Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 60


__ADS_3

"sudah mas gak usah di bahas,,,aku sudah lupain itu"ucap Indri berjalan kearah kamar mandi,dengan cepat Reino memeluk tubuh istri nya dari belakang


"sayang maafin mas,,,semua yang terjadi di kantor tadi tidak seperti yang kamu bayangkan"ucap Reino mencoba menjelaskan."tolong sayang percaya sama mas,aku nggak ada hubungan apa-apa dengan wanita itu,,tadi hanya kecelakaan"Reino menyakinkan Indri


"mas,,suara Indri tertahan,,,lepasin aku mau mandi dan siap-siap buat pulang ke tempat mama"ucap Indri datar


"sayang please jangan kaya gini,,mas bener-bener minta maaf,tapi tolong sayang jangan cuekin aku"ucap Reino memohon,Indri mencoba melepaskan tangan Reino yang masih betah melingkar di pinggang ramping nya.


"cukup mas,,,aku mencoba tidak marah dengan mu,karna kejadian tadi siang,perempuan mana yang tidak marah,tidak cemburu,tidak terluka,melihat suami nya berpelukan bahkan berciuman dengan wanita lain depan mata istri nya sendiri"ucap Indri yang sedari tadi menahan tangis,akhirnya meleleh juga


"sayang mas mohon jangan nangis,mas minta maaf"ucap Reino panik melihat sang istri menangis pilu


"sudahlah mas,tolong biarkan aku menenangkan hati ku"ucap Indri lirih melepaskan tangan Reino dan berlalu masuk kekamar mandi


"sayang tolong percaya sama aku,aku gak mungkin mengkhianati kamu"ucap Reino merayu,tapi tidak di respon sama Indri


"o iya mas,aku mohon jangan perlihatkan pertengkaran kita di depan orang tua kita"ucap Indri menghilang di balik pintu,Reino menatap nanar pintu kamar mandi yang tertutup dengan keras


di dalam kamar mandi Indri menangis terisak


"hiks,,,hiks,,hiks,kamu mengingkari janjimu mas,dan kamu juga telah mengkhianati pernikahan kita"ucap Indri yang sedang sesenggukan


setelah hampir satu jam Indri di kamar mandi akhirnya keluar,dan dia terkejut melihat suaminya berdiri di depan pintu,Indri ingin melewati suami nya tapi tangan nya di tarik hingga Indri masuk kedalam pelukan Reino,tanpa aba-aba,Reino menciumi Indri dengan brutal


pikir Reino,dengan dia memaksa wanitanya untuk melayani nya,mungkin Indri akan memaafkan nya,tapi pikiran Reino salah besar.


"mas,,"suara ******* Indri keluar spontan karna tangan Reino yang bergeriliya di mana-mana membuat hati dan pikiran Indri tak sejalan


kini Reino mencoba melucuti pakaian nya,setelah tanpa mereka berdua tanpa sehelai benang pun,kini Reino telah menyatukan tubuh mereka,tapi Indri tak merespon,hingga dia mengeluarkan air mata karna kebrutalan sang suami,


kamar terdengar rancauan suara kedua nya,hingga selesai di ujung puncak kenikmatan,Indri pun menutupi tubuh nya dan membelakangi suami nya.


"terima kasih sayang,maaf kan aku atas perlakuan ku tadi"ucap Reino memeluk Indri yang membelakanginya dan Reino terus menciumi nya,melihat tubuh Indri yang bergetar Reino pun membalikan badan Indri melihat istri tercinta nya menangis,Reino memeluk wanita nya di dalam dekapan dada nya hingga tidak ada Isak tangis,hanya dengkuran halus yang terdengar


"maafkan aku sayang,,semua ini gara-gara wanita ****** itu,akan aku beri perhitungan gadis itu"gumam Reino yang terus mengecup kepala sang istri.


...****************...


"hallo kak,,kenapa beberapa hari ini gak ada kabar,apakah semua nya baik-baik saja"tanya Safira pada Andi


"maaf fir,aku sekarang ada di luar negri,jadi aku harap kalau aku tidak bisa di tlfon kirim pesan saja"ucap Andi yang memang sengaja menghindar dari Safira setelah bertemu orang tua Safira waktu itu


"apakah Kaka baik-baik saja,aku merasa Kaka menghindari aku"tanya Safira

__ADS_1


"yah,,aku baik-baik saja,hanya saja aku masih sangat sibuk karna pembukaan cabang hotel dan kafe baru di LA,jadi sorry akhir-akhir ini aku mengabaikan mu"ucap Andi


"baiklah kalau Kaka lagi sibuk,aku mengerti,kapan Kaka kembali,aku ingin bicara serius,tapi tidak lewat tlfon"ucap Safira


"mungkin lusa sudah kembali,baiklah aku juga ada yang ingin di bicarakan dengan mu,kalau begitu aku tutup dulu,karna sepuluh menit lagi aku ada meeting"ucap Andi


"ok,jika sudah kembali kari aku"ucap Safira


"baik,assalamu'alaikum"salam Andi


"wa'alaikum salam"jawab Safira


"huftttt,,,"Andi menghela nafas nya


"tuan apakah anda akan terus menghindari nya"ucap asisten Edo Fandeles.


"aku juga kurang tau do, aku ngerasa dia seperti keberatan dari nada bicara nya waktu aku berkunjung kerumah orang tua nya"ucap Andi


"begini saja tuan,anda nikmati saja dulu pacar pura-pura anda,dengan begitu anda akan tau bagaimana perasaan nona Safira dengan anda"masukan Edo Fandeles


"apakah aku harus meneruskan nya?"tanya Andi bimbang,sekelebat tiba-tiba dia mengingat seseorang yang selama ini menempati hati nya dan tersenyum samar,


"masalah itu hanya tuan yang bisa memutuskan nya karna tuan lah yang akan menjalani hidup dengan nona Safira"tutur Edo


"baik tuan,,Oya sudah hampir waktu nya pulang ke rumah,apakah masih ada yang harus saya urus tuan"tanya Edo.


"tidak sebaik nya kita pulang saja karna sudah tidak ada pekerjaan lagi"ucap Andi


"baik tuan"ucap Andi berlalu keruangan nya untuk membereskan berkas-berkas.


kini mereka pulang menuju apartemen yang ada di LA


...****************...


kini Andre pulang dari kafe nya,setelah seharian mengurus kafe nya yang bermasalah karna salah satu karyawan nya membawa kabur uang pemasukan dari kafe.


"Alhamdulillah akhir nya bisa di atasi juga"ucap Andre ucap Andre bergegas pulang,ketika tiba di parkiran,tiba-tiba ada seorang perempuan yang sedang berlari ke arah nya,dan memeluk tubuh Andre


"tuan,,,tolong saya,"ucap perempuan itu tiba-tiba pingsan dalam dekapan Andre


"nona,,,nona,,bangun,apa yang terjadi dengan nya"ucap Andre panik,saat itu juga Andre membawa gadis itu pulang "aku harus bawa kemana nona ini,apa aku bawa pulang saja,ah masa bodo dengan pertanyaan ayah ibu,apalagi si bawel"ucap Andre yang akhirnya membawa gadis itu pulang kerumah.


setelah kepergian mobil Andre sekelompok preman datang

__ADS_1


"sial kemana gadis itu,kita bisa habis di tangan juragan Karjo,jika tidak menemukan gadis itu"ucap Paijo(anak buah juragan Karjo).


"iya benar,ayo sebaik nya kita cari lagi"ucap anak buah yang lain


kini Andre sampai di rumah,


"assalamu'alaikum,Bu,,,,ayah,,"teriak Andre


dari dalam ada langkah kaki yang terburu-buru


ceklek


"kak,,apa yang terjadi?"tanya Reino


tolong minggir dulu Rei,,ini keburu jatuh"ucap Andre


"oh iya iya,ayo masuk"ucap Reino memberi jalan Andre untuk Andre


"ada apa ini Ndre,kamu bawa anak siapa?"tanya ibu khawatir melihat gadis yang di bawa Andre babak belur.


"ada apa sih Bu kok ribut-ribut"ucap Indri yang sangat cantik karna mau datang kerumah mertua nya.setelah melihat gadis tiduran di sofa,akhirnya Indri pun terkejut.


"kak,,siapa gadis ini,dan sudah Kaka apakan dia sampai babak belur begitu?"tanya Indri bertubi-tubi


"kalau nanya satu-satu dong,biar gak repot jawab nya"ucap Andre sewot,stelah beberapa pertanyaan yang di ajukan oleh sang adik dan ibu tercinta,Andre pun menceritakan semua dengan detail,setelah menceritakan di baru kaget melihat adik nya sangat cantik bak boneka Barbie.


"dek kamu cantik banget dan kamu Reino juga rapih mau pada kemana?"tanya Andre


"kita mau pindah kerumah utama keluarga Mahendra karna di rumah mau ada acara syukuran"ucap Reino,tpi Andre melihat ada yang janggal dengan kedua nya,Indri terlihat lebih pendiam hari ini


"apakah kalian baik-baik saja"tanya Andre


"enn,,,,tentu saja kami baik-baik saja"jawab Reino melirik Indri tapi gak ada senyuman yang biasa nya


"terus gimana dengan gadis ini kak,sedangkan keluarga kita akan kerumah utama"ucap Reino bingung.


"kalau gitu biar Kaka rawat gadis ini,ayah sama ibu yang pergi"ucap Andre


๐Ÿ’ž๐ŸŒน๐ŸŒน***hai hai,masih mau lanjut,ayo dong di like komen and vote nya yang banyak,biar author nya semangat๐ŸŒน๐ŸŒน๐Ÿ’ž


I LOVE YOU READERS


BY:AGUS INDRAWATI***

__ADS_1


__ADS_2