
"silahkan duduk tuan"ucap dokter Siska
"terima kasih dok"jawab Reino
Reino yang melihat wajah dokter yang gusar tanpa basa basi akhirnya bertanya"apa yang terjadi dengan kondisi istri saya"ucap Reino menatap tajam dokter Siska,notabene jika kondisi istri nya baik-baik saja tidak mungkin dokter yang menangani Indri memanggil datang keruangan nya.
"Rei,tahan emosi kamu"papa Ferdi tau apa yang di rasakan Reino"kita dengarkan penjelasan dokter"ucap nya lagi,membuat Reino rilexs.
"begini tuan muda tuan besar,sebenar nya nona muda tidak mengidap penyakit apa-apa
hanya saja melihat kondisi nona muda yang mengandung calon dua bayi makanya sering lemah,capek mungkin juga kram yang berlebihan,untuk selebihnya insya Allah baik-baik saja"ucap dokter Siska tersenyum
Reino yang baru mencerna ucap dokter pun tersadar"maksud dokter istri saya sedang mengandung anak kembar dok?"tanyanya
"benar tuan muda,selamat buat kehamilan nona muda"ucap dokter Siska ikut bahagia
"terus bagaimana keadaan cucu-cucu ku dokter?"kini giliran papa Ferdi yang antusias bertanya.
"Alhamdulillah keadaan ibu dan janin yang ada dalam kandungan nona Indri sehat,hanya saja harus selalu di pantau asupan makanan dan gizi buat janin nya"ucap dokter Siska.
"terima kasih dokter"ucap Reino dan papa Ferdi meninggalkan ruangan dokter Siska
"bagaimana mas?apa kata dokter dengan keadaan indri?"tanya ayah Yusuf
"tenang mas,putri kita baik-baik saja"jelas papa Ferdi dengan senyum cerah nya.
Reino masuk menuju ranjang sang istri dengan senyum yang cerah,mama dan ibu Indri keheranan melihat anak/menantu nya yang tak biasa sebahagia ini di hadapan keluarga kecuali di depan sang istri"Rei kamu kerasukan syetan rumah sakit,dari mama liat kamu masuk,senyam-senyum kaya orang gila"ucap mama Clara.
"mas"ucap Indri bingung melihat sikap suami nya
Reino mendekat dan mencium perut rata Indri"hai anak-anak papa,sampai jumpa ke dunia ini delapan bulan yang akan datang"ucap Reino seolah-olah mengajak anak-anak nya berbicara
"mas geli tau,,tunggu,,tunggu,maksud kamu anak-anak apa mas"tanya Indri
"iya Rei,kenapa sih kalian ini senang sekali sich bikin Mama penasaran?"ucap mama kesal
"ma,Bu ayah,kalian akan mempunyai dua cucu sekaligus"ucap Reino bahagia
"apakah benar itu mas?"tanya Indri
"benar sayang anak kita kembar"jawab Reino menciumi wajah Indri
__ADS_1
"mas malu tau"ucap Indri yang sudah memerah wajah nya.
"biarin,kenapa harus malu,kamu itu istri mas yang sah,jadi terserah mas mau cium kamu dimana saja"ucap Reino biasa kaya tidak ada beban.
"Rei,liat wajah istri kamu sudah malu itu lho!"ucap mama Clara
akhirnya Reino melepaskan tangan nya dari perut indri menggoda sang istri"kamu malu yang"ucap Reino yang langsung di cubit pinggang nya"auch sakit yang"ucap nya
Indri pun merajuk"biarin aja habis nya seneng banget godain aku"ucap nya
"ya,ya mas minta maaf okey"ucap Reino yang langsung mengelus kepala Andre dengan kasih sayang
karna hari sudah mulai beranjak sore akhir nya pak Yusuf dan Bu Maryam pamit untuk pulang,karna bentar lagi Andre pulang.
"maaf mas,mbak kami pamit pulang dulu,soal nya di rumah ada anak gadisku yang satu,gak enak sama tetangga kalau dirumah cuma sama Andre aja"ucap Bu Maryam
"oh iya gak apa-apa mbak,biar di sini nanti Reino yang jagain Indri"ucap mama Clara
Reino menimpali"iya Bu,pak biar nanti Reino yang jagain Indri,nanti kalau dia bandel biar aku kasih hukuman"ucap nya yang dapat gelak tawa dari semua nya
ibu dan bapak mendekati Indri untuk berpamitan kepada calon cucu nya"sayang jangan buat mama mu susah ya,badik nenek kesini lagi"ucap nya dengan mengelus perut rata Indri
Indri menjawab dengan nada anak kecil"iya nenek aku gak akan bikin susah mama"ucap nya
"iya,ayah sama ibu hati-hati di jalan,kalau sudah sampai kabarin aku apa mas Reino"ucap Indri
"iya sayang"ucap ibu mencium kening Indri"Rei,ibu nitip Indri ya?"ucapnya pada sang mantu
"iya bu,Reino pasti jagain anak dan cucu-cucu ibu dengan baik"jawab Reino lembut seraya menatap sang istri
kini giliran ayah yang pamit"halo cucu-cucu kakek,sehat-sehat sampai jumpa delapan bulan yang akan depan,jangan bandel ya nurut sama mama kalian,kakek pamit pulang dulu,Indri ayah pulang dulu ya,jaga kesehatan kamu dan cucu-cucu ayah dengan baik"ucap ayah Yusuf
"iya yah"ucap Indri
"kalau gitu kami pamit,assalamu'alaikum"ucap ayah dan ibu
semua yang ada di ruangan itu menjawab salam bersamaan"wa'alaikumsalam"ucap nya
Reino yang menahan diri untuk bertanya soal anak yang di maksud ibu Maryam tadi akhirnya bisa bertanya"sayang memang nya kamu masih punya adik perempuan?"tanya Reino penasaran
"hehehe,,sebenar nya bukan adik aku,dia itu temen aku waktu sekolah SMP,beberapa Minggu yang lalu di di jual oleh paman nya yang serakah itu,terus dia kabur ketemu sama kak Andre"cerita Indri
__ADS_1
"terus gimana dengan paman nya?"tanya Reino
"kata Kaka,kemarin ada orang yang mengintai Kaka dan Yura,tapi karna Kaka tidak mengijinkan Yura keluar rumah sama sekali dalam beberapa hari,orang-orang itu tidak mengintai lagi"ucap Indri
"ooo gitu"ucap Reino yang di angguk i Indri
"ma,pa,sebaik nya pulang,karna sudah sore nanti biar Indri Reino yang jagain"ucap Reino
"ya sudah kalau gitu mama sama papa pulang dulu yang sayang jaga kandungan kamu"ucap mama Clara
papa Ferdi menimpali"jaga cucu-cucu papa ya ndri?"ucap nya
"iya pa,ma Indri akan jaga cucu-cucu papa dan mama dengan baik"ucap Indri mengelus perut dan tersenyum lembut.
"kalau gitu mama sama papa pamit,assalamu'alaikum"ucap nya
"wa'alaikumsalam,hati-hati di jalan ma,pa"ucap Indri
"iya sayang"ucap mama Clara yang meninggalkan rumah sakit
...****************...
setelah beberapa minggu menghindari Safira dengan alasan masih di luar negri,akhirnya Andi,memantapkan hati nya untuk menemui Safira karna status yang perlu kejelasan
"Edo,tolong kabari asisten nona Safira nanti sore saya akan menjemputnya,bilang ada yang harus di bicarakan"ucap Andi yang masih sibuk mencoret-coret kertas yang ada di depan nya
tak berselang lama Edo kembali"tuan nona Safira mengkonfirmasi bahwa dia akan menunggu kedatangan tuan"ucap nya
"baik"ucap Andri terjeda"Do apa keputusan gue untuk menemui dia sudah tepat untuk kelanjutan hubungan kami"ucap nya ragu
"yang jelas tuan gimana perasaan anda sekarang kepada nona Safira,kalau perasaan anda kurang yakin,tunjukan apa yang membuat anda tidak yakin kepada nona Safira atau anda takut di tolak?"tanya Edo menelisik Andi
"Edo Lo bisa nggak kali lagi berdua jangan panggil gue tuan,emang nya gue setua 😔😔?"ucap Andi kesal"dan asal Lo tau,memang nya gue sejelek itu jika harus di tolak lagi sama Safira yang sebelum sudah di tolak Indri"ucap nya lagi tambah kesal mendengar pertanyaan Edo
Edo tergelak"hahaha,nyatanya Reino lebih tampan dari Lo,bagaimana tidak,buktinya Indri lebih memilih Reino ketimbang Lo"ucap Edo mengejek
"sialan Lo"ucap Andri melempar Edo dengan remasan kertas"Oya Do,kata nya Indri masuk rumah sakit?"ucap nya lagi
💞🌹🌹***hai hai author bentar lagi mau realis mover baru,adakah yang Sudi buat mampir hanya sekedar membaca,kalau iya jangan lupa like komen dan vote ya🌹🌹💞
I LOVE YOU ALL
__ADS_1
BY:AGUS INDRAWATI***