Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 71


__ADS_3

"kak Andre,mas,,mas dan mbak Safira,ayo makan dulu sudah keburu dingin nanti gak enak,mereka berlima berjalan kearah sofa yang ada di kamar VVIP yang telah Indri tempati.


"sayang kamu mau makan apa?"tanya Reino


"Oya mas Reino,tadi ibu bawain makanan kesukaan Indri"ucap Yura sebelum Indri menjawab.


"oh,baiklah sebentar mas ambilkan masakan ibu dulu"ucap Reino berjalan ke arah otang-orang mulai menikmati makan malam,


"mas,siapin ya?"ucap Reino


"biar aku makan sendiri ya mas,,sekarang mas makan sama yang lain"ucap Indri


"ya sudah kita makan sepiring berdua aja kalau gitu?"ucap Reino yang langsung menyuapi Indri


"gantian mas yang makan ya?ucap Indri yang langsung mengambil sendok di tangan Reino dan menyuapi Reino,begitu seterusnya hingga makanan yang di piring tandas tak tersisa.


"mas kenyang,"ucap Indri


"ya sudah mas beresin dulu ya peralatan makan nya"ucap Reino


"he'em"ucap Indri mengangguk


mereka semua sudah selesai dengan acara makan malam bersama,dimana-mana makan malam itu di restoran atau rumah makan,la ini makan malam di rumah sakit๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…


"Oya Rei, ndri,aku pamit pulang dulu ya,soal nya sudah malam,gak enak bawa anak gadis orang"ucap Andi bercanda


"makanya cepet di halalin biar,enak di bawa kemana ? di mana saja,gak ada yang larang"ucap Reino menggoda


"mau nya sih gitu Rei,tuh dia nya aja yang belum mau sama gue"ucap Andi melirik Safira


"kak"ucap Safira mencubit pinggang Andi karna merasa di goda oleh Reino dan Andi


"ya sudah mbak,mas,aku pamit pulang dulu ya"pamit Safira"sehat-sehat ya sayang,jangan buat mama kesusahan"ucap nya lagi mengusap perut rata Indri


"iya aunti aku gak akan buat susah mama"ucap Indri menyerupai suara bayi


"Rei,boleh nggak aku ngusab perut istrimu?"tanya Andi menggoda Indri


"berani Lo Megang perut istri gue,gue patahin tuh tangan"ucap Reino menatap tajam Andi,dan mendapat gelak tawa dari semua yang ada di sana


"hahaha,,nggak,nggak,gue cuma bercanda"ucap Andi


"ya sudah gue pamit dulu,cepet sehat ya ndri,sampai ketemu lagi"ucap Andi"assalamu'alaikum"ucap Safira dan Andi bersama

__ADS_1


setelah kepulangan Andi dan Safira kini Yura mendekat keranjang Indri


"Indri,,,aku,,aku mau minta maaf soal tempo dulu,gara-gara cowok sahabatan kita berantakan,setelah kejadian itu,aku merasa kehilangan temen yang paling baik pernah aku temui,sekali lagi aku minta maaf"ucap Yura berkaca-kaca.


"sudah lupakan semua nya,kita mulai dari awal lagi,dan jangan pernah bertengkar lagi karna seorang cowok"ucap Indri seraya memeluk Safira"aku juga minta maaf,karna aku gak tau kalau kamu menyukai Ciko waktu itu"ucap nya lagi


"ehem,,"Reino berdehem mendengar wanita nya membahas laki-laki lain.


"Upss,,,hehehe,maaf"ucap Indri merasa bersalah pada dewa pencemburu nya"mas,lagian itu masa lampau,sekarang aku ini milik kamu Hem"ucap nya lagi lembut


"jadi waktu itu kamu jadi terima Ciko"tanya Yura


"aduh mampus aku,kalau Yura tetep bahas laki-laki lain,di depan suami nya"batin Indri


setelah bengong beberapa saat Indri tidak merespon ucapan Yura,akhir nya Reino yang memperjelas pertanyaan Yura


"sayang,apa yang sedang kamu lamunin,Yura nanya apakah waktu itu kamu menerima cecunguk itu?"tanya Reino kesal


Indri tersenyum,tpi membuat Reino salah tanggap akhirnya dia pergi meninggalkan kamar ruang rawat itu begitu saja,Indri pun mengabaikan sang suami nya,pikirnya nanti juga akan menemui nya lagi.


"aku gak jadian sama dia,karna aku masih belum mau pacaran waktu itu,dan akhir nya Ciko memutuskan untuk pindah sekolah karna orang tuanya juga membuka cabang perusahaan di luar kota,sejak saat itu aku gak pernah contacts lagi dengan dia"ucap Indri merasa bersalah"aku hanya berharap jika suatu saat ketemu cuma mau minta maaf dan semoga di sekarang sudah bahagia"ucap nya lagi,


"dek,Kaka keluar sebentar mau cari minum dulu ya"ucap Andre


"kamu mau nitip apa dek?"tanya Andre


"aku mau sate ayam kak,tapi mau nya mas Reino yang beli"ucap Indri sedih


"ya nanti kalau Kaka lihat Reino di depan nanti Kaka bilangin,jangan sedih gitu dong?"ucap Andre


"Oya Yura,kamu mau nitip apa?tanya Andre lembut


Yura yang gugup akibat di tanya bingung"a,,aku nitip beliin cemilan aja ya kak"ucapnya


"okey,,kalau gitu Kaka keluar dulu"ucap Andre berlalu pergi


setelah kepergian Andre tiba-tiba perut nya bergejolak


"huek,,huek'


Indri turun dari ranjang berlari ke westafel,setelah sampai dia memuntahkan semua isi dalam perut,hingga hanya cairan kuning yang keluar,kini Indri lemas hampir jatuh andai saja tidak ada Yura mungkin kepala nya sudah terantuk pinggiran westafel,


"Indri,,!!"teriak Yura karna terkejut dengan keadaan Indri yang hampir jatuh,hampir setengah jam Indri di kamar mandi hingga ada yang masuk kekamar rawat,ya Andre Sudak kembali dari beli minum dan cemilan "kok sepi,pada kemana?"ucap Andre,belum sampai brangkar dia mendengar suara ribut di kamar mandi,dia bergegas ke kamar mandi

__ADS_1


"astaghfirullah dek,kamu kenapa?"ucap Andre khawatir


"setelah Kak Andre pergi,tak lama kemudian Indri muntah-muntah,hingga lemas seperti ini"tutur Yura


Andre mengangkat Indri kembali ke brangkar karna merasa lemas,Indri akhir nya tidur.


"apakah Reino belum kembali dari dia keluar tadi?"tanya Andre


"belum kak"ucap Yura


Andre mengambil handphone untuk menelfon suami adik nya


"sial,,kemana dia pergi,awas saja sampai terjadi dengan adik ku"ucap Andre karna menelfon no Reino tidak aktif


"apa yang terjadi kak?"tanya Yura melihat Andre sehabis menelfon


"tolong jagain Indri,aku akan mencari Reino"ucap Andre berlalu pergi dengan mengepalkan tangan nya


kini Andre mencari reino tapi tetap saja tidak menemukan batang hidungnya,tapi dia mengingat tempat di mana Reino sekarang berada,pasti di club,Andre mondar mandir mencari Reino,


tapi nyatanya Reino kini berada di danau dimana dia dan gadis cilik yang ia tolong sekitar belasan tahun yang lalu,


"ah kenapa aku bisa cemburu seperti ini,padahal Indri hanya menjawab pertanyaan dari Yura,kenapa juga harus marah,sayang maaf pasti kamu kecewa sama aku,karna aku pergi begitu saja"gumam reino


sudah hampir dua jam Reino berada di pinggir danau itu,hingga di memutuskan untuk kembali ke rumah sakit,dia takut istri nya khawatir,karna di pergi terlalu lama..


kini dia berada di lorong rumah sakit menuju kamar Indri ketika hendak membuka pintu tiba-tiba Andre memukuli Reino


'bugh'


"akhh"teriak Reino menahan sakit yang di berikan oleh Andre


"brengsek laki-laki macam apa kamu,meninggalkan istri yang sedang sakit sendirian"Andre marah,saat akan memukul Reino lagi Yura keluar dari kamar karna mendengar gaduh.


"kak berhenti,kalau Indri melihat ini pasti dia akan kecewa dengan kalian"ucap Yura mampu membuat Kaka dan adik ipar itu terdiam sesaat dan Andre berkata"bagaimana keadaan Indri,apakah di masih muntah-muntah


***๐Ÿ’ž๐ŸŒนhayo masih penasaran kan ayo dong like komen dan vote biar author semangat


dan ayo baca novel terbaru author yang berjudul"TERPAKSA MENIKAH KARNA DI JEBAK"JANGAN LUPA TINGGALIN LIKE KOMEN DAN VOTE NYA JUGA YA๐ŸŒน๐ŸŒน๐Ÿ’ž


I LOVE YOU ALL


BY:AGUS INDRAWATI***

__ADS_1


__ADS_2