Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 122


__ADS_3

"Rei..??"ucap Varo dengan tatapan penuh tanya.


"hehehehe,,,iya..iya,Indri hamil 4 Minggu"tutur Reino cengengesan.


"Alhamdulillah"ucap kompak.


"berarti aku bakal punya ponakan lagi nih"ucap dimas. menimpali.


"iya,doa in aja yang terbaik"ucap Indri.


"wah,selamat ya aunti Indri"ucap Yura,"berarti Kaka Arkan bakalan punya adik nih"ucap nya lagi.


"assalamu'alaikum"ucap mama Clara yang di ikuti papa Ferdi mengekor di belakang mama Clara.


"wa'alaikumsalam"ucap semua nya teralih ke asal suara seseorang yang mereka sayangi.


"mama!!,katanya lusa mama pulang?"tanya Reino menghampiri dan memeluk sang mama yang di ikuti yang lain


"ya,mama khawatir sama istrimu,kamu ini memang anak kurang ajar, bisa-bisa nya mantu mama hampir celaka"ucap mama Clara di iringi dengan jeweran di telinga sang putra,


melihat Reino di aniyaya oleh sang mama para sahabat pun tertawa terbahak bahak.


mama Clara menghampiri sang menantu kesayangan.


"ma,stop.!!,ini sakit sekali ma"rintih Reino yang memegang tangan sang mama yang masih bertengger di telingan nya.


"ini hukuman akibat kamu nggak bisa jaga istrimu,kalau sampai Indri kenapa-napa kamu mama usir dari rumah ini biar jadi gelndanga"ucap mama Clara yang terlihat sangat kesal.


"ma,Indri sudah nggak apa-apa kok,lagian ini juga bukan sepenuh nya salah mas Reino"ucap Indri melerai mama mertua yang sedang menindas sang suami.


kini mama Clara beralih menghampiri sang menantu untuk melihat keadaan nya.


"sayang kamu tidak apa-apa kan,apa ada yang sakit,apa ada yang terluka"tanya mama Clara bertubi-tubi.


"ma kalau nanya satu-satu dong,Indri terlihat bingung itu mau jawab pertanyaan mama"ucap Reino kesal.


"sudah ma,aku sudah baik-baik saja,jadi mama jangan khawatir"ucap Indri menenangkan mertua nya,


"ayo ma kita makan bersama kebetulan kami baru akan mulai makan siang"ucap Indri menuntun mertuanya ke meja makan,di mana si sana sudah berkumpul sahabat anak dan menantu nya.


"Andi,Varo,Dimas,gimana kabar nya"tanya mama Clara.


"Alhamdulillah kami baik ma"jawab Varo mewakili yang lain.


"Fira,kapan lahiran nya nak?"bulan ini ma perkiraan nya"ucap Safira.

__ADS_1


"mudah-mudahan di lancarkan sampai melahirkan ya?"do'a mama Clara.


"aamiin"ucap bersama,"terima kasih ma"ucap Fira menimpali.


"iya sayang sama-sama"ucap mama Clara.


"pa gimana kabar nya"tanya Indri.


"Alhamdulillah sehat sayang,kamu sendiri tidak ada yang terluka kan?"tanya papa Ferdi.


"Alhamdulillah pa,Indri baik-baik saja,untuk pengawal mas Reino peka atas dokter abal-abal tersebut,cuma aku sedikit takut saja,karna dia menodongkan pisau samapada Indri"ucap nya yang terlihat jelas masih ada rasa takut.


"sudah lah sayang,di sini ada aku,papa,mama"ucap Reino menimpali.


"dan ada kami juga mbak,jadi jangan sungkan"ucap Safira juga menimpali.


"y sudah,kita makan dulu,setelah itu kita lanjut ngobrol nya nanti,kasian dedek nya nanti keburu demo karna mama nya gak ngasih makan"ucap Reino yang di akhiri kekehan.


"iya bener sayang,...apa?? dedek?maksudmu apa Rei?"tanya mama Clara kaget.


"nanti Reino jelasin,sekarang kita selesain makan nya"ucap Reino,yang di angguk i oleh semua nya.


kini di meja makan siang itu terlihat keluarga yang hangat,Indri merasa senang berada di antara mereka semua,dia pun bersyukur memeiki suami yang sayang,perhatian,melindungi,dan bisa menjadi contoh yang baik buat anak-anak nya,dia pun bersyukur kalau mertuanya bahkan menyayangi nya lebih dari apapun.


setelah mkan sing selesai,para lelaki beranjak menuju ruang keluarga,sedangkan para istri membereskan meja maka,terkecuali Indri dan Safira,yang di larang oleh Reino.


"tapi ma..."ucap Safira terpotong oleh Siska.


"Ndri,sudah sana antar Siska sekalian,kamu jangan cape...."ucap sfira gantian terpotong sama Reino yang tiba-tiba mencari sang istri


"sayang,kamu ngapin di sini,ayo kedepan,kamu jangan cape-cape,aku gak mau kamu kenapa-napa"ucap Reino lembut.


"ma,Siska,Safira,kalian juga ngapain sih masih di sini,biar bibi saja yang beresin"ucap Reino


"mbok Ijah"panggil Reino sebelum mama dan yang lain nya menjawab.


"iya tuan muda"jawab mbok Ijah yang sudah berdiri di depan Reino.


"tolong bersihin meja makan ya mbok,stelah itu mbok dan yang lain nya,makan dan istirah siang,masalah pekerjaan di kerjain nanti lagi"ucap Reino sopan biarpun mbok Ijah seorang pembantu.


"baik tuan"ucap mbok Ijah yang sudah mulai membereskan meja makan.


"Rei,padahal mam bisa loh beresin meja makan"ucap mam Clara.


"iya Rei,kami masih bisa kok"ucap Siska menimpali.

__ADS_1


"sudah lah ma,lagian mama baru datang,memang mama gak capek apa,sekarang mama kedepan,ada yang mau aku kasih tau sama mama dan papa"ucap Reino yang di angguk i oleh mereka.


setelah perdebat di dapur tadi Reino menuntun sang istri dan sang mama untuk duduk santai bersama yang lain,mama Clara duduk di sebelah papa Ferdi,begitu juga dengan Safira dan Siska,ketika semua nya sudah duduk,Reino pun membuka percakapan untuk basa-basi,


"gimana pa,pekerjaan papa di sana?"tanya Reino


"Alhamdulillah semua lancar,kamu sendiri gimana dengan Mahendra group?"tanya balik papa Ferdi


"alhamdulilah pa,berjalan lancar,apalagi kerja sama dengan Abimanyu group,berjalan lancar"ucap Reino.


"Rei,kamu tadi bang ada yang ingin di bicarakan?"tanya mama Clara.


"oh..begini ma,karna Reino...anu..itu..anu.."ucap Reino sengaja di buat bingung supaya sang mama kesal.


"anu..itu..anu..itu...apa Rei?"tanya mama calara penasaran.


"anu... emmm, Indri mah"ucap Reino.


"Reino jangan bertele-tele,Indri kenapa,ada apa cepet katakan"ucap mama Clara yang mulai kesal dengan putra nya itu.


"Indri..akan kasih mama cucu lagi"ucap Reino.


"oh itu.apa??cucu?"tanya mama Clara berteriak terkejut.


"ish..mama nih teriak-teriak terus,bisa pelan gak sih,kasian loh,cucu mama ini yang di dalam perut Indri dan Safira shock,karna denger suara mama yang kenceng"ucap Reino


"jadi beneran sayang kamu hamil?"tanya mama Clara beralih pada Indri tanpa menghiraukan ucapan Reino,Reino yang merasa di cueki oleh mama nya terlihat memanyunkan bibirnya.


"sayang,mama kenapa selalu nyueki aku sih,kalau nyangkut dengan dirimu,sebenarnya,anak mama itu aku atau kamu"ucap Reino manja pada sang istri.


"hahahaha...dasar bucin akut"mama Clara dan yang lain ketawa dan mama Clara malah mengejek Reino.


"awas minggir kamu,mama mau Deket sama mantu mama,lagian kamu itu kenapa nempel terus sih sama istrimu"tanya mama Indri mengusir Reino.


merasa di usir,Reino meminta bantuan pada sang papa,


"papa,sebenar nya,mama itu,mama ku bukan sih?"tanya Reino pada sang papa...


*


*


*


"hayo-hayo apa ya jawaban papa Reino,

__ADS_1


ayo jangan lupa tinggalkan like komen dan vote nya terima ksih


__ADS_2