
"maaf ya baru bisa jenguk soal nya baru tau dari tuan Andi tadi pagi,kebetulan pas hari libur,jadi sekalian aja jenguk kamu"ucap Ega
"kak Niko juga ikut,gimana kabar nya"ucap Indri
"Alhamdulillah baik,kamu sakit apa?"tanya Niko kembali
"aku gak apa-apa kak,aku hanya sedang hamil kandungan nya lemah,karna kemarin gak tau kalau lagi hamil?"ucap Indri
"wah selamat ya?"ucap kedua nya
"terima kasih ya kak"ucap Indri
"oh ya,pasti belum sarapan kan,ini kebetulan tadi aku masak banyak,sekalian aja sarapan di sini bareng kamu"ucap Ega
"kok repot-repot sih kak"ucap Indri
"sayang,,?"ucap Reino terhenti melihat orang asing"ada siapa ini?"tanya Reino
"oh ini mas,ini kak Ega,dan ini kak Niko,temen kerja di kafe kak Andi"ucap Indri
"pagi tuan Reino"ucap Ega dan Niko
"pagi juga"ucap Reino
"mas kak Andre sudah berangkat?"tanya Indri
"sudah sayang"ucap Reino
"Yura ini temen-temen aku kerja di kafe kak Andi,yang semalam kesini sama Safira"tutur Indri
"Kenalin saya Yura,teman Indri"ucap Yura memperkenalkan diri
"aku Ega,senang berkenalan dengan kamu"ucap Ega
"ya,sama-sama senang juga berkenalan denganmu"ucap Yura
"hallo aku Niko,aku teman paling tampan Indri di kafe"ucapan Niko mancing singa yang sedang tidur,"benar kan ndri?"tanya Niko pada Indri
"i,,,iya"ucap Indri gugup karna mendapat tatapan sang suami yang siap menerkam
"hallo juga,aku Yura temen Indri"ucap Yura
"hallo juga Yura,senang bertemu wanita cantik seperti kamu?"ucap Niko
Reino yang mendengar teman istri nya yang suka menggoda hanya menggelengkan kepala nya"dasar buaya"gumam Reino
"mas ngomong apa tadi"tanya Indri mengernyit kan dahi nya
"gak ngomong apa-apa"ucap Reino salah tingkah
"selamat pagi nyonya dan tuan?"ucap dokter Siska
__ADS_1
"pagi dok"jawab nya bersamaan
"gimana keadaan nya nyonya,apakah sudah membaik?"tanya dokter Siska pada Indri
"Alhamdulillah sudah membaik dok,cuma muntah nya masih terus dok?"tanya Indri
"itu hal yang wajar nyonya bagi ibu hamil di trisemester awal,nanti setelah melewati tri semester awal,insya Allah sudah nggak"jelas dokter
"hari ini sudah boleh pulang ya Bu,satu Minggu yang akan datang cek up ya?"ucapnya lagi
"dok,apakah kalau istri hamil muda tidak boleh,,"ucap Reino terhenti
dokter Siska yang tau maksud tujuan pertanyaan Reino,tersenyum dan menjelaskan"boleh tuan,asal jangan sering-sering dan harus pelan-pelan,karna kandungan nya masih terlalu muda"ucap dokter
mendapat penjelasan dari dokter Reino tersenyum sumringah,Indri yang mendengarkan jadi merona di pipi karna pertanyaan suami nya yang terlalu vulgar.
"silahkan lanjutkan berkemas-kemas nyonya,tuan,saya tinggal untuk melihat pasien yang lain nya"ucap dokter Siska
"baik terima kasih dok"ucap Reino dan Indri bersamaan.
"mari semua"sapa dokter pada teman-teman Indri
"mari dok"jawab mereka bersama
setelah kepergian dokter,seorang perawat datang untuk melepaskan jarum infus nya
"permisi tuan nyonya,saya bertugas untuk melepas infus nyonya indri,"ucap suster
"silahkan sus"ucap Indri yang memegang lengan Reino dan memasukan kepalanya dalam perut Reino yang sedang berdiri di sisi nya,
"he'em"gumam Indri pelan
"sudah selesai nyonya,semoga setelah ini sehat selalu,dan di lancarkan sampai kelahiran anak-anak ya nyonya"doa dari suster
"terima kasih sus,atas doa nya"ucap Indri
suster menjawab dengan senyuman"kalau begitu saya pamit nyonya"pamit suster
"apa kalian akan ikut aku dan mas Reino pulang,atau kalian mau jalan-jalan?"tanya Indri
kayak nya aku gak bisa nganter kamu gih ndri,soalnya aku harus lembur sore nanti"ucap Ega mewakili Niko
"oh gitu,terima kasih sudah repot-repot menjenguk aku"ucap Indri
"hei teman macam apa yang minta maaf karna merepotkan,kita itu sahabat jadi harus saling bantu"ucap Ega
Indri mendengar ucapan Ega serasa pingin nangis"kalian memang yang terbaik,walaupun aku baru mengenal kalian,ah ,,gak ada kata-kata yang bisa aku ucapkan lagi"ucap Indri yang langsung mendapat pelukan dari Ega,ketika Niko ingin memeluk bersama tapi Reino mencegah nya
"hei,,hei jangan coba-coba untuk memeluk istri ku ya?"ucap Reino menatap tajam Niko
Niko yang di peringati Reino bergidik ngeri dan masih sempat menggoda Reino
__ADS_1
"hei tuan muda,Indri itu teman kami sebelum menjadi istri anda,dan kami pun sering berpelukan itu hal yang wajar kan kalau wanita dan laki-laki berpelukan"ucap Niko melihat mimik wajah Reino yang merah padam ingin meledak dia pun berlari keluar dengan cepat sebelum di terkam bapak nya singa
"Indri sayang aku keluar dulu ya,,jaga kesehatan dan jangan lupa kabari kalau-kalau bapak singa buat kamu nangis"ucapan Niko sekalian menghilang dari balik pintu
"hei,kembali mau kemana kamu pengecut,awas sampai ketemu akan aku bikin cincang dan aku kasih buat makan singa di hutan Amazon" ucap Reino geram dengan sikap teman Indri yang suka jail itu
"mas sudah dong,kak Niko cuma bercanda kok!"ucap Indri
"apa benar dia suka peluk-peluk kamu sayang?"ucap Reino menelisik
Ega melerai keadaan supaya suami temennya tidak meledak"tenang saja tuan,Indri tidak segampang itu untuk di peluk-peluk lelaki,kecuali lelaki yang arogan yang suka nya maksa"ucap Ega nyindir Reino.
merasa tersindir,akhir nya Reino bungkam membuat Indri terkekeh pelan"hehehe,kamu ini udah buat bapak nya singa bungkam"ucap Indri berbisik
"itu juga suami kamu"ucap Ega
"hahahaha"tawa kedua nya pecah
"kak Rei,Indri ini obat nya sudah aku ambil,dan mobil nya juga sudah menunggu di lobi"ucap Yura yang baru saja datang dari ambil obat di apotik
"oh,baiklah kalau begitu aku duluan ya,pasti Niko sudah nunggu aku,kamu hati-hati ya,jaga dedek bayi nya,jangan sampai kenapa-napa?"ucap Ega berpesan pada Indri
"iya kak,terima kasih"ucap Indri
"kalau gitu aku pamit ya,tuan nitip jagain Indri ya,assalamu'alaikum"pamit Ega
"wa'alaikum salam"jawab bersmaan "ya itu sudah pasti"Reino menimpali
setelah beberapa waktu akhirnya Reino dan Indri sampai di depan pelataran rumah utama keluarga Mahendra.
"Indri masih tidur kak?"tanya Reino
tanpa menoleh Reino hanya bergumam pelan "he'em" gumam nya "pak tolong bukakan pintu mobil nya"ucap nya pada sopir.
setelah pintu mobil di buka Reino langsung membopong tubuh mungil istri nya yang mulai berisi itu tiba-tiba Indri terbangun dalam gendongan Reino"mas,,kenapa gak bangunin aku"ucap Indri lirih
Reino tersenyum melihat sang istri yang sudah bangun"sudah gak apa-apa,sudah tidur saja,nanti mas bangunin waktu makan siang"ucap nya
tak ada jawaban apa -apa hanya di angguk i oleh Indri
Reino melihat mama nya hendak melangkah mendekati anak dan mantu nya,mendapat gelengan dari Reino akhirnya di urungkan nya.
Reino langsung menuju kamar dan merebahkan tubuh istri nya dengan pelan dan penuh perhatian.
setelah melihat istri nya tertidur pulas,Reino menyelimuti istri nya dan bergegas masuk ke kamar mandi,saat akan melangkah tiba-tiba ponsel nya berdering,Reino mengernyitkan kening nya karna Dimas yang menelfon "gak bias nya Dimas menelfon kalau gak urgent banget"gumam Reino
"hallo dim?"ucap reino ,mendengar suara Dimas tidak jelas Reino memanggil nya kembali"dim,apa yang terjadi?
***๐๐น๐นkira-kira apa ya yang terjadi sama Dimas,ayo dong like komen dan vote nya
jangan lupa mampir di novel baru author yang berjudul "TERPAKSA MENIKAH KARNA DI JEBAK"๐น๐น๐
__ADS_1
I LOVE YOU ALL
BY:AGUS INDRAWATI***