Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 70


__ADS_3

"ish mas apaan sih,itu privasi mas,malu tau"ucap Indri kesal sama Reino karna tidak ada saringan nya kalau udah berdebat


"iya iya maaf,mas keceplosan"ucap Reino merasa bersalah


"o ya Ndi,tau gak Lo?"ucap Reino terhenti,tpi membuat Andi penasaran


"tau apaan sih? tanya Andi jangan bikin gue penasaran Napa?"


"gue bakal jadi ayah dari dua anak sekaligus"ucap Reino tersenyum bahagia


"jadi bener Indri hamil?"tanya Andi tak percaya


"ya bener lah dan asal Lo tau,istri gua hamil kembar"ucap Reino


"wah mbak berarti keponakan aku bakal dua sekaligus dong"ucap ucap Safira senang


"he'em"jawab indri tersenyum


"ini sudah menjelang Maghrib,aku ijin sholat dulu,setelah itu kita pulang ya?"ucap Safira


"ya sudah kalau gitu sholat aja di sini berjama'ah,sekalian aku juga mau sholat"ucap Reino


"ok,,,ya sudah aku ke yang wudhu duluan ya?"ucap Safira yang di angguk i oleh Rino dan Andi bersama


setelah Safira kekamar mandi untuk mengambil wudhu Reino mencecar pertanyaan pada Andre tentang hubungan nya dengan Safira


"ayo Lo tadi belum jelasin kan sama gue,gimana bisa Lo kesini bareng Safira?"


Andi yang merasa malu-malu"hehehe,ok ok gue jelasin,jadi gini selama gue di LA kemarin,Safira kekeh pingin ketemu sama gue untuk kejelasan hubungan kami,tapi gue selalu menghindari nya,sampai gue janji setelah pulang dari luar negri pun tidak langsung menemui nya,dan tadi pagi gue meminta waktu dia sebelum pulang kerja dengan alasan ingin membahas kerja sama,tapi saat disana gue memperjelas hubungan kami,tadi nya di mengusir gue karna dia sudah marah dan merasa gue orang yang gak punya nyali"ucap Andi menjelaskan


"terus bagaimana dia mau Nerima Lo?"tanya Reino seraya membelai kepala Indri lembut sesekali mencium nya"jangan bilang Lo maksa dia"tanya nya lagi


pas ketika Reino menciumi nya Indri protes"mas kenapa kaya gini sih malu tau"bisik Indri


"hehehe,maaf sayang kebawa suasana"ucap Reino


Andi yang melihat sikap nya Reino hanya bisa geleng-geleng kepala


"jawab pertanyaan gue"ucap Reino,belum sempat Andi menjawab Safira sudah keluar dari kamar mandi


"kak andi,mas Reino buruan wudhu keburu waktu sholat Maghrib nya habis"ucap Safira,


"ok sayang"ucap Andi membuat pipi Safira merona akibat panggilan sayang dari Andi dan Andi pun bergegas masuk ke kamar mandi,


"Safi kamu serius pacaran sama sama si bandot tua itu"tanya Reino mengintimidasi Safira

__ADS_1


"bandot siapa mas,masa iya sih Safi pacaran sama bandot,pernah ketemu aja belum apalagi pacaran,lagian mas Reino aneh-aneh saja?"ucap Safira polos


'plak'Reino memukul dahi nya karna ketemu sifat istri nya di Safira"bukan kambing yang aku maksud Safi,tapi yang aku maksud bandot itu si Andi?"


Reino yang menyebut Andi bandot langsung saja mendapat pelototan dari sang istri,merasa istri nya akan ngamuk,akhirnya dia pun beralasan pergi untuk ngambil wudhu dan kebetulan Andi keluar dari kamar mandi,beberapa menit Reino keluar dan langsung memimpin sholat Maghrib,lantunan-lantunan surat yang di kumandangkan Reino terdengar merdu,Indri yang masih lemah belum bisa ikut sholat berjama'ah hanya sholat di ranjang,sepuluh menit berlalu sholat dan do'anya pun telah selesain.


"assalamu'alaikum"ucap Andre yang baru datang bersama Yura,tepat ketika Indri mengucap salam Yura pun berhenti di depan pintu.


"wa'alaikum salam"jawab bersama


"Kaka"ucap Indri senang melihat sang Kaka datang"Kaka sama siapa?"tanya nya lagi


"Kaka datang sama yu,,,"ucapan Andre terhenti setelah melihat sisi kiri dan kanan,tapi tidak ada Yura di mengikuti nya"sebentar mungkin dia masih di luar"ucap nya lagi


setelah keluar Andre melihat Yura melamun


"apa yang membuatmu melamun?"tanya Andre


"eh tidak kak,aku hanya saja harus ngomong apa sama Indri?"ucap Yura merasa malu


"sudah tenang saja,Indri gak bakal marah,dia sudah maafin kamu kok"ucap Andre mengelus kepala Yura


deg


"kenapa setiap kak Andre bersikap manis seperti ini aku merasa jantungku berdetak lebih kencang"batin Yura


"he'em"ucap Yura seraya mengangguk


"assalamu'alaikum"ucap Yura


"wa'alaikum salam"jawab bersamaan


"Yura lestari,,"ucap Indri kaget,benar sudah


di beri tau sama Andre dan ibu,tapi tetep saja Indri merasa kaget


"i,,Indri"ucap Yura lirih ia berjalan mendekat kearah Indri


Indri pun langsung memeluk nya karna merasa kangen dengan sahabat lama"kamu bagaimana kabar nya?"tanya Indri lembut


"Alhamdulillah sehat"ucap Yura sembari melepas pelukan nya,"gimana keadaan kamu dan kandungan kamu?"tanya nya lagi


"Alhamdulillah aku sudah mendingan,dan anak-anak ku semua nya sehat?"ucap Indri


"dek,jadi Kaka akan punya ponakan dua sekaligus"ucap Andre yang langsung memeluk sang adik

__ADS_1


Reino kesal melihat Andre dengan asal memeluk Indri,ya walau pun Andre Kaka nya,tapi Reino tetep saja cemburu,karna wanita nya di peluk laki-laki lain.


"eits sudah ya peluk-peluk nya,nanti anak-anak ku gak bisa nafas"ucap Reino kesal


"bukan anak-anakmu yang gak bisa nafas,tapi kamu Rei?"ucap Andre


"kok jadi aku yang gak bisa nafas kak?"tanya Reino


"iya karna kecemburuan kamu melihat aku memeluk istrimu ini"ucap Andre tetap memeluk sang adik sengaja menggoda Reino yang posesif.


"hahahaha dasar bucin akut"ucap Andi menimpali dan menertawai Reino


"kak,sudah dong jangan godain suami aku terus,kan memang di itu cemburuan hihihi"ucap Indri tertawa kecil


"sayang"ucap Reino manja pada Indri


"dasar manja"ucap Andi


"biarin manja sama istri sendiri"ucap Reino mengejek Andi


"sudah-sudah ayo kita makan malam bersama mumpung masih kumpul"ajak Andre


"Oya kak siapa gadis ini"tanya Reino


"ini temen Indri nama nya Yura"ucap Andre


"kenalin saya suami nya Indri,Reino,dan ini Andi yang di sebelah nya itu pacar nya yang nama nya safira"ucap Reino memperkenalkan diri dan teman-teman nya


"mas Andi gimana kabar nya"ucap Andre pada Andi


"Alhamdulillah sehat mas Andre,lama ya tidak pernah ketemu?"ucap Andi


"iya terakhir ketemu Indri pingsan di jalan waktu itu"ucap Andre


"kak Andre,mas,,mas dan mbak Safira,ayo makan dulu sudah keburu dingin nanti gak enak,mereka berlima berjalan kearah sofa yang ada di kamar VVIP yang telah Indri tempati.


"sayang kamu mau makan apa"tanya Reino


"Oya mas Reino,tadi ibu bawain makanan kesukaan Indri"ucap Yura sebelum Indri menjawab


💞🌹🌹***hai hai,,jangan lupa like komen dan vote ya.


jangan lupa bentar lagi ada novel baru yang akan realis,terima kasih🌹🌹💞


I LOVE YOU

__ADS_1


BY:AGUS INDRAWATI***


__ADS_2