Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 49


__ADS_3

"ya sudah,ayo masuk,,sudah di tunggu sama keluarga aku di dalam."ucap Varo menggandeng tangan Indri,membuat Indri membeku di tempat,memandang tangan Varo yang menggandeng nya,,Indri ingin melepaskan,tapi Varo semakin di genggam erat.


"Varo,,,,"lirih Indri


"biarkan kali ini saja"ucap Varo. Indri hanya mengangguk ragu.setelah sampai di dalam,keluarga Varo menyambut dengan senang hati melihat gadis cantik bersama Varo.


"wah,,,cantik banget Varo,,,mama seneng deh kamu bawa anak gadis pulang"ucap mama Varo.


"tapi ma,,"ucap Varo belum selesai Indri sudah di tarik oleh sang mama,"haiss mama,yang anak nya aku pa Indri sih"gerutu Varo yang masih di dengar sang mama.


"kalau kamu kan mama tiap hari ketemu ,Varo,"ucap mama Varo santai,


setelah sampai di tengah-tengah keluarga Varo,mama Varo yaitu mama Fadila Wijaya(Dila).


"wah,,,Varo bener-bener,,,,sekali nya dapet gak salah-salah deh,,,"ucap om Feri.


"ma kenalin dulu dong calon mantu kita,jangan di Pepet terus gitu,kita semua kan juga pingin kenal"ucap papa Geri Wijaya


"Oya sayang siapa nama calon mantu papa ini"ucap Geri


"assalamu'alaikum semua nya,,nama saya Indri,salam kenal"ucap Indri mencium tangan semua Tante dan om nya Varo.


"wah kak,,,,aku mau punya mantu kaya gini"ucap Tante Nita


"ma,pa,,jangan berebut mantu,,,nanti Indri nya takut"ucap Varo membuat Indri bingung.

__ADS_1


"ya sudah kita makan malam dulu,nanti di lanjut ngobrol nya,"ucap mama Dila


mereka semua menuju meja makan,ketika Indri ingi duduk,,mama Dila menyuruh Indri duduk di sebelah Varo


"sayang sini duduk di sebelah Varo"ucap mama Dila.


"iya Tante"ucap Indri.


kini mereka makan dengan hikmat,hingga makanan mereka habis,dan mereka meninggalkan meja makan menuju ruang tamu untuk berbincang-bincang,


"Indri kerja apa sayang?"tanya Tante Nita.


"masih nganggur Tante,kemarin sempat kerja di kafe,,karna ada kendala jadi Indri mengundurkan diri."ucap Indri jujur.


satu jam berlalu hingga akhirnya Indri pamit untuk pulang.


"sayang biar di antar varo"ucap mama Dilak


"enggak usah Tante Indri di jemput kok,,kalau gitu Indri pamit om Tante,"ucap Indri


"ya sudah ayo aku antar sampai depan,"ucap Varo,yang di angguk i oleh Indri


"mana jemputan kamu,kok belum datang"tanya Varo


"bentar aku telfon dulu."ucap Indri

__ADS_1


Tut,,,Tut,,Tut,,


"assalamu'alaikum mas,sudah sampai mana?"tanya Indri


"wa'alaikumsalam,ini udah mau masuk gerbang sayang "ucap reino.


"ya dah mas,aku sudah di teras sama temen Indri"ucap Indri,langsung mematikan tlfon nya


"gimana,sudah spai mana?"tanya varo


ketika Indri ingin bicara Reino datang dan langsung turun dari mobil langsung menghampiri Indri.


melihat Indri dekat dengan seorang lelaki lain,membuat Reino posesif dengan memeluk pinggang ramping Indri,membuat Indri malu.


"Reino,,,"ucap Varo.


"Alvaro,,,,kok Lo di sini"ucap Reino memicingkan mata nya.


"jadi Lo yang jemput Indri"tanya Varo


"iya,,,jadi lo yang nyelamati Indri"tanya Reino,,"terima kasih Lo var,sudah nolongin Indri,,,gimana kabar lo?udah lama banget kita gak ketemu ucap Reino mengeratkan pelukan di pinggang indri


"mas,,,jangan kaya gini ah,,Indri malu tau"bisik Indri pada reino


"sayang kenapa harus malu,,,kamu itu calon istri aku"ucap Reino sengaja di keraskan karna Reino tau seperti nya Alvaro menyukai Indri.

__ADS_1


deg,,,,


"calon istri?'ucap Varo lirih.ternyata ada informasi yang terlewatkan oleh Varo ketika meminta identitas Indri.


__ADS_2