Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 68


__ADS_3

"Edo Lo bisa nggak kali lagi berdua jangan panggil gue tuan,emang nya gue setua πŸ˜”πŸ˜”?"ucap Andi kesal"dan asal Lo tau,memang nya gue sejelek itu jika harus di tolak lagi sama Safira yang sebelum sudah di tolak Indri"ucap nya lagi tambah kesal mendengar pertanyaan Edo


Edo tergelak"hahaha,nyatanya Reino lebih tampan dari Lo,bagaimana tidak,buktinya Indri lebih memilih Reino ketimbang Lo"ucap Edo mengejek


"sialan Lo"ucap Andri melempar Edo dengan remasan kertas"Oya Do,kata nya Indri masuk rumah sakit?"ucap nya lagi


"iya tadi waktu gue email kerja sama kita dengan tua kaya raya itu,yang balas Dimas karna dia bilang si kaya raya masih di rumah sakit jagain istri nya yang sedang sakit"jelas Edo,melihat raut wajah Andi Edo tau yang di pikirkan"apa?,,jangan bilang Lo mau batalin. pertemuan Lo dengan Safira hanya karna Lo mau nemuin Indri?"sarkas Edo rasa nya ingin menjual kepala Andi


Andi mengelak"enggak kok,gue cuma mau ngajak Safira ikut gue jenguk Indri"ucap Andi santai


Edo memukul dahi nya"astaga ini orang,masa iya mau kencan di rumah sakit si Andi pe'ak?"ucap nya


"gak masalah,udah ah sana kerja nanti kalau sudah waktunya ketemu Safira Lo ingetin gue"ucap Andi


Edo pun kembali keruangan nya yang ada di depan ruang Andi"dasar laki-laki gak punya pendirian"gerutu Edo pada Andi


...****************...


"permisi Bu,tadi asisten pak Andi baru saja menghubungi saya,katanya bapak Andi ingin bertemu dengan anda dan dia bilang ada yang ingin beliau bicarakan"asisten sekaligus sekertaris Safira menyampaikan pesan.


"baik terima kasih rim,,,Oya rim kata nya mau ketemu di mana?"tanya Safira


"tadi pak Edi sih bilang tuan Andi mau datang kemari menjemput ibu waktu jam pulang kerja"ucap Rimawati


"baik lah kamu boleh kembali"ucap Safira


setelah kepergian sang asisten Safira bergumam kesal"kenapa sih kak Andi ini selalu dadakan kalau mau ngajak ketemu,mana nanti sore aku ada janji ketemu sama temen aku lagi"ucap Safira"tapi kalau sampai aku menolak ajakan kak Andi pasti dia akan marah dan gak mau ketemu aku lagi"ucap nya lagi.


tak berapa lama akhirnya Safira mengirim pesan pada teman nya untuk membatalkan makan malam bersama nya.


"*** Lang,maaf ya malam ini kita gak jadi makan malam soalnya tiba-tiba ada rapat dengan klien ku"ucap Safira dalam pesan

__ADS_1


"aduh dia marah gak ya aku batalin dadakan kaya gini"gumam nya "ah besok aku akan menemui nya di kantor nya"ucapnya lagi


tak berselang lama hp nya berbunyi "Ting" nada tanda pesan masuk dan segera membukanya


Gilang membalas dengan hati sendu"wa'alaikumsalam,iya gak apa-apa,sebenar nya ada yang ingin aku sampaikan ke kamu"ucap nya


"insya Allah besok aku akan datang ke kantor kamu waktu jam makan siangπŸ™πŸ™"ucap Safira seraya meminta maaf


"ya baiklah tidak apa-apa,ok aku akan menunggu kedatangan mu besok,dan kita akan makan siang bersama bagaimana?"tanya Gilang


"baik besok aku pasti datang"ucap Safira


"sampai jumpa besok"ucap Gilang


Safira sudah tidak membalas pesan nya dan hanya tersenyum


"kira-kira kak Andi mau bahas apa ya? padahal sudah beberapa Minggu aku merasa dia mencoba menghindar dari aku"ucap Safira heran


tok


tok


"masuk"ucap nya


'jeglek'suara pintu terbuka


Safira yang belum menyadari Andi datang d kira nya Rima"ada apa rim,apakah ada kepentingan lagi?"tanya Safira setelah beberapa detik tidak mendengar jawaban Safira mengangkat kepala "kak Andi,sejak kapan Kaka datang?"tanya Safira


"oh astaga nona,apakah seserius itu sampai kamu tidak menghiraukan kedatangan ku"ucap Andi pura-pura ngambek


"oh,,maaf,,maaf,aku terlalu serius,apalagi waktu nya sudah mau pulang,aku harus selesaikan pekerjaan ku yang penting"ucap Safira beranjak dari kursi mendekati Andi "mari kak duduk"ajak nya

__ADS_1


"seperti nya selama beberapa Minggu nggak pernah ketemu,kamu semakin cantik saja fir?"Andi menggombali


"ah kak Andi bisa saja,Oya apa yang bisa membawa kak Andi menemui saya?"ucap Safira


"apa aku gak boleh datang kesini kalau gak ada alasan nya"tanya Andi


"bukan begitu kak,beberapa Minggu yang lalu, kak Andi yang selalu menolak kita untuk bertemu?jawab Safira santai,"Oya apa masih adakah hubungan yang belum kita selesaikan dengan kesepakatan kita dulu?"tanya nya lagi


"ah ya aku mau membahas soal hubungan kita?"ucap Andi membuat Safira mengkerut kan kening nya


"hubungan?hubungan yang mana?bukan kah hubungan kita,ah maaf maksud saya hubungan pura-pura kita begitu kan,sudah lah kak semua itu sudah berakhir ketika Kaka tidak pernah menemui ketika Kaka pulang dari LA,aku coba menunggu dari waktu yang Kaka tentukan waktu itu,tapi nyatanya Kaka pulang,,ya tentu Kaka pulang,tapi apa bulan untuk menepati janji pertemuan kita"ucap Safira datar tidak ada kelembutan yang selama ini Andi rasakan ya walaupun di sela-sela kelembutan Safira ada sifat bar-bar nya.


"Bu,,bukan maksud aku tidak mau menepati janji menemui mu,tapi,,"ucapan Andi terpotong setelah Safira berkata


"tapi untuk menghindari ku atas perjodohan keluarga kita,,ya sekarang sudah terjadi,ibu sudah menyerahkan semua keputusannya kepada saya,dan saya memutuskan tidak meneruskan perjodohan ini,,tadi nya saya pikir untuk menjalani nya,tapi setelah Kaka menghindari saya tempo hari,itu sudah menjadi jawaban buat saya"ucap Safira tegas


"Safira dengerin aku,ya aku akui semua itu benar,aku memang menghindari kamu,tapi bukan tanpa alasan,aku menghindari kamu karna aku ingin memantapkan hati ku untuk menerima perjodohan kita"ucap Andi panjang kali lebar


"cukup kak!!,sudah gak ada yang perlu di jelasin,sekarang Kaka boleh pergi dari sini,karna menurut aku sedari awal memang kita gak ada yang perlu di jelasin,karna kita hanya pacar pura-pura "ucap Safira berdiri menghadap pemandangan dari gedung dimana ia berdiri"dan ya mulai sekarang kita gak ada hubungan apapun selain kerja sama antar perusahaan,so sekarang Kaka boleh pergi,"ucap nya lagi


tiba-tiba Andi berdiri berjalan mengarah Safira dan memeluk nya dari belakang"maaf,maafkan aku yang sudah mengabaikan mu,tolong beri kesempatan untuk menebus semuanya"ucap Andi lirih,aku tau aku salah,tapi jujur selama kamu sudah tidak pernah menghubungiku lagi,aku merasa kehilangan kamu"ucap nya lagi


Indri mencoba melepaskan tangan Andi yang melingkar di perut nya,tapi Andi semakin mengeratkan pelukan nya "kak tolong jaga sikap Kaka"ucap Safira.


Andi membalikan tubuh Safira Tan melepaskan nya,kini mereka menatap satu sama lain"kak ak,,,hmmm"ucap Safira terpotong karna sudah di bungkam dengan mulut Andi,ya Andi mencium Safira tanpa menghiraukan pemberontakan yang di lakukan Safira,setelah di rasa mereka sudah kehabisan nafas barulah Andi melepaskan tautan bibir nya dengan Safira.


"aku mencintaimu Safira Atmadja"ucap Andi di tengah-tengah nafas keduanya tersengal-sengal


πŸ’žπŸŒΉπŸŒΉ***hai hai ayo dong like komen dan voteπŸŒΉπŸŒΉπŸ’ž


I LOVE YOU ALL

__ADS_1


BY:AGUS INDRAWATI***


__ADS_2