
"gak usah ma,biar Indri langsung naik taksi aja,soal nya Indri mau mampir belanja ke supermarket".ucap Indri.
"ya sudah hati-hati ya sayang,"ucap mama Clara.
"iya ma,assalamu'alaikum" pamit Indri mencium semua temen mama clara.dan bergegas pergi.
...****************...
di tempat lain kini Reino sampai do markas bawah tanah,
"gimana keadaan nya sekarang?"tanya Reino.
"seperti nya dia masih saja keras kepala"ucap Dimas
setelah sampai di mana Karina berada,setelah melihat keadaan Karina
"hahaha,,,,,,akhirnya kamu muncul,,belum puas kamu menyiksa diri ku,atau sudah di tinggal oleh ****** mu ituππ"ucap Karina sinis
"jaga ucapan mu,jangan kau sama kan dia dengan mu,karna dia jauh lebih berharga dari pada kamu"ucap Reino menunjuk wajah Karina.
"apa yang kamu liat dari wanita miskin itu,"ucap Karina
__ADS_1
"benar dia orang miskin tapi dia tau mana yang baik dan mana yang buruk,kenapa dulu aku bisa jadi hampir gila karna wanita tak tau diri seperti kamu"ucap Reino geram.
"dim,lakukan apa yang harus kamu lakukan,pastikan dia mendekam di penjara,dan ingat jangan sampai dia kabur."ucap Reino pada dimas
"baik tuan"ucap Dimas tegas.
"ingat Rei,kamu bakalan nyesel membuat aku kaya gini,sampai aku mati pun aku gak akan pernah membiarkan kamu bahagia bersama ****** itu"ucap Karina murka.
perkataan Karina membuat Reino berjalan mendekat ke arah Karina,dan mencekeram rahang Karina dengan keras membuat Karina berdesis kesakitan
"oh ya,,,gak ada yang bisa,menggangu kebahagiaan ku dengan Indri,apalagi ancaman wanita ****** seperti mu,"ucap Reino mencengkeram lebih erat membuat Karina kesakitan
"sa,,,,sakit Rei,"ucap Karina gemetar melihat sisi kejam Reino,karna selama mengenal Reino tidak sekalipun Reino bersikap kejam kepada nya,apapun yang Karina lakukan dan ingin kan Reino pasti maafin dan di ikuti kemauan nya.
"lebih baik kamu bunuh aku Rei,dari pada kamu siksa seperti ini"uca Karina menangis
"tidak segampang itu,sebelum kau mengganggu wanita ku,apa kau pernah berfikir,jadi nikmati saja hidupmu di dalam penjara."ucap Reino
setelah semua urusan Reino selesai,kini Reino bergegas pulang,dengan senyuman Devils nya,mengingat dia akan menikah beberapa hari kedepan,kini Reino sibuk dengan dunia nya sendiri.setelah beberapa saat akhir nya Reino sampai di rumah?
"sore tuan,,"ucap pak satpam.
__ADS_1
"sore pak,,nona Indri sudah pulang pak"tanya Reino
"sudah pak,dari tadi"jawab pak satpam
"baik terima kasih pak"ucap Reino yang langsung di angguk i oleh satpam,dan Reino berlangsung pergi.
"assalamu'alaiku ma"salam Reino
'wa'alaikum salam Rei,sudah pulang,
"Reino kekamar dulu ya ma,mau mandi dulu."ucap Reino pergi kekamar setelah mencium mama nya
"ya sudah,habis mandi istirahat," ucap mama Clara.
"o ya ma,tadi Indri pilang sama siapa?"tanya Reino
"naik taksi,tadi mau di antar pak Parjo,tapi gak mau," ucap mama Clara
"dasar keras kepala,gak ada kapok nya,dengan apa yang pernah terjadi sama dia"gerutu Reino
"sudah lah Rei,jangan terlalu mengekang Indri,dia juga butuh privasi Rei,lagian dia ini masih calon belum menjadi istri kamu,nanti malah kabur dari kamu"tutur mama Clara
__ADS_1
"tapi ma,,"ucap Reino terpotong sang mama