajah nya,dan di segera mengabari kedua orang tua dan mertua nya


Tut


Tut


"assalamu'alaikum ma"ucap Reino lemas


"wa'alaikum salam Rei,,ada apa kok suara kamu parau begitu,apa yang terjadi?"tanya mama khawatir


"ma,,"ucapan Reino terhenti


"Reino ada apa sebenar nya?"ucap mama Clara tidak sabar


"Indri ma,,"ucap Reino


"iya Indri kenapa Rei apa yang terjadi,jangan bertele-tele"ucap mama Clara marah


"Indri di rawat di rumah sakit keluarga Mahendra ma"ucap Reino lirih


"apa!!"ucap mama Clara teriak


"ada apa ma?"tanya papa Ferdi melihat istri nya pucat sehabis mengangkat telfon.dan papa Ferdi yang melanjutkan bicara


"hallo"papa Ferdi


"hallo pa"suara Reino terbata


"ada apa sampai membuat mama kamu shock?"tanya Ferdi


"pa Indri sekarang di rawat di rumah sakit"ucap Reino


"baik papa dan mama menuju kerumah saki sekarang"ucap papa Ferdi menutup telfon


"pa,mama ikut"ucap mama Clara yang menangis


"ya sudah ayo ma"ucap mama Clara mengikuti suami yang akan menuju rumah sakit.


setelah panggilan telfon papa dan mama nya mati Reino pun bergantian menjelaskan keadaan Indri kepada mertua nya,sekitar empat puluh lima menit,akhir nya kedua orang tua Reino dan Indri sampai bersamaan.


๐Ÿ’ž๐ŸŒน๐ŸŒน***hai hai,ayo like komen dan vote,terima kasih readers๐ŸŒน๐ŸŒน๐Ÿ’ž

__ADS_1


I LOVE YOU ALL


BY:AGUS INDRAWATI***


__ADS_2