Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 85


__ADS_3

"ya sudah kalau gitu,mama kekamar si kembar dulu"ucap mama Clara berlalu pergi.


kini di lain sisi,Andi dan Safira,di sibukkan dengan acara pernikahan yang akan di selenggarakan dua hari yang akan datang.


"kak,,hari ini kita melakukan fitting baju pengantin Lo"ucap Safira


"iya sayang mas ingat kok"ucap Andi menoel hidung mancung Safira


"ish...Kaka nih,kebiasaan deh"ucap Safira mengerucut


"sayang,jangan manyun gitu mau mas cium hah?"ucap Andi menggoda Safira


"ish dasar mesum"ucap Safira berlalu pergi tapi ketika baru dua langkah kini ia jatuh di pangkuan Andi


"kyaaaa..Kaka lepasin aku"ucap Safira yang kaget,tiba-tiba saja dia limbung karena di tarik oleh Andi.


"kenapa sih sayang,kamu jangan menggoda aku ya?"ucap Andi menyeringai


"kak.."ucap Safira terhenti karna di bungkam oleh bibir Andi yang terlebih dahulu menempel "hmpp"berontak Safira sambil memukul dada bidang milik Andi.


setelah merasa nafas kedua nya hampir habis barulah Andi melepas ciuman nya,


'hos...hos...hos' nafas kedua nya terengah-engah kehabisan oksigen.


"manis"ucap Andi,membuat Safira membenamkan wajah nya yang malu kedalam dada bidang Andi membuat Andi semakin ingin menggoda nya,


"kak ish,,,malu tau"ucap Safira,ketika Andi ingin menimpali sang sekertaris masuk


"maaf tuan,nyonya"ucap Niko berbalik badan,semakin membuat Safira memeluk erat Andi,tidak berani mengangkat wajah nya.


"sayang kamu masuk kamar yang ada di balik rak buku itu saja"ucap Andi


"mas jangan mesum ya?"ucap Safira menatap tajam Andi


"hahaha"Andi terbahak melihat calon istri nya pasang kuda-kuda,


"sudah jangan godain aku terus,itu sekertaris mu?"bisik safira mengarah kan bibir nya ke arah Niko.


"Masya Allah,aku sampai lupa sayang,gara- gara ada kamu"bisik Andi seraya menurun kan Safira dari pangkuan nya,


"ada apa Nik,sampai kamu masuk ruangan ku tanpa mengetuk pintu dulu!!"tukas Andi datar


"maaf tuan tadi saya pikir anda sedang bekerja,soal nya pintu tidak tertutup rapat,maka nya saya masuk"penjelasan Niko


"baiklah,kali ini aku maafkan,lain kali akan aku potong gaji mu!"ucap Andi yang sedang menggertak Niki


"tenang saja nik,kalau bos mu ini memecat mu,atau memotong gajimu,kamu datang saja ke perusahaan ku,kamu akan aku jadikan asisten ku,"ucap Safira mengejek Andi


"berani kamu melangkah dari perusahaan ku,maka tidak hidupmu tidak akan tenang"ucap Andi

__ADS_1


mendengar ucapan Andi barusan,Niko menelan Saliva nya dengan kasar "ti..tidak berani tuan"ucap Niko gemetar


"lihat kan sayang,dia tidak akan berani pergi dari perusahaan ku"ucap Andi dengan bangga


"ish...bagaimana dia berani kalau bos nya kaya singa begitu"ucap Safira kesal karna calon suami nya,seenak nya saja menekan bawahan nya


"iya..iya Kaka salah,kalau gitu Kaka minta maaf"ucap Andi untuk tidak membuat calon istrinya merajuk lagi


Safira pun tersenyum senang mendengar Andi mengalah kepada nya.


"Oya Nik,ada apa,sampai kamu datang kesini?"tanya Andi


"begini Tuan, hari ini ada meeting dengan perusahaan tuan Mahendra group company,yang ada di daerah Lombok!!"peringatan dari Niko


"oke baiklah, jam berapa kita ke meeting dengan Reino? "tanya Andi


"sekitar setengah jam lagi tuan"ucap Niko.


"baik ingatkan lagi jika waktu nya sudah tiba"ucap Andi,membuat Niko kembali keruangan untuk mempersiapkan materi nya yang akan di bahas untuk metting.


setelah kepergian Niko,Andi pun kembali berbincang dengan Safira tentang proyek kerjasama yang di geluti oleh kedua nya di bidang textile, industry,seperti pembuatan handuk dari berbagai merk


"kak,bukanya Niko itu karyawan di kafe kamu?"tanya Safira


"iya sayang,dan asal kamu tau dia itu lulusan S3 jurusan management informatika dan komunikasi,dia itu ternyata orang jenius"ucap Andi membanggakan asistenya.


"sayang,Kaka juga gak tau,tapi dulu Kaka juga cuma buka kafe aja,gak ada niat buat memegang perusahaan ayah"ucap Andi


"hmmm..iya juga sih"ucap Safira


"kak,kenapa kita gak bareng saja,kekantor kak Reino,aku juga mau nanya example handuk,yang akan di produksi bulan depan"ucap Safira


"ya sudah kalau memang kamu ada keperluan juga dengan Reino,kita kesana bareng saja"ucap Andi tersenyum lembut.


ya mereka berempat sedang melakukan kerja sama manufakturing di bidang textile industry yang di buat dari kapas di proses menjadi benang,kemudian di tenun menjadi bahan handuk,


'tok..tok..tok..'terdengar ketukan pintu dari luar


"masuk"ucap Andi


"permisi tuan,waktunya menuju Mahendra group company"ucap Niko


"ya sudah ayo kita berangkat,Andi beranjak dan menggandeng tangan Safira,kini mereka berjalan beriringan sambil berbincang-bincang.


1jam telah berlalu Reino kini menunggu di ruang rapat,sejak sang istri koma,Reino sibuk dengan dunia kerja nya dan mengurus si kembar.


"permisi tuan,tuan Andi dan nona Safira,telah datang"ucap Dimas


"silahkan duduk tuan Andi dan nona Safira,

__ADS_1


selamat pagi menjelang siang"ucap Reino


"selamat pagi menjelang siang tuan Reino"ucap Safira dan Andi bersamaan.


"mari kita mulai metting nya"ucap Reino lagi.


kini mereka masih berdiskusi tentang produk baru,setelah beberapa jam berlalu akhir nya metting pun selesai dengan kesepakatan,ya walaupun mereka teman,tapi dalam pertemuan kerja,mereka terlihat profesional.


"Alhamdulillah rapat kali ini,penentu produksi handuk yang akan kita luncurkan bulan depan"ucap Reino


"iya benar tuan"ucap Andi


"Oya bagaimana kalau kita makan siang bersama di kafe depan kantor ku saja"ajak Reino


"baiklah,kita makan siang dulu"ucap Andi "apakah kamu keberatan nona Safira?"tanya Andi


"oh..tentu tidak,suatu kehormatan buat saya bisa makan siang dengan raja bisnis di negara ini"ucap nya memuji Reino.


"jangan berlebihan Safira,lagian metting sudah selesai,kenapa kalian masih saja formal"ucap Reino


"hahaha..kebawa suasana"ucap Andi


"ya sudah ayo kita berangkat sekarang"ucap Reino


"Dim,kamu sudah reservasi di kafe depan kantor kita?"tanya Reino


"sudah tuan"jawab Dimas singkat.


...****************...


"kalian mau pesan apa"tanya Reino menyodorkan buku menu


"saya pesan steak,sama jus alpukat saja"ucap Safira


"kalau saya nasi spageti dan kopi hitam,jangan terlalu manis"ucap Andi


"kalau tuan Reino mau pesan apa?"tanya writters tersebut


"hmm...kalau saya seperti biasa saja"ucap Reino datar."dim Lo mau pesan apa?"tanya Reino karna sedari tadi Dimas sibuk dengan handphone nya.


"eh...i..ya,sampai lupa, emmm...saya pesan mie goreng dan jus jeruk saja"ucap Dimas


"loh..itu..bukan nya kak Varo?"ucap Safira membuat ketiga tampan itu melihat kearah yang di tunjuk Safira


๐Ÿ’ž๐ŸŒน๐ŸŒนDeng..Deng..hayo sama siapa ya Varo,ayo dong jangan lupa like komen dan vote nya,buat para reader ku terima kasih banyak yang sudah mampir di karya halu author,sekali lagi ๐ŸŒน๐ŸŒน๐Ÿ’ž


i love you all


by:Agus indrawati

__ADS_1


__ADS_2