Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 69


__ADS_3

Andi membalikan tubuh Safira Tan melepaskan nya,kini mereka menatap satu sama lain"kak ak,,,hmmm"ucap Safira terpotong karna sudah di bungkam dengan mulut Andi,ya Andi mencium Safira tanpa menghiraukan pemberontakan yang di lakukan Safira,setelah di rasa mereka sudah kehabisan nafas barulah Andi melepaskan tautan bibir nya dengan Safira.


"aku mencintaimu Safira Atmadja"ucap Andi di tengah-tengah nafas keduanya tersengal-sengal.


"kak,,"ucap Safira lirih,dia bingung mau bilang apa?karna dia terlalu terkejut dengan adegan yang baru saja di lakukan oleh Andi


"biarkan aku memelukmu seperti ini,Safi,apa yang aku katakan adalah kebenaran nya,"ucap Andi sungguh-sungguh,karna tidak ada jawaban Andi pun berkata"apa yang bisa membuatmu menerima ku,pasti akan aku lakukan"ucap nya lagi


setelah bisa menguasai diri nya Safira baru bisa menjawab semua ungkapan kata-kata andi "kak,saya gak tau yang di katakan Kaka itu benar atau tidak,tapi yang jelas ini semua terlalu cepat dan mendadak,jadi saya minta waktu untuk menjawab semua ungkapan Kaka"ucap nya


"baik,aku beri waktu sampai besok pulang kerja,aku yang akan menjemputmu bagaimana"ucap Andi tersenyum


"bagaimana bisa,apa itu gak terlalu cepat,bagaimana kalau 3 hari"pinta Safira


"besok sore atau sekarang juga"ucap andi


"baik-baik Kaka menang"ucap nya cemberut


Andi tersenyum lalu berkata"gadis pintar"ucap nya seraya mengelus kepala nya.


"ishh Kaka nih aku sudah bukan anak kecil lagi loh"ucap nya kesal karna merasa di perlakukan seperti anak kecil.


"ya ya,jangan memasang wajah menggemaskan seperti itu,mau Kaka cium lagi"bisik Andi lagi.


"Kaka mesum banget"ucap Safira seraya memukul lengan Andi,


Andi pura-pura kesakitan supaya Safira mencemaskan nya"auch,,sakit Safi"ucap nya seraya mengernyit


"ah maafkan aku kak terlalu keras ya aku mukul nya?habis nya Kaka selalu ngerjain aku"ucap Safi mengelus lengan Andi yang di pukul nya tadi


"cie cemas ya melihat aku kesakitan"goda Andi lagi membuat Safira semakin banyak memukuli Andi


"Kaka rasain nih,bugh,,bugh,,bugh,makanya jangan suka ngerjain aku"ucap Safi


"auw auw auw,,stop,stop,okey Kaka salah,baiklah cukup"ucap Andi,ayok kita jenguk nona muda Mahendra yang sedang di rawat di rumah sakit!"ucap nya lagi


deg


Safira terasa tercubit hati nya karna Andi menyebut gadis yang pernah di sukai nya,Andi yang tau bahwa wanita nya cemburu langsung memegang kedua tangan Safira"tenang sayang,aku sudah tidak punya perasaan apa-apa,bukan nya sekarang laki-laki yang ada di depan mu ini milik mu"ucap Andi


'blush'rona merah di pipi semakin membuat Andi senang menggoda wanita nya"cie cemburu ya"ucapnya lagi


"ish,,siapa juga yang cemburu"ucap Safi manyun


"itu buktinya cemberut,dengerin Kaka ya,ijinkan aku membuktikan bahwa aku benar-benar mencintaimu"ucap Andi memeluk Safi


"ya ya aku tau Kaka mencintaiku,mau berapa kali Kaka ngomong gitu terus yang ada kita gak jalan-jalan"ucap Safira melepas pelukan Andi

__ADS_1


"berapa kali pun yang kamu mau Kaka akan lakukan dengan senang hati,ya sudah jalan"ucap Andi berjalan keluar dengan menggandeng tangan Safira


"kak,mampir toko buah sama beli makanan ya buat mas Reino sama mbak Indri,"ucap Safira yang di angguk i oleh Andi"hemm"jawab nya


setelah mampir ke toko buah dan restoran mereka kini berada di rumah sakit keluarga Mahendra tempat dimana istri Reino pewaris tunggal Mahendra Company.


'jeglek'suara pintu kebuka di susul suara lembut dan maskulin bersamaan siapa lagi kalau bukan Andi dan Safira


"assalamu'alaikum"ucap mereka bersamaan


"wa'alaikumsalam"kawab Indri dan Reino bersamaan


"eh kalian,mari masuk"ucap Reino


"gimana kabar nya mbak?"ucap Safira


"Alhamdulillah sudah mendingan ini"ucap Indri lembut


Reino menatap Safira lalu menatap Andi dengan sorot mata penuh tanda tanya,melihat tatapan sahabat nya Andi merasa terintimidasi.


"ya ya gue jelasin,gak usah natal gue kaya gitu,lagian Lo tau aja sich"ucap Andi kesal karna Reino tau hubungan yang terjadi hari ini


sebelum melanjutkan obrolan nya dengan Reino,Andi mendekat kearah Indri membuat Reino dan Safira cemburu,


Indri yang tau suami nya cemburu di pun meminta Indri untuk membantu nya bersandar"mas,tolong aku sebentar"ucap nya


Reino mendekat"ada apa?"tanya Reino


"sudah nyaman kah"tanya Reino lembut


"he'em"jawab Indri mengangguk


Andi yang kesal karna Reino pamer kemesraan dengan istri nya"gimana keadaan kamu nyonya Reino?"ucap Andi


"Alhamdulillah kak,aku jauh lebih baik,karna ada mas Reino yang sangat posesif dan aku"ucap Indri menyindir Reino seraya tertawa kecil.


"ya ya memang seperti itulah tuan Reino,jika menyangkut orang-orang tercinta nya"ucap Andi membenarkan Indri


"apa yang terjadi,sampai kamu harus di rawat?apa karna suami bucin mu itu yang membuat adik ku ini harus di rawat?tanya Andi membuat Reino kesal


"eh apa maksud lo?dan sejak kapan bini gue jadi adik lo?"tanya Reino


"sejak hari ini dia jadi adik gue,dan gue bakal hajar Lo,kalau adik gue ini sampai nangis"ucap Andi


"itu gak bakalan terjadi,karna gue bakal selalu bahagiain dia"tegas Reino


"sudah-sudah,kenapa kalian seperti anak kecil sih?,kalau gak ada pada nanyain,kalau bareng ribut terus"ucap Safira

__ADS_1


"dia"ucap Reino dan Andi saling menunjuk satu sama lain


"nah kan kalian kompak banget,sampek ngomong harus bareng gitu"ucap Indri


"idih,ogah gue mah"ucap Reino


"siapa juga yang mau sama Lo,memang nya jeruk makan jeruk"ucap Reino


"mas,sudah dong"ucap Indri melerai


"iya sayang mas gak berdebat lagi"ucap Reino berjalan kearah sofa,Andi pun mulai mengikuti


"Oya mbak sampai lupa,ini aku sama kak Andi bawain buah sama makanan buat mbak sama mas Reino.


"kok repot-repot segala"ucap Indri


"nggak repot kok mbak kebetulan lewat aja,jadi mampir"ucap Safira


"Oya mbak kok bisa sampai di rawat,sakit apa?tanya Safira


"cuma dehidrasi,gak tau kalau lagi hamil jadi muntah beberapa hari,makan nya kurang,sama mau nya cuma makan yang asem,itu aja harus buah kedondong aja,yang lain gak mau"ucap Indri terukir senyum bahagia


"apa!!!teriak Safira shock"jadi mbak hamil"ucapnya lagi


"Safi,kenapa harus teriak-teriak sich,nanti kalau anak yang ada di perut istri aku kaget gimana"ucap Reino kesal mendengar Safira teriak


"ish,,apaan sih mas Reino,tapi selamat ya buat mbak Indri"ucap Safira


"kenapa cuma istriku yang kamu kasih selamat?"tanya Reino heran


"iya dong kan mbak Indri yang hamil"ucap Safira polos


"kan aku juga kerja keras saf?"ucap Reino kesal


"ish mas apaan sih,itu privasi mas,malu tau"ucap Indri kesal sama Reino karna tidak ada saringan nya kalau udah berdebat


"iya iya maaf,mas keceplosan"ucap Reino merasa bersalah


"o ya Ndi,tau gak Lo?"ucap Reino terhenti,tpi membuat Andi penasaran


"tau apaan sih?"tanya Andi


💞🌹🌹***hai hai penasaran ya,ayo dong tinggalin like komen dan vote kalian,dan sebentar lagi author mau realis novel baru


judul nya "Terpaksa Menikah Karna Di Jebak "


jangan lupa ya***

__ADS_1


I LOVE YOU ALL


BY:AGUS INDRAWATI


__ADS_2