Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 81


__ADS_3

"uluh-uluh,ternyata papa sedang ngambek 'cup'"ucap Indri satu kecupan mendarat dengan sempurna di bibir Reino,tanpa memberi celah sedikitpun untuk mundur Reino menekan leher Indri untuk memperdalam ciuman nya


"hummpp"Indri memberontak


"Santi tolong kalau ada paket makanan tolong terima,dan jangan ada yang boleh masuk keruangan ku,karna nyonya sedang istirahat"ucap Reino tanpa menunggu jawaban dari Santi.


tanpa aba-aba,Reino menggendong Indri menuju kamar pribadi Yanga ada di dalam ruangan nya.


"mas..!"teriak Indri terkejut


"anak-anak kangen sama papa nya?"ucap Reino


"mas gak lucu ya,ini di kantor,jangan macam-macam ya mas?ancam Reino


"gak akan macam-macam kok sayang"ucap Reino "mas mau nya satu macam aja"ucap nya lagi mengerlingkan mata nya untuk menggoda istri nya


Indri yang sudah tau bagaimana Reino akhirnya hanya bisa pasrah.


melihat Indri yang pasrah Reino tanpa menunggu lagi kini ia melahap bibir ranum istrinya,tanpa ada jeda sedikitpun hingga Indri hampir kehabisan nafas,melihat perut buncit yang tercetak seperti bola,bahkan lebih besar dari bola,Reino tersenyum bahagia yang tak terhingga


"mas!!"suara ra ra ra ra Indri semakin membuat Reino menggila,


""aku mencintaimu sayang,sampai akhir hayat ku"ucap Reino ******* bibi Indri


"aku juga mencintaimu mas"ucap Indri sudah menggelinjang tidak jelas karna sentuhan sang suami,


setelah cukup dengan pemanasan nya,akhirnya kini penyatuan keduanya yang penuh cinta,Reino memainkan ritme yang membawa Indri terbang ke awang-awang


cukup ya adegan nya nanti bikin yang jomblo ngenes karna gak ada lawan,masa harus solo karier di kamar mandi๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


setelah selesai aktifitas ranjang nya,Reino kembali ke kursi kerja nya,sedang kan Indri karna kelelahan jadi tertidur pulas,


"San,tolong jadwal hari ini,Oya dimas masih di kantor milik AMG Company,?"tanya Reino pada sekertaris nya


"ya tuan,karna ini pengembangan kerjasama kita dengan perusahaan AMG Company?"ucap Santi


"baiklah,apakah ada meeting pagi ini?"tanya Reino


"ada tuan,dengan tuan Brian domani dari domani company?"ucap Santi


"apakah masih berani menampakan wajah nya di hadapan ku,dengan apa yang sudah di perbuat putri ****** nya itu"ucap Reino."bukankah sudah lama kita memutuskan kontrak dengan nya?"tanya Reino heran.


"saya juga kurang tau tuan,yang bisa menjelaskan semua ini mungkin tuan Dimas"ucap Santi

__ADS_1


"baiklah kalau begitu,jam berapa akan mulai meeting?"tanya Reino


"sekitar satu jam sebelum makan siang tuan?"ucap Santi


"baiklah jika sudah waktu nya kau panggil saja aku,sekarang kembalilah ke meja mu!"ucap Reino datar


"baik tuan saya permisi"pamit Santi,belum sampai pintu Santi berbalik "tuan pesanan nyonya apakah harus di panaskan dulu"tanya nya lagi


"kamu makan saja,nanti kalau nyonya bangun biar kan sekalian makan siang sama saya"ucap Reino


"baik,terima kasih tuan"ucap Santi berlalu pergi


kring


kring


...'ibu incalling'...


"assalamu'alaikum Bu"ucap Reino


"wa'alaikumsalam ini bapak nak,ibumu,,,"ayah Yusuf gemetar


"ada apa dengan ibu yah?"tanya Reino


"baik yah,aku sama Indri akan segera kesana?"ucap Reino bergegas membangunkan sang istri dan membantunya untuk mandi dan bersiap


"sayang,ayo bangun,mas tiba-tiba pingin main kerumah ayah sama ibu"ucap Reino lembut sambil mengelus perut istri nya yang masih bergeming di tempat tidur


"tumben,memang nya kamu lagi senggang kerjaan,biasa nya kita kan akan berkunjung tempat ayah sama ibu,ketika kamu libur?"tanya Indri menyelidik


"huftttt"Reino menghela nafas panjang "sayang tapi ingat jangan berfikir yang nggak-nggak ya?"tanya Reino.


"iya mas,memang nya ada apa?"tanya Indri menatap Reino dengan intens


"nanti mas akan ceritain setelah kamu selesai bersiap"ucap Reino menggendong Indri ke kamar mandi dan mendudukkan nya bethup yang sudah di isi air oleh Reino sebelum membangunkan nya,


setelah selesai membantu sang istri bersiap kini mereka berjalan ke arah lift khus Presdir,sebelum nya Reino membatalkan pertemuan dengan Domani Company


"Santi,jika Dimas kembali suruh menghubungi saya"ucap Reino


"baik tuan"ucap Santi membungkukkan badan nya menandakan patuh atas perintah nya


Reino dalam perjalanan menuju rumah mertua nya

__ADS_1


"mas sebenar nya apa yang terjadi? tanya Indri mengelus-elus perut nya.


"inget ya sayang jangan berpikiran yang macam-macam,tadi ayah nelfon mas,kata nya ibu pingsan"ucap Reino ragu


"apa!!"ucap Indri kaget "mas gak bercanda kan?" tanya Indri yang sudah berkaca-kaca


"sayang,dengerin mas ya,sekarang kita liat dulu kondisi ibu dulu,kamu jangan sedih,kasihan Dede bayi nya,nanti ikut sedih"ucap Reino sambil menggenggam tangan Indri.


"mas,aku takut ibu kenapa-napa!!"ucap Indri yang sudah terisak


"sudah dong jangan nangis lagi,kamu tenang dulu,ini minum air putih dulu"ucap Reino menyodorkan air mineral pada sang istri


setelah memakan waktu hampir satu jam,akhir nya Reino dan Indri sampai di kediaman sang mertua,


melihat di rumah yang ramai dengan warga


tanpa menyadari ada bendera kuning di di depan rumah


Indri yang merasa tidak enak bertanya pada Reino "mas,kenapa orang-orang pada di rumah ayah,apa yang terjadi?"tanya Indri


"mas juga kurang tahu sayang,ayo sebaik nya kita masuk dulu?"ajak Reino memapah sang istri


ketika sampai di depan pintu melihat ada mayat yang terbujur kaku di depan mata,dan melihat sang ayah yang menatap kosong di depan mayat tersebut,Indri pun setengah tidak percaya akhir nya mendekati sang ayah


"ayah dimana ibu?"tanya Indri membuyarkan lamunan ayah Yusuf.


"nak!!" ayah Yusuf sudah tidak bisa membendung air mata nya lagi,beliau langsung memeluk sang anak dengan gemetar hebat "ibu..ibumu sudah tiada sayang"ucap ayah Yusuf


deg


seketika itu Indri melepaskan tangannya dari pelukan sang ayah, setelah sadar dari keterkejutannya Indri pun bertanya kembali pada sang ayah,"apakah Ayah sedang bercanda denganku?"tanya Indri, karena merasa sok dengan kabar sang ibu yang meninggal dunia dari ayah nya.


"maafkan ayah nak karena tidak bisa menjaga ibunya dengan baik, gara-gara Ayah Ibu meninggal!!" ucap Ayah Yusuf pada Indri


"tidak.. tidak mungkin, Ibu.. Ibu tidak mungkin meninggal kan ayah?, Ibu cuma tidur kan yah?"ucap Indri, karena tidak percaya sang Ibu meninggal,


"sayang, sabar jangan menangis terus kasihan anak-anak yang ada di perut kamu, doakan ibu yang terbaik, semoga ibu ditempatkan disisi Allah Yang maha kuasa, dan diampuni segala dosa-dosanya."foto Reino pada Indri


"Mas, Ibu ninggalin aku"ucapin dripada Reino dan masuk dalam pelukan Reino.


๐Ÿ’ž๐ŸŒน๐ŸŒน hai hai hai jangan lupa like comment dan vote ya,dan jangan lupa mampir juga novel baru yang berjudul "terpaksa menikah karena dijebakโ€๐ŸŒน๐ŸŒน๐Ÿ’ž


i love you all

__ADS_1


by:Agus Indrawati


__ADS_2