
"mang nya aku ini wanita apaan mas yang mudah kepincut sama laki-laki lain,udah deh mas jangan berfikir yang tidak-tidak,aku sama kak Varo itu cuma sebatas temen titik,sudah gak usah di bahas lagi"ucap Indri menutup pembicaraan dan diam membuat Indri lama kelamaan ketiduran,
"maafin aku ya yang,,bukan maksud aku buat ngelarang kamu buat berteman dengan lelaki lain,aku gak mau kamu kaya Karina meninggalkan aku karna laki-laki lain,tpi karna aku tauVaro menyimpan perasaan ke kamu"batin Reino membelai pipi Indri.
...****************...
kini Reino telah sampai di kediaman mahendra,setelah mobil berhenti Reino menatap calon istri yang sedang terlelap.
"aku janji sayang apapun yang terjadi,aku akan selalu menjagamu,biarpun nyawa ku taruhan nya,"ucap Reino mencium kening Indri,dan keluar dari mobil,lari kesisi kiri untuk membopong Indri masuk kedalam rumah,
"selamat malam tuan muda"ucap mbok asih
"malam mbok,,,mama dan papa kemana mbok?"tanya Reino
"nyonya dan tuan besar sudah masuk kekamar sejak habis makan malam tadi tuan,"ucap mbok asih,
"baik terima kasih mbok,,aku permisi kekamar dulu,untuk menidurkan Indri,
"silahkan tuan"ucap mbok asih yang langsung di tinngalkan Reino di ruangan tamu.
__ADS_1
kini Reino telah masuk kamar,dan menidurkan Indri,di ranjang tempat tidur nya,dan Reino pun menyelimuti Indri,sebelum Reino meninggalkan Indri kekamar mandi,Reino mengecup lembut bibir Indri.
"kamu akan selama nya jadi milik ku sayang"ucap Reino berlalu ke kamar mandi.
...****************...
setelah kepulangan Indri dan reino,Varo masuk kekamar,dan merenung dengan di temani botol minuman,
"kenapa harus Reino duluan yang bertemu dengan kamu Indri,,aku berharap kamu akan menjadi milik ku,tapi kalau keadaan nya seperti ini,,aku nggak bisa merusak hubungan sahabat q sendiri."gumam Varo.
setelah merasa lelah,akhirnya Varo tertidur %pulas,hingga sang mama masuk tidak tau,
setelah membenahi keadaan tidur Varo,mama Dila pun keluar dari kamar,
"ada apa ma,kok muka nya sedih gitu?tanya papa Geri.
"pa,,kenapa Varo jadi se kacau itu,setelah makan malam tadi"ucap mama Dila.
"mungkin Varo lagi banyak giliran ma"ucap papa Geri..
__ADS_1
"mungkin saja pa"ucap mama Dila
"ya sudah ayo kita tidur"ajak papa Geri
kini di kediaman Mahendra,indri yang terbangun,kaget karna tiba-tiba dia berada di kamar Reino,
"kenapa aku berada di kamar mas Reino"ucap Indri membuka selimut,melihat baju yang di gunakanya masih dalam keadaan lengkap.
"ada apa sayang,aku membangunkan mu"ucap Reino berjalan kearah tempat tidur yang masih menggunakan handuk,terlihat roti sobek nya,Indri menelan kasar Saliva nya.Reino yang sadar Indri melihat bentuk tubuh nya,dia sengaja menggoda calon istri nya.
"apa yang sedang kamu lihat sayang"ucap Reino menggoda Indri,membuat Indri gelagapan.
"mas,,,kenapa ada di sini"ucap Indri
"apa kamu ingin menyentuh roti sobek ini"ucap Reino menunjuk perut kotak-kotak nya dengan menaik turunkan alis nya.
"mas,,,!!,cepat ganti baju,,gak malu apa ada aku?"ucap Indri
"kenapa harus malu sayang,,2 hari yang akan datang,kamu akan melihat semua nya yang ada di tubuh ku,,"ucap Reino
__ADS_1
"mas,,,,sejak kapan sich kamu jadi mesum kau gini,cepet ganti baju,apa aku yang akan keluar dari kamar ini,,,"ucap Indri yang hendak berdiri,yang langsung di cegah oleh Reino.