CINTA ALEXA

CINTA ALEXA
TEMPAT TINGGAL BARU


__ADS_3

Sore itu selepas alexa pulang dari sekolah ia terkejut kedua orang tuanya sudah duduk menunggu alexa di lihatnya sherina yang tengah duduk tenang


"Sini nak,ada yang mau mama sama papa bicarakan" ucap seruni dengan senyum tulusnya


Alexa duduk di samping sherina di hadapan kedua orang tuanya


" Begini yaa sherina,alexa,papa mengumpulkan kalian untuk."


"Ga usah bertele tele... " Ucap alexa tiba tiba memotong ucapan Tama, ia langsung terdiam menarik nafasnya dalam-dalam


"De..." Sherina menepuk lembut lengan alexa


"Kalian mungkin sudah tahu papa hanya ingin minta maaf, mungkin papa belom bisa jadi ayah yang terbaik, dan mulai hari ini papa sama mama resmi berpisah, dan papa hanya ingin kalian ikut dengan papa"


"Lexa mau ikut sama mama, maaf, lexa ga ada minat tinggal sama. Papa sama istri baru papa" ketus alexa


Seruni hanya diam tak menampik omongan alexa


"Yasudah kalau begitu bagaimanapun kamu akan tetap di biayai kuliah sama papa, kalo sherina sendiri"


"Heumm, heummm" ucap sherina ia tak bisa mengatakannya


"Jawab ajah, lo ikut siapa??" Ketus alexa pada sherina


"Sherina ikut papa, maaf ma,maafin sherina" ucap sherina seruni hanya tersenyum pasrah


"Gak apa-apa, mama yakin kamu bisa lebih sukses sama papa" ucap seruni, sedangkan sherina hanya tertunduk menahan tangis


"Cih, udah ketauan dia lebih milih sama papa, ya iyalah dia mana mau tinggal sama mama kan dia tau papa yg lebih banyak uang" ucap alexa dalam hatinya seraya tersenyum ketir.


Beberapa hari kemudian seruni dan alexa sudah berkemas, tiba tiba sherina masuk ke dalam kamar alexa ia memeluk alexa


"De..maafin kaka de maaf" ucap sherina sembari menangis memeluk alexa namun alex hanya diam tak bergeming

__ADS_1


"Udahlah gak apa-apa,gue yang bakal jagain mama kok, lo kejar ajah apa yg lo pengen tapi inget kalo ada sesuatu sama elo atau papa jagan bawa bawa gue dan mama itu ajah pinta gue" ucap alexa dengan penuh kesal


Sore harinya seruni pamit pada semua art, semua menangis menahan sesak mereka tak tega melihat seruni dan alexa yang harus angkat kaki dari kediaman tama


Sebelumya Sherina pun telah meminta maaf pada seruni dan seruni sebagai orang tua hanya bisa menyerahkan segala sesuatu pada sherina


"Jagain papa yaa sher, kejar cita cita kamu jaga kesehatan kamu dan papa juga" ucap seruni,. Sherina hanya menangis di pelukan seruni.


Di perjalanan alexa dan mia hanya diam, mia yang ikut kemana pun seruni dan alexa pergi tak berani membuka suara


"Mia barang barang di rumah itu ga ada yg kebawa kan??" Tanya seruni


"Heum ga ada bu,saya cuma bawa baju ajah"


"Tenang ma, ga ada yg bawa barang dari rumah itu kok". Ucap alexa,seruni hanya terdiam,


"Beginikah akhir rumah tanggaku Tuhan, aku harus tegar dan kuat demi alexa demi sherina, tapi untuk saat ini aku bersyukur anak yang selalu di pandang nakal oleh suamiku dia menjadi semangat ku dan selalu ada untuk membela ku, maafin mama nak, mama janji akan lebih fokus ke kamu mama janji" ucap seruni dalam hatinya seraya membelai rambut alexa


Alexa menoleh dan tersenyum manis lalu memeluk seruni


Sesampainya di salah satu komplek perumahan yang asing bagi alexa, hunian yang nyaman dan asri terlihat jelas di hadapan alexa,setelah membayar biaya taxi online seruni mengajak Alexa dan mia masuk kedalam rumah baru yang akan mereka tempati


"Ma...mama dapat rumah ini dari siapa??"


"Kenapa? Kecil yaa ga kayak rumah papa" ucap seruni


"Gak kok ga gitu,nyaman ma, ga sesak kayak di rumah papa di sini hangat,kalo di rumah papa rasanya..." Alexa tak meneruskan ucapannya


Seruni memeluk anaknya itu


"Maafin mama lexa, sudah buat kamu benar benar tidak nyaman di rumah itu,mulai hari ini kita akan bersama disini insha Allah rezeki kita akan melimpah disini amiin"


"Amiin" ucap alexa dan mia bersamaan

__ADS_1


"Assalamualaikum,"suara seseorang mengucapkan salam


"Waalaikum salam, Anggoro." Ucap seruni dengan wajah sumringah nya


"Alhamdulillah,kalian akhirnya sudah disini gimana tempatnya kalian suka"


"Ang, kenapa harus diisi sekalin sih aku bisa nyicil belinya"


"Tuhh, biasa si desy, dia yang mau"


"Ohh iya Desy mana?? Tanya seruni sembari mencari keberadaan desy


"Dia lagi beli pecel ayam noh di depan gang buat kita makan"


"Iih ngerepotin"


"Iih apaan sih kamu runi, aku juga kalo ga berkat kamu ga akan perusahaan aku berkembang seperti sekarang,ohh haii alexa aduuhh ponakan oom yang paling berani niih" ucap anggoro memeluk alex


"Haaahah berani apaan sih oom"


"Duel yaa sama papa? Hahaha"


"Yaa gitu deh,"


"Sekarang ini rumah kalian surat suratnya pun akan oom segera kirim ini bentuk rasa terimakasih oom buat mama kamu, semoga kamu suka buat mbak mia makasih yaa sudah mau jagain alexa dan seruni" ucap Anggoro dengan senyum tulusnya


"Kalo ada apa-apa kabarin oom ya lexa"


"Insha Allah oom ini juga makasih baget oom udah mau bantu mama"


"Iya sama sama, mama, oom,sama tente desy oia satu lagi tante tantry kita semua berteman dari sekolah SD dari kecil tapi tantry doang yaa run, udah ga tau kemana?" Ucap Anggoro seraya bertanya pada seruni


"Ga tau tuh ga da kabar" ucap seruni

__ADS_1


Sore itu alexa bersama keluarga anggoro berkumpul bercerita, makan bersama ada rasa lega dalam diri alexa melihat senyum seruni yang mengembang tanpa beban.


__ADS_2