Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik

Ceo Terjerat Cinta Gadis Cilik
part 90


__ADS_3

"Oya sis,kalau Indri perjalanan jauh,ada masalah atau tidak?"tanya Reino


"ya kalau bisa jangan dulu,tapi kalau itu penting sih,harus di dampingi dokter pribadi?ucap dokter Siska


"kalau begitu,besok kamu harus mengikuti ku ke Lombok"ucap Reino


"apa?!! "tanya Siska terkejut "mana bisa begitu Rei,pasien ku banyak banget"ucap Siska bimbang


"sudah semua serahkan pada ku,jika kau bersedia besok pagi kita berangkat,bertemu di bandara jam tuju pagi"ucap Reino


"apa!!"teriak Siska lagi "Rei,kamu yang benar saja,kenapa mendadak sekali?"tanya Siska


"kenapa kamu hobi sekali sih teriak-teriak,kau kira aku tuli"ucap Reino mengelus telinga nya


"ya..ya maaf,tapi kenapa harus besok sih Rei?"tanya dokter Siska


"ya malah kalau hari ini,di rumah utama tidak mengadakan acara syukuran untuk pemberian nama untuk si kembar dan syukuran atas istriku yang sudah sadar dari koma nya,mungkin aku akan berangkat hari ini"ucap Reino


"baik lah kalau begitu,aku akan konfirmasikan dulu jadwal pasien ku besok dengan dokter yang akan menggantikan ku"ucap Siska yang di angguk i oleh Reino,di pun berlalu dari ruangan Indri.


"ma,pa,sebaik nya kembar di bawa pulang duluan,nanti Indri biar Reino yang ngurus,soal nya masih harus urus administrasi kepulangan Indri"ucap Reino


"kalau begitu Mama sama papa pulang dulu ya nak"pamit mama Clara pada sang mantu


"iya ma, hati-hati di jalan,segera aku juga pulang dengan mas Reino"ucap Indri


"ma,pa supir sudah menunggu di loby rumah sakit"ucap Reino


"kalau begitu kami pulang dulu, assalamu'alaikum"pamit kedua orang tua Reino keluar dari bangsal Indri


"mas,biar aku bantu beres-beres ya"ucap Indri hendak turun dari brangkar nya,kemudian di cegah oleh Reino.


"hei,apa yang akan kau lakukan sayang?"tanya Reino yang menahan pinggul Indri


"aku hanya membantumu saja mas,aku sudah baik-baik saja okey!!"ucap Indri


"no..!! sayang,kau cukup duduk,menunggu semua nya selesai setelah itu baru kita pulang"ucap Reino yang membenarkan posisi Indri


"tapi mas!!"rengek Indri

__ADS_1


"tidak ada tapi-tapian,sekarang duduk dengan tenang,biar mas yang akan beberes okey"ucap Reino mengecup lembut kening Indri kemudian melanjutkan beres-beres perlengkapan Indri selama di rumah sakit.


"mas,apakah kita yakin akan terbang ke Lombok besok pagi?"tanya Indri "boleh kah aku tinggal di rumah saja?" tanya nya lagi.


"kenapa begitu?"tanya Reino balik


"apakah aku tidak akan merepotkan mu mas?"tanya Indri


"kamu tidak pernah merepotkan ku sayang,jangan katakan itu lagi,apa kau mengerti?"ucap Reino yang di angguk i oleh Indri.


setelah menunggu satu jam akhir nya Indri dan Reino melajukan mobil nya menuju kediaman Mahendra.


"selamat datang kembali kerumah utama nyonya muda"ucap mbok asih.


"terima kasih mbok,gimana kabar nya mbok?"tanya Indri


"Alhamdulillah nyonya saya baik,saya sangat senang mendengar nyonya sadar,kami semua merindukan nyonya muda"ucap mbok asih berkaca-kaca mewakili seluruh asisten rumah tangga keluarga Mahendra.


"terima kasih,atas do'a kalian semua,saya bisa berdiri di sini bersama kalian kembali"ucap Indri,"kalau begitu saya masuk kekamar dulu ya mbok "pamit nya,yang di angguk i oleh mbok asih


"mas aku bersyukur,memiliki keluarga yang sangat baik"ucap Indri berjalan menuju kamar nya,"kenapa sepi,kemana papa,mama,sama di kembar?"tanya Indri heran.


"mungkin mereka sedang di kamar"ucap Reino


"welcome back home, for mama and papa"ucapan selamat dari si kembar yang di wakili seluruh keluarga dan sahabat Indri dan Reino,ketika membuka kamar


"terima kasih"ucap Indri lirih dan meneteskan air mata nya.


satu persatu dari mereka memeluk Indri,karna merasa senang,Safira dan Andi menyempatkan datang untung menyambut kepulangan Indri dari rumah sakit


"mbak,selamat datang kembali,kami merindukan masakan mu dan kecerewetan mu"ucap Safira menggoda Indri


"terima kasih,bukanya kalian akan terbang kelombok hari ini?"tanya Indri


"ya kami hari ini akan terbang ke Lombok,tapi setelah makan siang"ucap Andi memotong percakapan Indri dan Safira "bagaimana keadaan mu sekarang?"tanya nya lagi


"Alhamdulillah sudah lebih baik,bukti nya sekarang aku berdiri di depan kalian,itu juga berkat doa kalian"ucap Indri tersenyum bahagia


"wawawawa"celoteh si cantik Arianna

__ADS_1


Indri mendekati anak-anak nya yang sedang berada di gendongan Andre dan Yura


"kesayangan mama,apakah kalian merindukan mama?"tanya Indri mencium kembar bergantian


Indri melihat Kaka dan kekasih nya lalu menggoda nya "kalian sudah cocok menggendong anak,kapan akan memberikan si kembar Kaka?"ucap Indri menggoda sang Kaka


"wah...wah nyonya,ketika kau sadar semakin pintar menggoda Kaka mu ini ya"ucap Andre yang di sambut gelak tawa semua nya.


"baik-baik,adikmu ini tidak akan menggoda lagi,asalkan Kaka memberikan keponakan untuk ku"ucap Indri yang berbalik badan hendak pergi


tanpa sengaja ia memeluk Varo yang ada di samping Andre karna hampir terjatuh


deg


deg


jantung Varo seakan berhenti berdetak,dengan pelukan hangat Indri,ya walaupun itu tak sengaja


"sayang!!"teriak Reino melihat sang istri yang hampir jatuh.melihat Indri dalam dekapan Varo,Reino pun menahan cemburu nya,walaupun itu tidak sengaja.


Indri juga dengan cepat melepaskan pelukan nya dengan Varo,untuk menghilangkan kecanggungan itu,mama Clara pun mengajak merek semua untuk makan siang,kecuali Indri dia akan tetap di kamar untuk istirahat dan makan sing pun di antar ke kamar.


"ayo kita keluar untuk makan siang,biarkan Indri beristirahat karna nanti akan ada acara lagi"ucap mama Clara.


"sayang mama dan yang lain akan keluar untuk makan siang dulu,nanti biar mbok asih yang akan mengantarkan makan siang buat kalian"ucap mama Clara lagi yang di angguk i oleh Indri dan Reino.


tanpa basa basi Reino pun langsung masuk kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya yang serasa akan remuk redam karna kurang istirahat yang cukup


Indri tau kalau suami nya cemburu,dia pun mencoba menyiapkan baju dan celana Reino,saat akan kembali tempat tidur dia merasa pusing,Indri bersandar pada dinding dengan memegangi kepala nya yang merasa pusing


'ceklek'


Reino terkejut melihat Indri memegangi kepala nya dan bersandar "sayang apa yang sedang kau lakukan di sini?"ucap Reino panik


"mas aku hanya ingin mengambilkan baju untukmu,tapi tiba-tiba saja aku merasa pusing"ucap Indri kemudian masuk kedalam pelukan Reino yang bertelanjang dada dan mengendus harum tubuh Suami yang selama ini ia rindukan.Tanpa aba-aba Reino mengangkat tubuh Indri ke tempat tidur dengan perlahan.


"Selama masih dalam pemulihan,biarkan mas yang mengurus keperluan mas sendiri ya?"ucap Reino lembut.


hai.....hai ayo dong jangan lupa like komen dan vote,seperti nya sudah pada bosan untuk membaca di cerita halu author ya,jadi maaf ya kalau buat kalian bosan.terima kasih yang masih setia memberi like komen dan vote nya

__ADS_1


i love you all


by:Agus indrawati


__ADS_2