Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 114


__ADS_3

'papa twins'


incalling..........


"assalamu'alaikum mas"salam Indri.


"wa'alaikumsalam sayang,lagi di mana?"tanya Reino


"ini baru saja sampai boutique,ada apa mas?"tanya Indri


"kok baru nyampe boutique?"tanya Reino.


"iya mas,tadi setelah mas berangkat adek muntah-muntah..."ucap Indri terpotong oleh Reino


"terus bagaimana sekarang keadaan adek ma?"tanya Reino panik.


"pa!!..adek sudah baikan,malah sudah berangkat sekolah"ucap Indri tegas,karna melihat suami nya terlalu panik mendengar putri tercinta sakit.


"apa!!..mama bagaimana sih,kenapa adek di bolehin sekolah,kalau kenapa-napa gimana di sekolahan"ucap Reino tambah panik.


"pa...?,dengerin mama,adek itu tadi muntah karna habis makan cumi jadi nya muntah,papa kan tau sendiri kalau adek itu kaya papa gak doyan cumi"ucap Indri.


"kenapa mama kasih adek makan?,sudah tau anak nya gak doyan"ucap Reino kesal dengan sang istri.


"ya, mama minta maaf,tadi itu adek cuma pingin,dia nyoba makan satu,eh...gak tau nya malah muntah"ucap Indri.


"ya sudah nanti papa yang jemput adek sama Abang"ucap Reino karna ingin melihat keadaan sang anak.


"ya sayang,lalu gitu aku harus nemuin Safira dulu mas,kaya nya baru datang tuh"ucap Indri.


"ya sudah,jangan lupa makan siang nya jangan sampai telat loh"ucap Reino perhatian.


"siap pak bos,mas juga jangan telat makan"ucap Indri.


"he'em,ya sudah kalau gitu mas matiin ya, assalamu'alaikum sayang"ucap Reino


"wa'alaikumsalam mas"jawab Indri yang kemudian telfon pun terputus.


tak lama kemudian salah satu pegawai boutique mengetuk pintu meminta ijin untuk masuk,setelah mendapat ijin pintu ruangan itu pun di dorong dari luar.


"permisi Bu,Bu Safira sudah datang"ucap Fitri.


"ya suruh masuk saja Fit"ucap Indri yang di angguk i oleh Fitri.


tak lama muncul wanita cantik yang menggendong balita sekitaran 6 bulanan.


"assalamu'alaikum"ucap Safira.


"wa'alaikumsalam,hai Fir"ucap Indri beranjak dari kursi nya dan menghampiri sahabat nya itu.


"hai cantik,tambah embem aja ya,kalau Arianna tau pasti sudah di ucel-ucel"ucap Indri yang terus menciumi balita cantik itu,.

__ADS_1


"gimana kabar nya nih, setelah beberapa bulan tidak bertemu,tambah cantik aja nih nyonya Reino"ucap Safira.


"ah..kamu bisa aja sih Fir,kamu juga gak kalah cantik"ucap Indri menimpali.


"permisi Bu"ucap Fitri.


"oh ya silahkan masuk fit"ucap Indri mempersilahkan Fitri masuk untuk menyediakan minuman buat tamu nya.


"kalau begitu saya permisi bu”ucap Fitri.


"Oya Fit tolong reservasi restoran yang di Deket kantor bapak ya"ucap Indri yang di angguk i oleh Fitri dan berlalu pergi.


"Oya,gimana kabar Briana,apa sudah hamil,aku sibuk belum sempat hubungi dia"ucap Indri.


"kayak nya sih belum,kamu sendiri kapan nih?"goda Safira.


"gak tau nih Fir,aku masih trauma aja,takut mas Reino belum siap"ucap Indri.


"o..ya,gimana kalau kita undang makan siang bersama di restoran yang aku pesan tadi?"ucap nya lagi.


"that great idea(ide bagus itu)"ucap Safira setuju.


di rasa cukup untuk melepas rasa rindu kini mereka menuju restoran yang di reservasi oleh pegawai Indri tadi,dan sebelum nya sudah menghubungi sahabat-sahabatnya yang lain,


setiba nya di restoran,ternyata di sana sudah di tunggu oleh Kaka ipar nya dan sahabat yang lain,yaitu,Yura,istri dari sang Kaka tercinta,yang tengah mengandung,lantas Siska istri Dimas yang mempunyai satu anak perempuan,dan tentu ada Briana yang masih setia menunggu kehadiran sang buah hati yang kedua bersama suami nya Varo,


"assalamu'alaikum"ucap Indri dan Safira bersamaan


setelah cipika-cipiki selesai,mereka memesan makanan masing-masing,sedang asik mengobrol dan menunggu makanan,Indri tanpa sengaja melihat sang suami sedang makan siang bersama seorang wanita yang kelihatanya adalah rekan kerja nya,tpi di sana Indri melihat bahwa wanita itu tertarik dengan sang suami yang kelihatan dengan gerak gerik wanita itu.


"aku permisi sebentar ya"ucap Indri pamit pada para sahabat nya.


"mau kemana Ndri?"tanya Safira.


"sebentar aja kok"ucap Indri beranjak pergi,berjalan penuh wibawa dan anggun.


"assalamu'alaikum mas"ucap Indri.


"wa'alaikumsalam"ucap Reino terkejut melihat sang istri berada di tempat yang sama.


Reino terkejut bukan karna ia takut karna selingkuh,tapi bagaimana bisa sang istri sampai di restoran ini yang notabene jauh dari boutique nya.


"sayang kok kamu di sini?"tanya Reino yang menggenggam tangan sang istri.


Indri mengernyitkan dahi nya mendengar pertanyaan Reino,tapi karna dia menjaga wibawa sang suami Indri menjawab dengan lembut walau dalam hati ingin marah dan cemburu melihat sang suami berduaan saja.


Reino tersenyum melihat wajah sang istri yang terpaksa menunjukan wajah ceria,padahal dia tau kalau istri nya tengah cemburu.


"sini sayang,mas kenalin sama rekan kerja ku"ucap Reino lembut menuntun istri nya untuk duduk di samping nya.


"kenalin nona,ini istri ku yang paling cantik"ucap Reino membuat Indri tersipu.

__ADS_1


"mas ih,apaan sih"protes Indri karna sang suami berlebihan.


"kenalkan kan saya Indri Agustina, istri tuan Reino"ucap Indri ramah.


wanita yang ada di depan Reino tertegun sebelum Indri mengenalkan diri nya,


"ah..iya iya,saya Karisa putri,senang bertemu dengan anda nyonya"ucap Karisa terpaksa tersenyum,karna kecewa ternyata tidak sesuai expetasi nya,Karisa kira istri directur utama di perusahaan Mahendra group tidak secantik yang ada di hadapan nya,


"sama-sama nona"ucap Indri tersenyum.


"sayang,tadi belum jawab pertanyaan mas,kenapa kamu sampai sini,padahal kan jauh banget dari boutique kamu"ucap Reino yang masih menggenggam tangan sang istri yang ada di atas meja.


"itu lihat di meja sebelah sana"ucap Indri menunjuk meja dimana para istri sahabat nya berada di sana.


Reino pun mengikuti arah pandang sang istri,dan saat itu juga para wanita cantik itu melambai kan tangan pada Reino yang di angguk oleh Reino.


"jadi kalian janjian di sini?"tanya Reino.


"tadi nya,sehabis bertemu dengan mereka,aku sekalian mampir ke kantor nya mas"ucap Indri.


"ya sudah nanti kamu ikut mas saja ke kantor, sekali-kali nemenin suami kerja"ucap Reino tersenyum lembut pada sang istri.


"oh ya mas,aku tinggal dulu ya,kasian mereka nanti nungguin aku,nanti kalau mas mau ke kantor duluan saja,aku nyusul ok"ucap Indri


"iya sayang"balas Reino.


"nona kalau begitu saya tinggal dulu"ucap Indri.


"iya nona"ucap Karisa


"sayang.."ucap Reino ketika Indri akan beranjak.


"iya ada apa"ucap Indri menoleh reino.dan seketika itu Indri pun mencium pipi sang suami,karna dia tau apa yang di inginkan sang suami,


'cup'


satu kecupan membuat Reino sumringah.


Dan Indri kembali bersama teman-temannya


"apakah nyonya Indri tidak akan cemburu melihat kita berdua tuan?"tanya Karisa


"kita,jangan pernah berucap yang membuat orang menerka-nerka nona,karna anda dan saya tidak ada hubungan apa-apa,jadi tidak ada kita diantara Anda dan saya"ucap Reino datar.


"oh...maafkan saya tuan"ucap Karisa menahan malu.


hayo apa yang akan di lakukan Reino ya,ayo ayo jangan lupa like komen dan vote nya ya,


i love you all


by:Agus Indrawati

__ADS_1


__ADS_2