Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 88


__ADS_3

"mas,apa boleh kembar menginap di di rumah sakit"tanya Indri


"sayang biarkan kembar di bawa pulang sama mama dan papa,soal nya kasian"ucap Reino


Indri pun terlibat murung dan sedih


"ok,,baiklah..baiklah,kamu menang"ucap Reino membuat Indri tersenyum manis


"ma,pa biarkan kembar menginap di sini!"ucap Reino


"ya sudah tidak apa-apa,kalau begitu,Kaka dan ayah pamit ya dek"ucap Andre.


"kenapa kalian juga tidak menginap di sini,buka nya mas Reino sudah menyiapkan tempat tidur di ruangan depan?"tanya Indri heran


"iya kak,ayah,kenapa tidak tinggal saja?"ucap Reino menimpali


"iya benar pak Yusuf,mungkin dengan di temani keluarga Indri akan cepat pulih"ucap papa Ferdi juga menimpali anak dan menantu nya.


"baiklah...baiklah,ayah patuh"ucap pak Yusuf tersenyum,karna anak perempuan nya tidak pernah berubah dari keras kepala nya


"terima kasih ayah"ucap Indri tersenyum,kemudian perdebatan itu pun terhenti ketika suara si tampan Aryan membuat semua nya mendekat,


"ada apa anak papa?,kenapa kamu bangun"ucap Reino belum selesai sudah di susul lengkingan suara si cantik arianna


"mas letakan Aryan di sampingku,dan angkat lah arianna"ucap Indri,Reino pun melakukan yang Indri suruh,ketika Aryan berada di ranjang yang sama dengan Indri seketika langsung ter pulasdalam dekapan sang mama


"apakah kamu merindukan mama sayang?-"ucap Indri mengelus pipi Aryan yang sedang tidur.


"seperti nya dia merindukanmu sayang?"ucap Reino


"iya mas,seperti nya begitu"ucap Indri tersenyum


"mas,apakah Selama aku koma, mereka merepotkan mu?tanya Indri yang tetap memandang wajah tampan Aryan


"tidak sama sekali sayang,merekalah yang membuat mas bertahan sampai saat ini,demi menjaga si kembar,apapun mas lakukan,walau se lelah apapun"ucap Reino tersenyum mengenang awal-awal di mana dia harus mengurus bayi,yang sama sekali belum pernah ia lakukan


"mas maafkan aku"ucap Indri berkaca-kaca


"hust... sudah-sudah sekarang cepat sehat setelah itu kita akan mengurus si kembar bersama-sama"ucap Reino menenangkan istri nya


"terima kasih mas,sudah menjaga mereka dengan baik"ucap Indri

__ADS_1


"hai kau ngomong apa sih sayang,itu sudah menjadi tanggung jawab mas,buat jagain kalian semua"ucap Reino


"seperti nya,arianna akan lebih manja padamu mas"ucap Indri


"ya seperti nya juga begitu"tapi seperti nya Aryan akan lebih dekat denganmu yang"ucap Reino menimpali ucapan Indri.


"he'em,aku harap kelak kau akan menjaga keluargamu sayang,tapi jangan seperti ayah mu"ucap lirih Indri terkekeh


"apa yang kau katakan pada anak ku"tanya Reino menyelidik


"tidak ada sayang, hummpp"Indri membekap mulut nya menahan tawa


"apa yang kau tertawakan hem?"tanya Reino mendekati Indri setelah meletakan si arianna di tempat nya


"mas,boleh aku bertanya"ucap Indri


"he'em tentu,apa yang akan kau tanyakan jika mas bisa menjawab nya?ucap Reino yang kini melingkarkan tangan nya di perut sang dari belakang.


Indri mengelus tangan suami nya dengan lembut "kenapa tidak meninggalkan aku,dan mencari yang bisa menjaga anak_anak"ucap Indri santai


"apa yang kamu katakan sayang,apapun yang terjadi dengan mu,tidak akan pernah mencari yang lain,mas akan membesarkan anak-anak dengan kedua tangan mas sendiri"ucap Reino mengeratkan pelukan nya dan mencium pucuk kepala Indri dengan penuh kasih sayang.


"besok pagi mas konsultasi dulu dengan Siska,karna besok malam tasyakuran si kembar,untuk pemberian nama,dan sadar nya kamu dari koma"ucap Reino


"aku sudah ingin pulang,rindu Susana rumah"ucap Indri


"ya sudah,sekarang istirahat,biar anak-anak mas yang ngurusin"ucap Reino


"aku sudah gak apa-apa mas,aku sudah sehat kok"ucap Indri


"dengerin mas,untuk saat ini biarkan kembar yang urus mas dan mama,kamu cukup pulihkan keadaan kamu,setelah sehat nanti kembar mas serahin tanggung jawab nya ke kamu"ucap Reino "sudah-sudah sekarang istirahat sudah malam,semoga mimpi indah sayangku"ucap Reino lagi mencium Indri


"mas terima kasih ya"ucap Reino


"apapun akan mas lakukan buat kamu"ucap Reino "sudah istirahat,masih banyak yang masih mas mau cerita kan semenjak kamu koma"ucap nya lagi


hening tak ada percakapan ternyata Indri telah terlelap dalam pelukan Reino,si kembar pun baru pertama kali nya tidur nyenyak sampai-sampai lupa untuk menangis meminta susu,biasa nya ia akan sering terbangun hingga tiga sampai empat kali.


terlepa di tengah pekat nya malam,berbeda dengan calan pasangan penganti yang sedang makan malam bersama semua keluarga nya,Andi selalu di goda dengan paman dan bibi nya


"selamat malam semua nya"ucap Andi yang baru saja keluar dari kamar nya

__ADS_1


"ehem-ehem,calon pengantin ,cerah banget wajah nya?"goda sang bibi Andi


"ah bibi bisa saja,jam berapa bibi sampai?"tanya Andi mengalihkan pembicaraan


"tadi sore sekitar jam lima"jawab bibi


"Oya Ndi besok mau berangkat ke Lombok jam berapa?tanya bibi


"mungkin sehabis makan siang bi,soal nya aku mau ke rumah Reino dulu"ucap Andi


"Oya katanya istri Reino sudah sadar ya Ndi?mama Zahira


"iya ma,kemarin Andi sama yang lain sempat datang ke rumah sakit,tadi nya cuma mau jenguk,ketika kita semua sampai rumah sakit ternyata Indri sudah sadar"ucap Andi menjelaskan


lain dengan keluarga Andi lain juga dengan Varo yang masih makan malam dengan Grace.


"Var,boleh aku bertanya sesuatu sama kamu?"tanya Grace


"apakah kau akan bertanya tentang istri teman ku Reino?"potong Varo yang tau arah pertanyaan yang akan Grace ajukan pada nya.


"bagaimana kamu tau?"tanya Grace gugup


"ya,aku tau kamu menyukai Reino dari awal bertemu di kafe tadi siang"ucap Varo sinis "ingat Grace jangan pernah ganggu kehidupan Reino bersama keluarga nya,jika itu terjadi aku yang akan menjadi perisai buat mereka"ucap Varo mengancam


"Bu...bukan itu maksud aku,tadi nya aku berfikir begitu,tapi setelah melihat Reino memperlakukan sang istri dengan begitu lembut,berbeda dengan dia yang memperlakukan wanita lain termasuk aku"ucap Grace putus asa.


"jadi apa yang kau ingin tanyakan Grace?"tanya Varo


"apakah kau menyukai nyonya Reino Mahendra?"tanya Grace membuat Varo menghentikan makan nya sejenak


"ya,,itu dulu,ketika Indri belum menjadi istri Reino Mahendra"ucap Varo menatap kosong "tapi setelah aku melihat dia bahagia bersama Reino,aku memutuskan untuk tidak jatuh cinta pada wanita lain"ucap nya sedih.


"tapi apa kau tidak ingin memperjuangkan cintamu?"tanya Grace mem profokator


"cukup.."ucap Varo menatap tajam Grace.


hai...hai,,,jangan lupa like komen dan vote ya


i love you all


by:Agus indrawati

__ADS_1


__ADS_2