Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 117"


__ADS_3

"sayang kamu seriously?"tanya Reino.


"he'em,ayolah mas?"rengek Indri.


"di situ makanan yang tidak kamu sukai lo?!!"ucap Reino.


"mau nurutin atau nggak?"tanya Indri ketus.


"tapi...!!"ucap Reino terpotong karna melihat sang istri berjalan menjauh dari nya,


"pa..mama itu ada apa sih,kenapa beberapa hari ini sikap nya sangat menyebalkan"ucap Arianna.


"hust..gak boleh gitu,mungkin mood mama saja yang kurang bagus"ucap Reino "ya sudah ayo kita ikutin mama"ajak nya lagi.


Indri berjalan mendahului anak-anak dan suaminya cukup jauh,dan saat itu ia tak sengaja bertabrakan dengan seorang laki-laki tampan yang seperti nya lebih muda dari nya.


'auch'indri mengasuh kesakitan


"maaf nona,apakah anda tidak apa-apa?"tanya laki-laki tampan itu.


"ini sakit sekali"ucap Indri lirih memegangi perutnya yang terasa nyeri.


"nona,kenapa anda pucat sekali apa yang anda rasakan?"tanya Ravatar Arsene terlihat khawatir. ya lelaki yang bertabrakan dengan Indri adalah tuan muda dari keluarga Arsene,dia anak yatim piatu sejak kecil dan hanya tinggal bersama kakek nya saja.dia juga termasuk ceo termuda diantara Reino Alvaro dan Andi Wijaya,tapi tetap Reino lah yang no satu.


saat Reino melihat sang istri bertabrakan dengan pria asing itu,Reino merasa geram,dan melihat laki-laki itu hendak membantu istri nya,Reino berlari cepat menghentikan tidakan Ravatar Arsene.


"berhenti!!!,jangan pernah sentuh istriku"ucap Reino menatap tajam pada Ravatar Arsene.


deg...deg..deg..


"jadi wanita cantik ini adalah istri tuan Reino Pratama Mahendra?"tanya Ravatar Arsene.


belum sempat Reino menjawab Indri sudah menyerukan nama nya "mas,,sakit"ucapnya.


"sayang,apa yang kamu rasakan?"tanya Reino.


"mama...!!"seru Aryan dan Arianna bersama.


"Aryan, Arianna,ayo kita ke mobil,papa akan menggendong mama ke mobil dan bawa kerumah sakit"ucap Reino yang di angguk i oleh kedua anak nya tersebut.


Ravatar pun mengikuti Reino sekeluarga ke rumah sakit,dan sesampai nya di rumah sakit,Reino menunggu di depan ruangan UGD,bersama kedua anak nya,dan tak lain juga ada si tampan Ravatar.


"tuan,maafkan saya,karna tidak sengaja menabrak istri anda"ucap Ravatar merasa bersalah


Reino mengernyitkan dahi nya,karna sedari tadi dia tidak menghiraukan Ravatar,karna panik.


"oh...maaf saya tidak melihat anda barusan,karna saya khawatir dengan istri saya"ucap Reino yang masih melirik ruang UGD. tak berselang lama ruang UGD pun terbuka.

__ADS_1


"dokter...!!,bagaimana keadaan istri saya?"tanya Reino.


"Alhamdulillah sehat,tidak ada apa-apa,tapi sebaik nya anda temui pasien setelah di pindahkan di kamar rawat inap"ucap dokter.


"kenapa harus di rawat dok?"tanya Reino lagi.


"ya pak,karna ibu Indri butuh istirahat,tapi besok sudah boleh pulang"ucap dokter.


"terima kasih kalau begitu dokter"ucap Reino


"kalau begitu saya permisi pak,saya masih ada pasien yang sedang menunggu saya"ucap dokter berlalu pergi setelah mendapat anggukan dari Reino.


Tak lama setelah kepergian dokter yang menangani Indri,kamar UGD terbuka dan sebuah brangkar di dorong dari dalam,ya yang ada di atas brangkar tersebut adalah istri nya,dengan senyum bahagia.


"sayang,kamu nggak apa-apa kan?"tanya Reino.


"aku nggak apa-apa mas,aku baik-baik saja"ucap Indri tersenyum manis.


"permisi pak,saya akan membawa ibu Indri untuk masuk keruangan rawat inap nya"ucap suster,Reino pun mengikuti brangkar tersebut yang sebelum nya meminta si kembar mengikuti Reino.


"ibu,tolong jangan terlalu banya bergerak dulu"ucap suster.


"baik terima kasih sus"ucap Indri.


"iya Bu, sama-sama,kalau begitu saya undur diri,Bu,pak"ucap suster lagi berlalu pergi setelah mendapatkan anggukan dari kedua nya.


"enggak kok mas,aku nggak apa-apa,mas ada yang ingin aku sampaikan sama kamu"ucap Indri murung,karna dia takut reaksi Reino ketika mendengar dia hamil,seperti satu tahun yang lalu.


"ada apa sayang,ada yang ingin kamu makan?"tanya Reino.


Indri hanya menggeleng saja,


"terus kamu mau ngomong apa sayang,jangan bikin mas penasaran ya!!"ucap Reino.


"mas...a..aku..--"ucap Indri terpotong karna Ravatar Arsene dan si kembar masuk.


"permisi nona,tuan,apakah saya boleh masuk?"tanya Ravatar.


"silahkan masuk tuan"ucap Indri ramah membuat Reino panas,karna sang istri tersenyum sama laki-laki lain.


"saya mau minta maaf nona,karna saya gak sengaja menabrak anda"ucap Ravatar Arsene dengan penuh permohonan.


"ah..tidak apa-apa tuan,mungkin juga karna saya terlalu terburu-buru jadi tadi tertabrak anda"ucap Indri lembut.


"ya Allah,betapa lembutnya perempuan yang ada di hadapan ku ini,andai dia belum mempunyai suami dan anak-anak,mungkin akan aku perjuangkan"batin Ravatar mengagumi sosok perempuan yang ada di depan nya.


"ehem..ehem"Reino berdehem karna melihat Ravatar yang terus menatap sang istri.

__ADS_1


"maaf,kalau sudah tidak ada keperluan,biarkan istriku istirahat"ucap Reino mengusir Ravatar secara halus.


"ah ya,perkenalkan saya Ravatar Arsene"ucap Ravatar Arsene memperkenalkan diri kepada Reino.


"Hem.."jawab Reino.


"mas..."ucap Indri menekan kan.


"ya..ya..ya,saya Reino Pratama Mahendra,dan yang anda tabrak tadi adalah istri tercinta saya yang bernama Indri Agustina"ucap Reino menekan kan setiap kata yang di ucap kan.


"mas,kenapa begitu sih jawab nya?"tanya Indri.


"sudah tidak apa-apa nona"ucap Ravatar.


Indri tau kalau suami nya cemburu pada Ravatar.


"maafkan sikap suami saya tuan"ucap Indri tulus.


"iya sama-sama,kalau begitu saya pamit nona,tuan,nice to meet you"ucap Ravatar Arsene


"terima kasih sekali lagi,karna anda sudah repot-repot mengikuti kami sampai ke sini,nice to meet you to"ucap Indri.


setelah kepergian Ravatar Arsene,yang meninggalkan ruangan inap Indri,membuat mood Indri buruk,karna sikap sang suami yang cemburu tidak pada tempat nya.


"ada apa hem?,kok cemberut gitu,apa ada yang salah dengan mas"tanya Reino bertubi-tubi,tapi tetap tak mendapat jawaban.


"sayang jangan marah ya?"tanya nya lagi,masih sama tidak ada jawaban.


"anak-anak mama,kalian pulang biar di antar papa ya"perintah Indri buat anak-anak nya.


"terus mama bagaimana kalau kita pulang di antar papa?"tanya Abang Aryan.


"sudah nggak apa-apa,nanti mama telfon papi Andre buat datang kesini"ucap Indri lembut.


"sayang,biar anak-anak pulang sama supir ya?"ucap Reino


"tidak usah,kamu antar anak-anak,biar nanti kak Andre yang datang,dan satu lagi,mas gak usah ke sini buat jagain aku"ucap Indri ketus.


"gak bisa begitu,kamu istri ku,aku berhak menjaga mu,jadi jangan coba-coba membangkang"ucap Reino tegas. "Baiklah aku akan antar anak-anak pulang dulu,setelah itu aku akan kembali dan membawa pakaian untuk mu"ucap Reino lagi.


Reino hendak mencium kening sang istri tapi.....


hai hai,sorry lama up nya karena author,tinggal nya di tambak,mana di sini musim hujan,jadi tidak ada listrik hp nya lowbat di karna kan di sini pakai tenaga Surya.


tapi jangan lupa like komen dan vote ya,


i love you all

__ADS_1


by:Agus indrawati


__ADS_2