CINTA ALEXA

CINTA ALEXA
SIKAP BURUK


__ADS_3

Setelah meninggalkan kamar alexa viandi bergegas mandi gemericik air menyirami tubuhnya dari kepala hingga kaki ia terdiam ia teringat akan sikapnya pada Alexa


"seharusnya aku nggak seperti itu sama Alexa tapi nggak tahu kenapa setiap melihat Alexa rasa kesal rasa benci itu ada"ucap viandi lalu ia pun menyelesaikan mandi malamnya lalu meninggalkan Alexa sendirian dalam rumah


Alexa terdiam ia telah mengganti pakaiannya dengan piyama tidurnya ia mendengar suara viandi yang keluar dari kediamannya Alexa membuka pintu kamarnya perlahan ternyata viandi benar-benar tidak ada di rumah malam itu dia pergi entah kemana tanpa pamit


"dia suruh gue pamit, sedangkan dia sendiri ga pamit, yaa memang seharusnya begitu dia udah beli gue kan??" tanya alexa pada dirinya sendiri


Diantara temaramnya sinar lampu viandi terduduk sendiri menikmati satu minuman beralkohol


"bro tumben banget lu nyuruh gua datang ke sini ada apaan tumben malam-malam"ucap Kevin ia adalah sahabat kental viandi semasa SMP dahulu


"gak apa-apa lagi kesel aja temenin gua minum ya"


"hadeh ada masalah apa lagi sih"


"gak ada apa-apa gua kesel aja sama istri gue"


"Alexa? lagian lu vi, lu kalau nggak cinta sama dia nggak suka sama dia jangan ngelamar dia lah jangan nikahin dia kasihan dia ngadepin sikap lu yang kayak gitu sikap lu tuh jelek banget tau nggak"ucap Kevin seraya menepuk bahu viandi


"gue juga bingung apa gue jahat banget ya jadi orang"


"iya lu jahat eluuuuu jaaaahaaaatttt" ucap Kevin seraya menoyor kepala viandi


"ingat Vi Jangan hanya karena dia adiknya Sherina elu ngejadiin dia bulan-bulanan elu atas rasa kesel lu, rasa kecewanya lu, sakit hati lu sama Sherina gua nggak setuju Vi kasihan Alexa dia nggak tahu apa-apa tentang hubungan lu sama Sherina"ucap Kevin seraya menyadarkan viandi malam itu


"makin pusing gue" ucap viandi ia kembali minuman beralkohol entah sudah berapa gelas yang ia minum.


"Vi ponsel lu getar tuh dari tadi coba cek siapa yang telepon"ucap Kevin seraya melihat ke arah ponsel viandi yang sedari tadi bergetar


",ck.. mau ngapain lagi sih di saat semuanya udah kayak gini baru nyari-nyari gue baru mohon-mohon sama gue"ucap viandi


"who?"


"you know lah siapa!"


"Sherina!! serius dia ngehubungin lu setelah lu nikahin adiknya?" kevin terkejut ia tak menyangka kini sherina yang selalu mengejar viandi.


"iya dan hari ini gue bertindak kasar sama Alexa gara-gara gua ketemuan sama Sherina dan gua nggak bisa nahan kesel"


"gila Lu Vi, gila..! wah parah lu sih, Lu kenapa jadi kayak gini sih dulu bener-bener mencintai Sherina ya bucin banget ya masih Sherina?"


viandi hanya diam tak menjawab ia hanya tersenyum ketir ia meraih ponselnya kembali Sherina tetap saja menghubungi viandi malam itu

__ADS_1


"btw gua telepon Jasmine loh dia kayaknya mau ke sini deh"ucap Kevin


"seharusnya lu jangan telepon dia biarin aja dia juga rada aneh"


"aneh kenapa dia baru datang kan dari luar negeri kemarin lu ketemu nggak sama dia?"tanya Kevin seraya menenggak minuman beralkohol nya


"ketemu kok sehari gua mau menikah dia ke rumah gue dan gue bilang gue mau married jadi dia kayak kaget gitu sih emang sih salah gua nggak ngasih undangan sama dia"


"duh lu lagi, gue bingung sama sikap lu sama sifat lu jelek banget lu, jasmin itu kan temen kita apalagi lu sama Yasmin dari SD bareng sedangkan sama gue kan lu SMP lu gua jasmin itu temenan kan masa iya sih lu lupain jasmine"


"no.! gua nggak lupa sama dia kok cuman saat itu kan keluarganya di luar negeri semua ya terus ponselnya nggak aktif-aktif ya udah lagian lu tahu kan gua nikahnya juga dadakan"


"ya gue tahu sih tapi kalau boleh tahu ya kenapa lu milih si Alexa itu aja"


"jujur awalnya gua ngelihat dia karena dia itu cantik gua ngeliat dia lagi jualan kayaknya lain aja gitu jarang ada cewek cantik ga malu jualan di pinggir jalan, kedua pas gua telusuri ternyata dia adek kakak sama Sherina nggak tahu kenapa gue pengen buru-buru nikahin Alexa buat bikin si Sherina sakit hati dan nyesel itu aja ditambah orang tuanya punya hutang banyak ke perusahaan gua"


"hah!! jadi semua ini beneran buat jaminan hutang piutang sama balas dendam lu ke si Sherina m,wahh...gila lu korbannya si Alexa? lu jangan kayak gini deh"


"gue juga bi...."


"hai guys duh sorry ya lama ih kangen banget sama kalian"ucap jasmin tiba-tiba datang viandi pun tak melanjutkan bicaranya ia pun terdiam dan memberi kode pada Kevin untuk merahasiakan semuanya dari jasmin


"hai Jasmine apa kabar kangen nggak sama gue" ucap Kevin seraya memeluk Jasmine


"ngambek ya sama gue sampai kemarin nggak datang ke pernikahan gue" ucap viandi seraya membelai rambut jasmine


"ah,heum, enggak kok enggak marah kok kemarin bentrok aja nikahan lo sama acara di rumah"


"oh ya udah berarti lu punya utang ya untuk mengunjungi apartemen gua"


"loh lu udah pindah?, nggak tinggal di rumah orang tua lu lagi"tanya Kevin


"nggak gua udah pisah kok gue di apartemen gua tunggu kedatangan lu ya ke rumah gue lo juga Jasmine lo masih punya utang buat datang ke apartemen gue, gue tunggu oke"


"iya iya nanti gue ke sana ya"


"udah ya gue balik suntuk gue lumayan hilang"


"loh kok balik gua baru datang kok gitu sih Kevin lu gimana sih katanya viandi minta ditemenin minum giliran gue datang dia malah balik" gerutu Jasmine pada Kevin


"udah lu sama kevin aja gua balik lagian juga yang nyuruh datang lu ke sini kan Kevin bukan gue gue balik ya"


"ah ya udah deh ya udah gua mau Kevin aja lu hati-hati ya"Jasmine memeluk dan mencoba ingin mencium viandi namun viandi dengan cepat menolak cium pipi dari Jasmine karena ia menyadari bahwa kini ia telah beristri Jasmine pun terdiam ia menjadi sangat aneh

__ADS_1


"sorry gue udah married jadi kayaknya nggak boleh sembarangan kisi-kising pipi ya gue balik ya" ucap viandi seraya tersenyum dan membelai pipi Jasmin


"hahaha udah kalau mau cium, cium pipi gua aja nih belum ada yang punya nih pipi gue udah cium aja sepuas-puas lu Jasmin" ucap Kevin seraya menyodorkan pipinya pada


"apaan sih nggak mau gue pipi lu nggak mulus banyak jerawatnya tuh nggak kayak punya viandi mulus"ucap Jasmine dengan kesal


"iya sih sekarang dia udah punya istri dan mungkin gua nggak akan bisa lagi dengan leluasa memeluk Vi tapi apa vi tahu selama ini perasaan gue sama dia kayak gimana"Jasmine dalam hatinya


Malam itu pukul 01.00 malam vindi mengendarai mobilnya dengan sangat hati-hati ponselnya tetap berdering tanpa hent


"gila maunya apaan sih nih dia"


📲


"halo mau lu apa sih ketemu sama gua udah,emang lu mau apa lagi"


"tadi tuh kita ketemu cuman ngobrol biasa vi aku belum jujur sama perasaan aku, aku belum jujur sama kamu tentang apa yang aku rasain selama ini dari kita sekolah sampai saat ini"


"Apa penting bahas itu sekarang di saat gua udah nikah?"


"Vi aku tuh kecewa sama kamu, kamu dari SMA bilang kalau nunggu aku selalu cinta sama aku tapi Giliran nikah kenapa kamu milih adik aku sih vi aku bingung deh kamu nggak tahu kan sebenarnya perasaan aku tuh sama kamu benar-benar cinta aku suka Vi sama kamu dari dulu dari SMA"


"oh ya lu suka sama gue dari SMA tapi kenapa di saat gua dulu menyatakan perasaan gue sama lu waktu kita SMA di depan semua siswa-siswi SMA lu tolak gue mentah-mentah terus gua kayak orang bego ngejar-ngejar lu gue selalu kirim surat sama lu, lu tetep aja nolak gua dengan alasan pengen belajar lah fokus belajarlah fokus cita-cita fokus kuliah segala macam sekarang di saat gue memilih Alexa untuk jaminan perusahaan lu dan sekarang ini lu ngerengek tentang perasaan itu sama gua, apa lu fikir ga terlambat?"


"iya aku tahu terlambat Vi"


"gimana rasanya nggak enak kan sakit hati kan itu belum seberapa gua lebih sakit hati lagi sama lu tau nggak"


ucap viandi ia menutup teleponnya lalu membantingnya ia kesal pda sherina


"aaarggghhh BRENGSEK!!!!"


viandi berteriak lalu ia pun melajukan kendaraannya dengan sangat kencang malam itu ia menembus jalanan yang sangat sepi


sesampainya di apartemen terlihat lampu sudah dipadamkan dan sangat sunyi viandi melihat meja makan terdapat beberapa lauk dan sayur yang dibuatkan oleh Alexa untuk makan malam


"ck, dia masak rupanya"ucap viandi ia pun melihat piring kotor yang masih ada di cucian piring bekas Alexa makan malam


lalu viandi membuka pintu kamar secara perlahan-lahan didapatinya Alexa tengah tertidur ia menghampiri Alexa yang ternyata sedang tertidur lelap lalu ia duduk di samping Alexa dipandanginya dalam-dalam wajah istrinya itu


ia tak membantah bawa sebenarnya wajah Alexa lebih cantik dibandingkan Sherina tapi entah kenapa bila ia mengingat akan kejadian masa lalu dan masa kini dengan Sherina kekesalannya pun akan ia tumpahkan pada Alexa padahal ia tahu Alexa tak bersalah dalam hal ini bahkan Alexa tahu apapun tentang kehidupan viandi dan Sherina di masa lalu


Dengan lembut viandi menyelimuti tubuh Alexa dengan sangat hati-hati Alexa pun menggeliat lalu ia kembali tertidur dengan hati-hati viandi membeli lembut rambut Alexa lalu ia pun pergi tidur menuju kamarnya yang kedua malam itu mereka tidur terpisah karena viandi takut akan melampiaskan kekesalannya kepada Alexa malam itu untuk itu viandi lebih memilih tidur terpisah dari Alexa

__ADS_1


__ADS_2