Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 19


__ADS_3

beberapa saat Reino mulai memejamkan mata nya dan terlelap,,hingga tengah malam menyapa,,tanpa di sadari Indri kini mulai sadar dan menggerakkan tangan nya yang terasa berat akibat Reino menimpa nya,dan membuat Reino terbangun


"sayang kamu sudah bangun,,"ucap Reino sambil memeluk Indri,dan membuat si empunya menggeliat karna merasa sesak nafas nya,membuat Reino melepas pelukannya,


"ha,,,,us,,,,haus,,,"ucap Indri lemah


"baik aku ambilkan"ucap Reino tersenyum setelah mengambil minum Reino memencet bel supaya dokter datang,,,selang beberapa menit dokter pun tiba,,


ceklek suara pintu di buka dari luar,,dan masuk seorang dokter


"permisi tuan,,,akan saya periksa dulu keadaan pasien,,yang di angguk i oleh Reino segera menyingkir,,,


ketika dokter selesai memeriksa,Andre yang baru bangun pun mendekat Reino dan dia berbisik kepada Reino karna dia belum tau bahwa Indri sudah sadar


"Rei,ada apa dengan Indri,,,kenapa tengah malam dokter datang memeriksa?tanya Andrei bertubi-tubi


"kak kalau nanya satu-satu,,,Indri sudah sadar,makanya dokter datang kemari,,"ucap Reino

__ADS_1


"kenapa kamu nggak bangunin aku sich Rei,,,?"ucap Andre kesel


"kak Indri barusan sadar q mana sempat bangunin Kaka,,,karna q langsung panggil dokter,,ketika dokter sampai sini,,Kaka sudah bangun"ucap Reino ikutan kesel


"gmana dok keadaan adik/pacar saya"ucap Reino dan Andre bersamaan,,


"pacar,,,,?"sejak kapan kamu jadi pacar adik q,,?"tanya Andre


"sejak hari ini,,"ucap Reino dengan PD nya dan langsung menatap Indri dengan senyum tampan nya, membuat orang yang ada di ruangan itu seketika melongo,terutama orang yg baru di sebut pacar yaitu Indri,,


"sudah,,,sudah,,dasar bocah sableng,,,ngaku-ngaku pacar,,belum juga nembak udah ngaku pacar,,,"ucap Andre sewot


"dokter tolong usir mereka berdua dari kamar ini kalau masih ribut,,"ucap Indri lemah namun membuat kakak nya dan Reino diam seketika,,


"tidak dok,,,kami akan diam,,,"ucap Reino menjawab dengan tegas,,,


"baik,,,begini tuan Reino,nona Indri keadaan nya sudah lebih baik,,mungkin butuh perawatan 3 hari kedepannya agar fisik nya lebih baik lagi,,

__ADS_1


"baik dokter,,,terima kasih dok,,,maaf mengganggu waktu istirahat dokter,,"ucap Andre sopan


"sama-sama tuan,,,itu sudah menjadi tanggung jawab saya,,,kalau begitu saya permisi,,,selamat istirahat nona,tuan,,,"ucap dokter berlalu pergi,setelah mendapat angguk an dari Reino


"sekarang kamu istirahat ya dex,,,ini masih malam,,,"ucap andre


"iya kak,,,terima kasih"ucap Indri,,Indri ingin memejamkan mata,namun nyata nya di tidak bisa tidur,dan hanya gelisah saja,,,membuat Reino yang keluar dari kamar mandi mendekat.


"kenapa belum tidur,,,"ucap Reino lembut,,,membuat Indri membuka mata nya perlahan


"om,,,,,kenapa om masih di sini,,,?"tanya Indri ketus


"Indri tolong beri q kesempatan 1 kali ini saja,,,,q akan buktikan ke kamu bah q benar-benar sayang sama kamu"ucap Reino dengan wajah memelas


"tolong om tinggalin Indri sendiri,,,biar kk andre yang menjaga q,,"ucap Indri tegas,biarpun masih dalam ke adaan lemah,,


"tapi,,,,"ucapan Reino terpotong Indri yang memanggil sang Kaka yang hanya diam mendengar perdebatan adik nya

__ADS_1


"kak,,,,,"panggil indri


__ADS_2